Komandan Pos Penjaga Perbatasan Pu Nhi (Muong Lat) mengunjungi, memberi semangat, dan mendukung beras dan kebutuhan sehari-hari bagi keluarga Bapak Thao Van Va, di Desa Pa Hoc, yang rumahnya terbakar.
Pos Penjaga Perbatasan Pu Nhi ditugaskan untuk mengelola dan melindungi wilayah perbatasan sepanjang hampir 22 km, dengan 8 titik perbatasan di wilayah Pu Nhi, komune Nhi Son, dan komune pedalaman Muong Ly. Sejak penerapan Direktif No. 681, anggota Partai yang ditugaskan untuk mengurus rumah tangga selalu bertanggung jawab dan berdedikasi kepada rakyat, sehingga tercipta konsensus dari Komite Partai, pemerintah daerah, serta masyarakat di wilayah tempat unit tersebut berada. Dengan motto "3 keterikatan, 4 bersama" (3 keterikatan: keterikatan pada unit, keterikatan pada wilayah, keterikatan pada kebijakan dan pedoman; 4 bersama: makan, tinggal, bekerja, dan berbicara dalam bahasa yang sama) bersama etnis minoritas, secara aktif mendukung masyarakat dalam pembangunan ekonomi dan pembangunan pedesaan baru; unit ini secara rutin berkoordinasi dengan Komite Partai, pemerintah daerah, dan aparat fungsional agar selalu dekat dengan rakyat.
Sesuai dengan Arahan No. 681-CT/DU, unit ini telah menugaskan 22 kader dan anggota partai untuk mengelola 132 rumah tangga miskin di tiga komune, yaitu Pu Nhi, Nhi Son, dan Muong Ly. Para kader dan anggota partai yang bertanggung jawab di wilayah tersebut telah mempelajari dan menyerap pemikiran serta aspirasi masyarakat. Pada saat yang sama, mereka telah memberikan saran kepada komite dan otoritas Partai setempat tentang solusi untuk merawat dan mendukung masyarakat dalam mengembangkan produksi, meningkatkan pendapatan, keluar dari kemiskinan secara berkelanjutan, dan membangun kehidupan budaya baru.
Kami mengikuti Kapten Do Phuong Ngoc, Kepala Tim Pengintai, Pos Penjaga Perbatasan Pu Nhi, ke Desa Com, Komune Pu Nhi - wilayah tempat beliau ditugaskan untuk berpartisipasi dalam kegiatan sel Partai dan mengurus serta membantu keluarga-keluarga. Sambil berjalan, Bapak Ngoc bercerita tentang motto "3 bersatu, 4 bersama" kepada masyarakat di masa lalu. Desa Com memiliki 185 keluarga dengan lebih dari 900 jiwa, sebagian besar etnis Mong. Kehidupan masyarakat di wilayah tersebut masih menghadapi banyak kesulitan, tingkat kemiskinan masih tinggi, dan banyaknya adat istiadat yang buruk sehingga perekonomian lambat berkembang. Pada tahun 2022, Bapak Ngoc ditugaskan oleh unit tersebut untuk mengurus 3 keluarga yang sangat sulit di Desa Com. Sejak saat itu, selain menjalankan tugas di unit tersebut, beliau selalu menyempatkan diri untuk turun ke lapangan guna menyerap aspirasi dan pikiran keluarga-keluarga tersebut. Berkat kedekatannya dengan masyarakat, ia lebih memahami cara berpikir dan gaya hidup mereka sehingga dapat memberikan saran kepada pemerintah daerah dan satuan komando mengenai langkah-langkah propaganda, menggerakkan penduduk desa untuk berani mengubah struktur tanaman dan ternak demi meningkatkan efisiensi produksi.
Melalui tindakan nyata, para kader dan anggota partai Pos Penjaga Perbatasan Pu Nhi, yang bertanggung jawab atas rumah tangga di wilayah perbatasan, telah mengubah kesadaran masyarakat akan pengembangan produksi, membangun kehidupan budaya, dan berpartisipasi aktif dalam gerakan "Semua orang berpartisipasi dalam menjaga kedaulatan wilayah dan keamanan perbatasan nasional dalam situasi baru". Dengan demikian, secara bertahap menegaskan peran, posisi, dan hubungan erat antara penjaga perbatasan dan masyarakat di wilayah perbatasan. Hal ini sekaligus menjadi fondasi bagi pembangunan postur pertahanan perbatasan rakyat yang semakin kokoh di wilayah perbatasan terpencil di provinsi ini.
Artikel dan foto: Tien Dong
Sumber: https://baothanhhoa.vn/3-bam-4-cung-voi-nbsp-nhan-dan-mien-bien-vien-253240.htm
Komentar (0)