Berhati-hatilah di area transit.
Stasiun kereta api dan kereta bawah tanah merupakan tempat yang sering menjadi sasaran copet. Menurut Nguyen Anh Lukas, seorang fotografer Vietnam di Prancis, wisatawan perlu waspada terhadap orang yang tiba-tiba mendekat, menabrak, atau berpura-pura jatuh menimpa Anda. Trik-trik ini umum digunakan untuk mengalihkan perhatian sementara kaki tangan mereka beraksi.
Ly Dat Thu, seorang pemandu wisata di Roma, Italia, juga mencatat bahwa rombongan orang sering bepergian dalam kelompok yang terdiri dari 3-5 orang, yang dapat menyamar sebagai ibu hamil atau menggunakan tas besar untuk menyembunyikan tindakan mereka. Mereka sering memanfaatkan penumpang yang kesulitan melewati gerbang tiket atau berdesak-desakan di gerbong kereta yang penuh sesak.
Saran praktis:
- Di kereta bawah tanah, pilih posisi yang dekat dengan tembok atau dekat pintu tertutup, dan hindari berdiri membelakangi orang lain.
- Jika pergi berkelompok, selalu ingatkan dan awasi barang bawaan masing-masing.

Pilihlah pakaian dan aksesoris dengan bijak
Wisatawan seringkali menjadi sasaran empuk karena pakaian mereka yang mencolok, barang-barang bermerek, dan sikap santai serta tidak waspada. Menurut Lukas, perilaku-perilaku ini dapat langsung disadari oleh pencuri di bandara. Mereka dapat mencoba mengalihkan perhatian Anda dan mencuri bagasi Anda langsung dari troli.
Untuk meminimalkan risiko, sebaiknya pilih pakaian yang simpel dan berbaur dengan orang banyak seperti penduduk setempat. Jika Anda ingin mengenakan pakaian modis untuk berfoto, pertimbangkan untuk menggunakan layanan taksi teknologi alih-alih transportasi umum.
Lindungi properti Anda saat mengambil foto
Terlalu asyik memotret bisa membuat Anda lengah. Anh Thu menyarankan agar wisatawan memprioritaskan rombongan keluarga atau rombongan dari Korea, Jepang, atau Tiongkok saat meminta foto . Mereka seringkali lebih dapat dipercaya.
Perhatikan baik-baik sebelum menyerahkan ponsel Anda kepada orang asing. Saat berswafoto, selalu pegang perangkat dengan erat dan pertimbangkan untuk menggunakan tali ponsel agar lebih aman.
Aturan "emas" saat membawa ransel dan barang bawaan
Salah satu langkah pencegahan paling efektif adalah selalu mengenakan ransel atau tas selempang yang ritsletingnya bisa sampai ke dada. "Jangan pernah menyimpan ponsel atau dokumen penting di saku samping jaket, karena bisa langsung hilang," kata Lukas.
Pak Thu menekankan bahwa dokumen penting seperti paspor harus disimpan dengan aman di hotel. Menerbitkan kembali dokumen saat hilang di luar negeri itu rumit dan memakan waktu. Di dalam ransel, sebaiknya Anda hanya membawa barang-barang berharga rendah seperti botol air, tisu, atau jaket tipis. Daripada membawa banyak uang tunai, prioritaskan penggunaan kartu kredit atau aplikasi pembayaran di ponsel untuk pengeluaran sehari-hari.
Sumber: https://baodanang.vn/an-toan-du-lich-4-meo-tranh-moc-tui-hieu-qua-o-chau-au-3311929.html






Komentar (0)