Jika Anda kesulitan meletakkan tangan di belakang punggung, itu bisa menjadi tanda postur tubuh yang buruk, bahu yang lemah, otot dada yang tegang, atau bisep yang terlalu besar.
Tulang humerus adalah organ yang sangat fleksibel di dalam tubuh dan menjalankan banyak fungsi. Oleh karena itu, area ini sangat rentan terhadap cedera karena berbagai faktor. Jika Anda tidak dapat mengulurkan lengan ke belakang punggung, ini adalah tanda bahwa fleksibilitas bahu dan mobilitas sendi Anda mengalami masalah. Berikut adalah beberapa penyebab kondisi ini.
Postur yang salah
Para pekerja kantoran, mahasiswa, dan anak sekolah sering cenderung membungkuk. Hal ini menyebabkan ketegangan pada bahu, yang mengakibatkan kekakuan otot dan kurangnya fleksibilitas di area tersebut. Anda sebaiknya mengubah kebiasaan ini dengan duduk tegak di kursi, kaki rata di lantai, dan menggunakan foam roller untuk meningkatkan fleksibilitas serta mengurangi nyeri dan kekakuan otot.
Pertama, berbaringlah telentang di lantai, letakkan roller secara horizontal di belakang punggung Anda, letakkan kedua tangan di depan Anda, dan regangkan bahu Anda. Angkat pinggul Anda dari lantai dan pindahkan berat badan Anda ke roller. Pindahkan berat badan Anda ke satu sisi, berguling dari atas ke bawah lalu berganti sisi.
Ketidakfleksibelan sendi bahu
Sendi bahu terdiri dari humerus, skapula, dan klavikula. Ketiganya dihubungkan oleh jaringan lunak seperti ligamen, tendon, otot, dan kapsul sendi. Ketika skapula gagal bergerak ke arah tulang belakang karena ketegangan otot, hal itu dapat menghambat gerakan dan menyebabkan kompresi pada bahu, yang mengakibatkan keterbatasan mobilitas.
Untuk meningkatkan fleksibilitas bahu, Anda dapat melakukan rotasi bahu dengan gerakan melingkar untuk mendekatkan tulang belikat Anda. Lakukan ini tiga kali sehari, 15 repetisi setiap kali. Latihan ini membantu meningkatkan jangkauan gerak sendi bahu, memperbaiki postur, dan mengurangi nyeri leher.
Kesulitan menjangkau bagian belakang punggung juga dapat mencerminkan kondisi kesehatan Anda. (Gambar: Freepik)
Ketegangan otot dada
Gejala sesak dada meliputi nyeri, postur tubuh yang buruk, dan berkurangnya rentang gerak pada lengan dan bahu. Hal ini sering disebabkan oleh sering bekerja di depan komputer atau menunduk saat menggunakan telepon. Aktivitas-aktivitas ini dapat menyebabkan bahu cenderung membungkuk ke depan, memperpendek otot dada dan membatasi jangkauan saat menarik lengan ke belakang.
Kondisi ini dapat dicegah dengan melakukan peregangan otot dada atau menggunakan foam roller. Anda dapat melakukan latihan ini tiga kali sehari.
Otot bisep yang terlalu berkembang
Ketidakseimbangan otot sering disebabkan oleh kebiasaan berolahraga atau gaya hidup. Otot-otot lengan di sekitar sendi bahu menciptakan gaya tarik yang tidak merata, mencegah sendi berfungsi normal dan menyebabkan gerakan sendi terbatas.
Peregangan trisep adalah latihan yang melatih otot trisep dan bahu, membantu meredakan nyeri bahu. Untuk melakukan latihan ini, angkat lengan kiri Anda tinggi-tinggi lalu turunkan ke belakang kepala. Kemudian, gunakan tangan kanan Anda untuk menekan siku kiri Anda ke bawah sehingga telapak tangan Anda berada di tengah punggung bawah. Cobalah untuk menahan posisi ini selama 30 detik dan ulangi 2-3 kali di setiap sisi.
Huyen My (Menurut Livestrong )
| Pembaca dapat mengajukan pertanyaan tentang penyakit tulang dan sendi di sini agar dijawab oleh dokter. |
Tautan sumber








