Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Harris menerima nominasi Partai Demokrat dalam pidato bersejarah.

Báo Dân tríBáo Dân trí23/08/2024

(Surat Kabar Dan Tri) - Pada hari terakhir Konvensi Nasional Partai Demokrat, Wakil Presiden AS Kamala Harris menyampaikan pidato penerimaannya atas nominasi partai tersebut.
Bà Harris nhận đề cử của đảng Dân chủ trong bài phát biểu lịch sử - 1

Wakil Presiden AS Kamala Harris (Foto: Reuters).

Pada malam tanggal 22 Agustus, waktu AS, Ibu Harris menyampaikan pidato penerimaan resminya untuk nominasi presiden Partai Demokrat. Sebelumnya, media Amerika menyebutnya sebagai pidato bersejarah, karena ini menandai pertama kalinya di negara itu seorang wanita kulit berwarna dan keturunan Asia-Amerika dinominasikan oleh partai politik besar untuk maju ke Gedung Putih. Media Amerika mencatat bahwa Ibu Harris telah menjabat sebagai wakil presiden selama lebih dari tiga tahun, tetapi para penasihat percaya bahwa orang Amerika belum banyak mengetahui tentang latar belakangnya. Pada Konvensi Nasional Demokrat di Chicago minggu lalu, kampanyenya berupaya memperkenalkan dirinya kepada publik. Pidatonya diharapkan dapat merangkum dan menggambarkan dirinya: seorang mantan jaksa, semangat juang, dan seseorang dari latar belakang kelas menengah. Ibu Harris menjadi kandidat Demokrat terkemuka lebih dari sebulan yang lalu setelah Presiden Joe Biden, 81 tahun, menarik diri dari pencalonan Gedung Putih. Pidato-pidatonya yang kuat dalam beberapa minggu terakhir telah mendapatkan dukungan antusias dari para pemilih menjelang pemilihan 5 November. Harris telah mengumpulkan dana sebesar $500 juta dalam satu bulan, sebuah rekor baru. Ia juga mempersempit selisih atau unggul atas Trump dalam beberapa jajak pendapat di negara bagian kunci yang akan menentukan hasil pemilihan. Dalam pidatonya, Harris mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joe Biden dan istrinya, serta Bapak Wakil Presiden Doug Emhoff. Ia menyebutkan orang tuanya, imigran yang berkelana di seluruh Amerika sambil bekerja di berbagai pekerjaan, dan kualitas yang mereka tanamkan padanya. "Ibu saya adalah wanita cerdas, tinggi 1,52 meter, berkulit cokelat, dan berbicara dengan aksen daerah. Sebagai anak tertua, saya telah melihat bagaimana dunia terkadang memperlakukannya, tetapi ia tidak pernah kehilangan ketenangannya," kata Wakil Presiden Harris. "Ia tangguh, berani, seorang pelopor dalam perjuangan untuk kesehatan perempuan. Ia mengajari kami untuk tidak pernah mengeluh tentang ketidakadilan, tetapi untuk bertindak menyelesaikannya," kata kandidat Demokrat itu. Kemudian, Harris menerima nominasi presiden dari Partai Demokrat: "Jadi, atas nama rakyat Amerika, tanpa memandang partai, ras, jenis kelamin, atau bahasa yang digunakan nenek Anda, atas nama ibu saya dan semua orang yang pernah memulai perjalanan mereka yang tidak begitu mulus, atas nama rakyat Amerika, seperti mereka yang tumbuh bersama saya, yang bekerja keras, mengejar impian mereka, dan saling peduli, atas nama semua orang yang kisahnya hanya dapat ditulis di negara terhebat di Bumi, saya menerima nominasi Anda untuk presiden Amerika Serikat." Harris menekankan bahwa pemilihan November adalah kesempatan untuk memajukan Amerika. Selama periode terakhir, kandidat Demokrat ini telah mencoba mengirimkan pesan yang menarik bagi pemilih independen dan moderat yang dapat membuat perbedaan di negara bagian yang menjadi medan pertempuran. "Bangsa kita, dengan pemilihan ini, memiliki kesempatan berharga untuk mengatasi kepahitan, skeptisisme, dan pertempuran yang memecah belah di masa lalu. Ini adalah kesempatan untuk merancang jalan baru ke depan bukan sebagai anggota partai atau faksi mana pun, tetapi sebagai warga Amerika," kata Wakil Presiden. "Dan saya katakan bahwa saya tahu ada orang-orang dengan pandangan politik yang berbeda, dan saya ingin Anda tahu bahwa saya berjanji untuk menjadi presiden bagi semua warga Amerika. Anda selalu dapat mengandalkan saya untuk mengutamakan negara di atas partai dan diri saya sendiri, untuk menjunjung tinggi prinsip-prinsip dasar Amerika, mulai dari supremasi hukum, pemilihan umum yang bebas dan adil, hingga transisi kekuasaan yang damai," janjinya. Ia juga mengkritik lawan politiknya dari Partai Republik, Donald Trump, menyebutnya sebagai ancaman bagi negara. "Dalam banyak hal, Donald Trump bukanlah orang yang serius. Tetapi konsekuensi dari kembalinya Donald Trump ke Gedung Putih sangat serius," katanya, mengingat kerusuhan di Capitol pada awal tahun 2021 ketika pendukung Trump melakukan kerusuhan setelah ia menolak menerima hasil pemilihan 2020. Ia juga menyebutkan masalah hukum yang dihadapi Trump dalam serangan langsungnya terhadap lawan politiknya.
Menurut Reuters/Dantri.com.vn
Sumber: https://dantri.com.vn/the-gioi/ba-harris-nhan-de-cu-cua-dang-dan-chu-trong-bai-phat-bieu-lich-su-20240823090031910.htm

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
MASYARAKAT HA NHI SAAT INI

MASYARAKAT HA NHI SAAT INI

Kebahagiaan di dataran tinggi

Kebahagiaan di dataran tinggi

Keluarga Dao

Keluarga Dao