Yang hadir dalam konferensi di titik jembatan Dak Lak adalah Wakil Direktur Departemen Pertanian dan Lingkungan Hidup Mai Trong Dung; perwakilan pimpinan departemen, cabang dan unit terkait yang mengelola pekerjaan irigasi dan pembangkit listrik tenaga air di provinsi tersebut.
Delegasi yang menghadiri konferensi di titik jembatan Dak Lak |
Menurut statistik, saat ini terdapat 7.326 waduk irigasi dan hidroelektrik, dengan total kapasitas 69 miliar m³. Dari jumlah tersebut, terdapat 6.723 waduk irigasi dan 552 waduk hidroelektrik, dengan total kapasitas tampung sekitar 54 miliar m³, dan total kapasitas terpasang sebesar 22.472 MW.
Rancangan peraturan perundang-undangan tersebut menggantikan Peraturan Pemerintah Nomor 114 tentang Pengelolaan Keselamatan Bendungan dan Waduk, baik untuk bendungan dengan ketinggian 5 meter atau lebih atau waduk dengan daya tampung 50.000 m3 atau lebih, maupun keselamatan di daerah hilir bendungan.
Draf peraturan perundang-undangan tersebut terdiri dari 4 bab dan 35 pasal. Peraturan perundang-undangan tersebut mewarisi sebagian isi Peraturan Perundang-Undangan Nomor 114, Peraturan Perundang-Undangan Nomor 62/2025/ND-CP dan mengubah serta melengkapi isi utama Peraturan Perundang-Undangan Nomor 114. Draf peraturan perundang-undangan tersebut telah mengubah dan melengkapi 32/35 pasal; menambahkan isi tentang persyaratan perancangan dan konstruksi bendungan dan waduk; prosedur pengoperasian waduk; pemantauan dan prakiraan hidrometeorologi khusus; perlindungan bendungan dan waduk; peta banjir di daerah hilir bendungan dan waduk; dan sistem basis data tentang bendungan dan waduk. Selain itu, peraturan perundang-undangan ini menghapuskan sebagian peraturan terkait manajemen keselamatan bendungan dan waduk hidroelektrik; pemeriksaan penerimaan bendungan dan waduk; ruang lingkup perlindungan bendungan dan waduk. Draf tersebut juga menetapkan 14 prosedur administratif, termasuk penambahan 4 prosedur baru, amandemen 11 prosedur, penghapusan 5 prosedur, dan pemangkasan 1 prosedur dibandingkan dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku saat ini.
Berbicara di konferensi tersebut, Wakil Perdana Menteri Tran Hong Ha mengatakan bahwa belakangan ini, pengelolaan keselamatan bendungan dan waduk telah melibatkan banyak sektor dan diatur oleh banyak undang-undang, sehingga menimbulkan tumpang tindih, kekurangan, kepasifan, dan kebingungan. Penerbitan Peraturan Pemerintah Pengganti Peraturan Pemerintah Nomor 114 sangat diperlukan untuk mengelola keselamatan waduk, bendungan, dan mengatur air secara terpadu dan terpusat, serta mengatasi fragmentasi. Oleh karena itu, badan yang bertugas menyusun peraturan tersebut perlu mensintesis dan menyerap masukan dari kementerian, sektor, daerah, dan lembaga serta unit terkait untuk melengkapi isinya dan menyerahkannya kepada Pemerintah untuk diundangkan. Setelah diterbitkan, Peraturan Pemerintah tersebut harus memiliki dasar ilmiah dan sangat meyakinkan agar dapat mengoperasikan dan mengatur waduk dan antar-waduk secara sinkron. Pada saat yang sama, peraturan tersebut harus mengelola dan memanfaatkan sumber daya air secara aman, ekonomis, dan efektif.
Sumber: https://baodaklak.vn/kinh-te/202507/xay-dung-nghi-dinh-moi-ve-quan-ly-an-toan-dap-ho-chua-nuoc-4c00f2d/
Komentar (0)