Chip 5G terbaru ini diperkenalkan oleh Viettel di Pameran Inovasi Internasional Vietnam 2023 (VIIE 2023). Lini chip ini berperan dalam pemrosesan algoritma 5G DFE, mengendalikan semua operasi 5G RRU (unit penerima/pengirim sinyal) serta komunikasi berkecepatan tinggi dengan unit pemrosesan 5G lainnya. Chip 5G DFE ini memiliki tingkat kompleksitas yang setara dengan chip Apple A7, dengan kapasitas komputasi 1.000 miliar kalkulasi/detik.
 |
Chip 5G DFE Viettel memiliki tingkat kompleksitas yang setara dengan chip Apple A7. |
Menguasai proses desain chip merupakan langkah penting bagi Vietnam untuk memasuki industri semikonduktor global. Hal ini juga menjadi prasyarat bagi Viettel untuk dapat memproduksi chip yang melayani berbagai bidang seperti AI, 6G, atau IoT di masa mendatang. Perangkat 5G yang diproduksi Viettel menerapkan teknologi terkini yang memenuhi standar dunia. Perangkat ini digunakan di 11 pasar yang telah diinvestasikan Viettel dengan hampir 200 juta pelanggan, siap untuk mengomersialkan 5G di Vietnam. Selain itu, pada pameran tersebut, Viettel juga mendemonstrasikan dua produk khas dalam ekosistem AI, termasuk asisten virtual hukum yang digunakan secara efektif di industri pengadilan serta solusi dukungan pelanggan otomatis Viettel AI Video KYC. Viettel menggabungkan pemrosesan bahasa alami, visi komputer pada platform Big Data dengan Cloud, untuk memecahkan masalah organisasi, bisnis, dan masyarakat secara fleksibel. Pameran Inovasi Internasional Vietnam 2023 berkisar pada 8 bidang utama, termasuk kota pintar, pabrik pintar, teknologi hidrogen, media digital, teknologi
medis , teknologi semikonduktor, teknologi lingkungan, dan keamanan siber.
Komentar (0)