
Sejak sore hari tanggal 3 April, 6 prosesi tandu dari 10 desa di komune tersebut berkumpul di stadion untuk mempersiapkan upacara. Upacara diawali dengan upacara pembawa obor untuk menerangi makam para martir oleh generasi muda.
Berikutnya adalah upacara, perwakilan dari 10 desa dengan hormat mempersembahkan dupa kepada para leluhur yang telah berjasa merebut kembali tanah air, mengenang jasa besar para leluhur yang telah melahirkan generasi-generasi pahlawan dan patriot yang berjasa mengharumkan nama tanah air dan negara.
Dalam pidato pembukaannya di festival tersebut, Bapak Ha Van Minh, Ketua Komite Rakyat Komune Dien Quang, mengatakan bahwa Dien Quang saat ini memiliki 97 klan yang hidup damai di 10 desa dan 6 dusun. Setiap tahun, banyak klan menyelenggarakan ibadah musim semi pada perayaan Thanh Minh, yang dikaitkan dengan pembersihan makam, yang merupakan kesempatan bagi para keturunan untuk bersatu kembali.
Komunitas Dien Quang menyelenggarakan festival Thanh Minh dengan tujuan untuk menunjukkan rasa terima kasih kepada leluhur, membimbing klan untuk melestarikan identitas budaya yang baik, tradisi keluarga, serta solidaritas dan cinta kasih satu sama lain dalam hidup.
Sebelumnya telah dilaksanakan berbagai kegiatan festival seperti penyelenggaraan lomba perahu tradisional, pembukaan Festival Olahraga Komune, peluncuran hari lari olimpiade, dan kegiatan pentas seni.
Nama tempat Dien Quang dibentuk pada akhir abad ke-14. Para leluhurnya adalah keluarga-keluarga asal Nghe An dan Thanh Hoa yang datang untuk membuka diri dan membangun karier.
Sejak awal, para leluhur klan telah bersatu, berjuang melawan bencana alam dan musuh untuk melindungi desa, membangun dusun, dan melestarikan tradisi keluarga. Selama beberapa generasi, generasi demi generasi masyarakat Dien Quang telah berdiri berdampingan untuk melestarikan dan membangun tanah air yang kaya dan indah.
Sumber
Komentar (0)