Neuralgia interkostal umum terjadi pada orang dewasa, terutama mereka yang melakukan pekerjaan berat, terlalu memaksakan diri, atau bermain olahraga intensitas tinggi.
Meski bukan kondisi yang mengancam jiwa, jika tidak didiagnosis dan diobati dengan tepat, nyeri tersebut dapat memengaruhi kehidupan sehari-hari secara signifikan.
Usia juga merupakan faktor risiko umum untuk neuralgia interkostal. Lansia lebih mungkin menjalani operasi dada atau menderita herpes zoster – dua faktor yang berkaitan erat dengan terjadinya neuralgia interkostal.
Selain itu, pada kasus herpes zoster, sejumlah faktor lain juga berkontribusi terhadap peningkatan risiko neuralgia pascaherpes, seperti nyeri hebat pada fase akut atau lesi kulit yang meluas dan lambat sembuh. Faktor-faktor ini menyebabkan kerusakan saraf yang lebih parah, yang mengakibatkan gejala nyeri berkepanjangan, sehingga memengaruhi kualitas hidup.
Gejala neuralgia interkostal
Selain nyeri yang menjalar dari dada ke tulang rusuk dan menjalar ke punggung seperti yang telah disebutkan, gejala neuralgia interkostal dapat bervariasi tergantung pada penyebab spesifiknya. Mengenali gejalanya dengan jelas akan membantu memandu diagnosis dan memilih metode pengobatan yang tepat.
Spondilosis toraks
Ketika tulang belakang toraks mengalami degenerasi, pasien mungkin merasakan nyeri tumpul di punggung. Nyeri bertambah hebat saat berputar, bergerak dengan kuat, atau menekan bagian tengah punggung dengan tangan. Kondisi ini umum terjadi pada lansia karena proses penuaan alami yang mengurangi fungsi tulang belakang.

Neuralgia interkostal mudah tertukar dengan banyak penyakit serius lainnya.
Tuberkulosis atau kanker tulang belakang toraks
Penyakit serius seperti tuberkulosis tulang belakang atau kanker dada dapat menyebabkan nyeri punggung yang parah dan menjalar ke samping. Selain nyeri, pasien juga dapat mengalami gejala sistemik seperti kelelahan berkepanjangan, demam di sore hari, dan penurunan berat badan yang cepat jika tidak segera ditangani .
Penyakit yang berhubungan dengan sumsum tulang belakang
Tumor sumsum tulang belakang, radikuloma, atau gangguan sumsum tulang belakang lainnya dapat menyebabkan nyeri yang menjalar ke dada, meskipun gejalanya mungkin tidak terlihat pada awalnya. Diagnosis seringkali memerlukan bantuan tes pencitraan seperti MRI atau CT scan.
Cedera akibat benturan atau gerakan yang salah
Orang yang rutin melakukan pekerjaan berat atau berolahraga secara berlebihan rentan terhadap nyeri akibat cedera tulang belakang atau saraf interkostal. Nyeri ini dapat muncul di sepanjang tulang rusuk atau terkonsentrasi di area yang menerima tekanan besar saat bergerak dalam postur yang salah.
Disebabkan oleh serangan virus atau bakteri
Infeksi bakteri atau virus, biasanya herpes zoster, juga dapat menyebabkan nyeri di sepanjang jalur saraf interkostal. Tanda-tandanya meliputi lepuh kecil yang tampak bergaris-garis, disertai rasa terbakar, demam ringan, dan kelelahan. Seiring lesi kulit mengering dan mengelupas, nyeri biasanya mereda.
Karena penyakit sistemik
Kondisi medis tertentu seperti diabetes, gangguan metabolisme, atau polineuropati dapat menyebabkan nyeri pinggang. Ini merupakan gejala sekunder yang muncul setelah tanda-tanda utama penyakit yang mendasarinya.
Neuralgia interkostal primer
Ada banyak kasus di mana pasien mengalami nyeri di daerah interkostal tanpa penyebab medis yang jelas. Nyeri ini dapat muncul setelah terpapar dingin, olahraga berat yang tiba-tiba, atau setelah benturan ringan. Kasus-kasus ini termasuk dalam kelompok neuralgia interkostal primer (atau primer), yang biasanya tidak berbahaya dan dapat membaik dengan sendirinya seiring waktu.
Kapan harus ke dokter?
Neuralgia interkostal dapat dengan mudah disalahartikan dengan banyak kondisi serius lainnya. Beberapa kondisi yang menunjukkan gejala serupa antara lain:
- Tulang rusuk patah atau retak
- Kolaps atau kolapsnya badan vertebra
- Cedera yang melibatkan jantung atau paru-paru
- Pleuritis menyebabkan nyeri dada
- Sindrom Tietze – peradangan mendadak pada tulang rawan yang menghubungkan tulang rusuk ke tulang dada Tumor atau kanker di area dada
- Emboli paru menghalangi aliran darah
Karena adanya risiko penyakit berbahaya, pasien sebaiknya mendatangi fasilitas medis untuk pemeriksaan dan penentuan penyebabnya apabila:
- Rasa sakitnya terus berlanjut tanpa ada kesembuhan.
- Nyeri yang menyebar atau bertambah parah
- Ada gejala sistemik yang menyertai (demam, kelelahan, penurunan berat badan...)
- Ada tanda-tanda yang diduga herpes zoster seperti rasa nyeri seperti terbakar dan melepuh.
Pemeriksaan dini membantu dokter mendiagnosis secara akurat dan memberikan perawatan yang tepat, sehingga penyakit tidak berkembang atau menimbulkan komplikasi yang tidak diinginkan.
Sumber: https://suckhoedoisong.vn/ai-co-nguy-co-bi-dau-day-than-kinh-lien-suon-169251126095909981.htm






Komentar (0)