Pisang tinggi gula dan kalori. Mengonsumsi pisang bersama makanan tertentu akan meningkatkan kadar gula darah, memengaruhi pencernaan, dan beberapa zat dalam makanan akan berinteraksi satu sama lain. Akibatnya, stres oksidatif, peradangan, atau penumpukan lemak di hati meningkat, menurut situs web kesehatan Healthline (AS).
Orang yang menderita penyakit hati berlemak sebaiknya membatasi konsumsi pisang matang dan minum susu manis secara bersamaan.
FOTO: AI
Makanan yang sering dimakan bersama pisang tetapi dapat membuat hati lebih rentan terhadap peradangan meliputi:
Susu
Bagi orang sehat, minum susu dan makan pisang secara bersamaan adalah hal yang wajar. Pisang mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan, terutama bagi mereka yang berolahraga dengan intensitas tinggi.
Namun, jika Anda terbiasa menggabungkan kedua hidangan ini, mengonsumsinya dalam jumlah besar akan menyebabkan gula darah tinggi dan kalori berlebih. Mengonsumsinya dalam jangka waktu lama akan mudah menyebabkan penumpukan lemak visceral, termasuk di hati. Persentase lemak yang tinggi di hati akan menyebabkan perlemakan hati dan peningkatan peradangan.
Kue, permen
Pisang mengandung banyak fruktosa. Mengonsumsi pisang bersama kue dan makanan manis akan menyebabkan tubuh menyerap gula ini dalam jumlah besar. Fruktosa diserap melalui usus halus dan masuk ke hati.
Hati akan memetabolisme fruktosa dan mensintesisnya menjadi glikogen. Namun, hati hanya menyimpan sekitar 100-120 gram glikogen. Kelebihan glikogen akan diubah menjadi lemak oleh hati, sehingga meningkatkan rasio lemak di hati dan menyebabkan peradangan.
Minuman manis
Mengonsumsi pisang bersama smoothie yang mengandung buah-buahan manis, sirup, atau es krim dapat menyebabkan tubuh menerima fruktosa dalam jumlah besar. Faktanya, smoothie yang mengandung banyak gula dianggap sebagai salah satu makanan paling berbahaya bagi penderita perlemakan hati.
Satu hal yang harus dibatasi adalah tidak mengonsumsi terlalu banyak pisang matang. Karena jenis pisang ini memiliki indeks glikemik yang lebih tinggi dan mengandung lebih banyak gula alami. Bagi penderita perlemakan hati, mengonsumsi terlalu banyak pisang matang dapat memperparah penumpukan lemak di hati dan hepatitis.
Pisang terbaik untuk dikonsumsi adalah yang baru matang. Pada saat ini, kandungan gula dalam pisang lebih tinggi daripada pisang mentah tetapi lebih rendah daripada pisang matang, dan juga mengandung banyak serat larut pektin. Jenis serat ini baik untuk pencernaan, membantu mengontrol gula darah, mengurangi penyerapan lemak, dan mendukung kesehatan hati, menurut Healthline .
Sumber: https://thanhnien.vn/3-mon-khien-gan-de-bi-viem-neu-an-chung-voi-chuoi-185250819175743271.htm
Komentar (0)