Tanggal 19 Juli dini hari, Kementerian Pendidikan dan Pelatihan menerima informasi resmi mengenai hasil delegasi nasional Vietnam yang berpartisipasi dalam Olimpiade Matematika Internasional (IMO) ke-66 tahun 2025, yang diselenggarakan di Sunshine Coast, negara bagian Queensland, Australia. Semua siswa kelas 6/6 dalam delegasi tersebut meraih medali. Berikut rinciannya:

Delegasi Vietnam sebelum berangkat ke Australia untuk berpartisipasi dalam Olimpiade Matematika Internasional 2025 (Foto: MOET).
Vo Trong Khai - siswa kelas 12 di Sekolah Menengah Atas Berbakat Phan Boi Chau ( Nghe An ) - memenangkan medali emas.
Tran Minh Hoang - siswa kelas 12 di Sekolah Menengah Atas Berbakat Ha Tinh (Ha Tinh) - memenangkan medali emas.
Nguyen Dang Dung - siswa kelas 12 di Sekolah Menengah Atas untuk Siswa Berbakat dalam Ilmu Pengetahuan Alam (Universitas Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Nasional Vietnam, Hanoi) - memenangkan medali perak.
Nguyen Dinh Tung - siswa kelas 11 Sekolah Menengah Atas untuk Siswa Berbakat dalam Ilmu Pengetahuan Alam (Universitas Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Nasional Vietnam, Hanoi) - memenangkan medali perak.
Le Phan Duc Man - siswa kelas 12 di Sekolah Menengah Atas Berbakat Le Hong Phong (HCMC) - memenangkan medali perak.
Truong Thanh Xuan - siswa kelas 11 Sekolah Menengah Atas Berbakat Bac Ninh (Bac Ninh) - memenangkan medali perunggu.
Tahun ini, delegasi Vietnam dihadiri oleh siswa dari tiga wilayah: Utara, Tengah, dan Selatan. Khususnya, delegasi tersebut memiliki seorang siswi kelas 11 yang berpartisipasi dan meraih medali perunggu, yaitu Truong Thanh Xuan.
Dengan total skor 188, delegasi Vietnam berada di peringkat ke-9 dari 113 negara dan wilayah yang berpartisipasi dalam kompetisi tahun ini. Delegasi Vietnam berada di bawah delegasi berikut: Tiongkok (peringkat 1), AS (peringkat 2), Korea Selatan (peringkat 3), Polandia dan Jepang (peringkat 4), Israel (peringkat 6), India (peringkat 7), dan Singapura (peringkat 8).

Para kontestan delegasi Vietnam di Olimpiade Matematika Internasional (Foto: MOET).
Dibandingkan dengan hasil delegasi Vietnam pada tahun 2024 (meraih 2 medali perak, 3 medali perunggu, dan 1 sertifikat), pencapaian delegasi Vietnam tahun ini jelas menunjukkan peningkatan. Pada tahun 2024, delegasi Vietnam berada di peringkat ke-33 dari 108 negara dan wilayah yang berpartisipasi dalam kompetisi.
Ujian Olimpiade Matematika Internasional 2025 memiliki 6 soal: 2 soal aritmatika, 2 soal kombinatorial, 1 soal geometri, dan 1 soal aljabar (yang membutuhkan pemikiran kombinatorial). Hal ini menunjukkan kecenderungan ujian tahun ini untuk berfokus pada konten kombinatorial.
Khususnya, satu-satunya soal geometri dalam ujian yang diajukan oleh Vietnam ditulis oleh Tn. Tran Quang Hung - seorang guru di Sekolah Menengah Atas untuk Anak Berbakat dalam Ilmu Pengetahuan Alam (Universitas Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Nasional Vietnam, Hanoi).
Ini adalah keempat kalinya dalam sejarah Olimpiade Matematika Internasional di mana Vietnam memilih soal untuk ujian resmi. Sebelumnya, terdapat 3 soal yang diajukan oleh para cendekiawan di Vietnam yang digunakan oleh panitia penyelenggara kompetisi dalam ujian resmi, yaitu soal tahun 1977 (soal cendekiawan Phan Duc Chinh), soal tahun 1982 (soal cendekiawan Van Nhu Cuong), dan soal tahun 1987 (soal cendekiawan Nguyen Minh Duc).
Olimpiade Matematika Internasional ke-66 diselenggarakan dari 10 hingga 20 Juli di Sunshine Coast, Queensland, Australia, dengan partisipasi 639 peserta dari 113 delegasi yang mewakili negara dan wilayah. Ini adalah kedua kalinya Australia menjadi tuan rumah Olimpiade Matematika Internasional, setelah sebelumnya diselenggarakan pada tahun 1988.
Jumlah total medali yang diberikan pada kompetisi tahun ini meliputi 72 medali emas, 104 medali perak, dan 145 medali perunggu.
Sumber: https://dantri.com.vn/giao-duc/viet-nam-dung-thu-9-olympic-toan-quoc-te-2025-20250719080246300.htm
Komentar (0)