Pada kesempatan ini, Dr. Nguyen Duc Long, Direktur Rumah Sakit Umum Xanh Pon, mengatakan bahwa selain pencapaian profesional, rumah sakit telah berfokus pada transformasi digital. Banyak aplikasi dan fitur khas telah berhasil diimplementasikan di rumah sakit seperti: aplikasi AI dalam pemeriksaan dan perawatan medis, dalam pencitraan diagnostik, endoskopi pencernaan, pengenalan wajah untuk penerimaan pasien, digitalisasi proses pemeriksaan kesehatan kontrak, sistem pendukung keputusan klinis... Transformasi digital telah membawa efisiensi tinggi seperti: penerapan catatan medis elektronik untuk menggantikan catatan medis kertas (100%), mengurangi kesalahan pembayaran asuransi hingga 10 kali lipat; mengurangi pencetakan, manajemen, dan penyimpanan kertas (90%); meningkatkan efisiensi kerja hingga 20%, mengurangi kesalahan medis hingga 20% dan mengurangi waktu tunggu pasien hingga 30%. Rumah sakit saat ini berfokus pada investasi dalam infrastruktur fasilitas dan peralatan untuk menjadi rumah sakit pintar pada tahun 2026.
FOTO: BVCC
Menurut Dr. Nguyen Dinh Hung, Wakil Direktur Departemen Kesehatan Hanoi, Rumah Sakit Umum Xanh Pon memiliki posisi terdepan dalam sistem kesehatan ibu kota dan seluruh negeri. Banyak teknik canggih di bidang trauma ortopedi, pencernaan, tulang belakang, dan ortopedi pediatrik telah berhasil diterapkan. Rumah Sakit Umum Xanh Pon merupakan salah satu dari dua fasilitas medis di dunia yang telah berhasil menerapkan metode bedah endoskopi lubang tunggal untuk mengobati kista koledokus.
Sumber: https://thanhnien.vn/benh-an-dien-tu-giup-giam-20-sai-sot-y-khoa-185250825185717135.htm
Komentar (0)