Kementerian Kehakiman baru saja mengumumkan berkas penilaian rancangan Keputusan yang mengubah dan melengkapi sejumlah pasal dalam Keputusan 24/2012/ND-CP tentang pengelolaan kegiatan perdagangan emas (selanjutnya disebut rancangan keputusan).
Kementerian Keamanan Publik telah mengusulkan untuk mempertimbangkan dan melengkapi peraturan bahwa setidaknya setiap 3 atau 5 tahun sekali, Bank Negara akan memimpin inspeksi pasar emas. FOTO: DT
Mengomentari rancangan tersebut, Kementerian Keamanan Publik mengusulkan untuk mempertimbangkan dan melengkapi peraturan khusus tentang mekanisme manajemen, pengawasan, dan pasca-inspeksi bagi unit yang memiliki izin untuk memproduksi emas batangan dan impor dan ekspor emas mentah dan emas batangan oleh unit-unit ini.
Secara khusus, studi ini mempertimbangkan peraturan yang mengharuskan unit-unit ini untuk melakukan audit independen berkala (tahunan) terhadap produksi emas batangan serta impor dan ekspor emas mentah dan emas batangan.
Selain itu, pertimbangkan dan lengkapi peraturan bahwa setidaknya setiap 3 atau 5 tahun, Bank Negara akan memimpin inspeksi pasar emas dan organisasi yang melakukan kegiatan perdagangan emas. Kementerian, cabang, Komite Rakyat provinsi, dan kotamadya yang dikelola pusat akan berkoordinasi sesuai permintaan Bank Negara.
Menjelaskan konten tersebut, Bank Negara mengatakan bahwa perusahaan dan bank umum yang memenuhi syarat untuk mendapatkan lisensi untuk memproduksi emas batangan harus melakukan audit independen terhadap laporan keuangan (termasuk konten tentang kegiatan perdagangan emas perusahaan dan bank umum) setiap tahun atau setengah tahunan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Rancangan peraturan tersebut telah menetapkan tanggung jawab Bank Negara, kementerian, dan cabang dalam melakukan pemeriksaan dan pengujian kegiatan perdagangan emas sesuai dengan fungsi dan tugasnya, serta koordinasi lintas sektoral antar kementerian dan cabang sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan. Selain itu, undang-undang tentang pemeriksaan yang berlaku saat ini memiliki ketentuan khusus tentang pemeriksaan terencana dan pemeriksaan tematik.
Terkait dengan perizinan ekspor dan impor emas batangan serta pengolahan dan produksi emas batangan, menurut Kementerian Keamanan Publik, perlu diperjelas tujuan dan sifat perizinan ekspor dan impor emas batangan.
Draf keputusan dan ringkasan Keputusan 24/2012/ND-CP tidak menyebutkan apakah unit produksi emas batangan diperbolehkan menyewa unit lain (dalam atau luar negeri) untuk memproses produksi emas batangan (terutama perhatikan kasus bank umum saham gabungan yang saat ini tidak memiliki bengkel produksi emas batangan langsung).
Menurut penjelasan Bank Negara, rancangan peraturan tersebut menetapkan bahwa badan usaha dan bank umum yang diizinkan memproduksi emas batangan bertanggung jawab untuk: "Mengumumkan standar, massa, dan kandungan produk yang berlaku sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan, serta bertanggung jawab di hadapan hukum atas standar massa dan kandungan produk yang diproduksi sesuai dengan standar massa dan kandungan yang diumumkan; bertanggung jawab penuh atas produk emas batangan yang diproduksi, menjamin produk emas batangan bagi nasabah sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan; menyimpan data emas batangan yang diproduksi secara lengkap dan akurat".
Dengan demikian, perusahaan dan bank umum bertanggung jawab penuh atas emas batangan yang mereka produksi atau sewa untuk diolah dan wajib mengumumkan standar, volume, dan kandungan emas batangan yang berlaku yang mereka produksi atau sewa untuk diolah.
Selain isi di atas, Kementerian Keamanan Publik juga mengusulkan untuk mengkaji dan melengkapi peraturan pelaporan data ekspor dan impor emas guna mendukung manajemen dan pemantauan. Perusahaan yang memiliki izin impor emas mentah wajib menyampaikan laporan berkala (bulanan, triwulanan, 6 bulan, dan tahunan) mengenai penggunaan emas mentah kepada Bank Negara guna meningkatkan mekanisme pengendalian.
"Konten ini telah ditetapkan dalam Pasal 20 rancangan keputusan dan akan ditentukan dalam surat edaran," kata Bank Negara./.
Menurut Surat Kabar Thanh Nien
Sumber: https://thanhnien.vn/bo-cong-an-de-nghi-thanh-tra-doanh-nghiep-kinh-doanh-vang-3-nam-lan-185250712130859022.htm
Sumber: https://baolongan.vn/bo-cong-an-de-nghi-thanh-tra-doanh-nghiep-kinh-doanh-vang-3-nam-lan-a198613.html
Komentar (0)