TPO - Rasio maksimal gelar profesi golongan I tidak lebih dari 10%, rasio maksimal gelar profesi golongan II dan sederajat tidak lebih dari 50% untuk menjamin terseleksinya guru yang berprestasi, diakui jasanya dan telah berupaya mengembangkan kariernya selama memangku jabatan tersebut.
TPO - Rasio maksimal gelar profesi golongan I tidak lebih dari 10%, rasio maksimal gelar profesi golongan II dan sederajat tidak lebih dari 50% untuk menjamin terseleksinya guru yang berprestasi, diakui jasanya dan telah berupaya mengembangkan kariernya selama memangku jabatan tersebut.
Konten di atas baru saja dikeluarkan oleh Kementerian Pendidikan dan Pelatihan ketika menerbitkan Surat Edaran yang menetapkan standar dan ketentuan untuk mempertimbangkan kenaikan jabatan profesional guru prasekolah negeri dan guru pendidikan umum serta guru persiapan universitas, menggantikan Surat Edaran lama dari tahun 2021.
Konten ini akan menjadi dasar hukum yang penting bagi daerah untuk terus melaksanakan promosi gelar profesional, menjamin hak-hak guru.
Surat Edaran ini memuat beberapa ketentuan dan penyesuaian baru dibandingkan dengan Surat Edaran sebelumnya, antara lain: tidak mengatur standar dan ketentuan ujian kenaikan pangkat karena Pemerintah telah menghapus format ujian kenaikan pangkat; tidak mengatur isi, format dan penentuan calon peserta ujian kenaikan pangkat.
Tetapkan standar dan ketentuan pendaftaran untuk kenaikan pangkat ke golongan II dan golongan I bagi guru prasekolah, guru pendidikan umum, dan guru persiapan masuk perguruan tinggi.
Atas permintaan Pemerintah, guna menjamin terpenuhinya kebutuhan peningkatan mutu tim, di samping standar dan ketentuan yang telah ditetapkan, maka telah dilakukan revisi dan penambahan terhadap isi spesifik sebagai berikut:
Mengenai kriteria klasifikasi mutu selama masa kerja, selama memegang jabatan profesional guru Kelas III dan sederajat, terdapat 2 tahun (untuk prasekolah) dan 3 tahun (untuk pendidikan umum, persiapan universitas) masa kerja tepat sebelum tahun pertimbangan untuk kenaikan jabatan profesional dengan mutu yang diklasifikasikan pada tingkat "Menyelesaikan tugas dengan baik" atau lebih tinggi. Selama memegang jabatan profesional guru Kelas II dan sederajat, terdapat 5 tahun sebelum tahun pertimbangan untuk kenaikan jabatan profesional dengan mutu yang diklasifikasikan pada tingkat "Menyelesaikan tugas dengan baik" atau lebih tinggi, yang minimal 2 tahunnya diklasifikasikan pada tingkat "Menyelesaikan tugas dengan sangat baik".
Sesuai dengan pedoman Kementerian Dalam Negeri tentang penetapan struktur jabatan profesi pegawai negeri sipil, bagi satuan kerja perangkat daerah yang sebagian biaya rutinnya ditanggung sendiri dan satuan kerja perangkat daerah yang biaya rutinnya ditanggung oleh anggaran pendapatan dan belanja negara, proporsi jabatan profesi golongan I paling banyak tidak boleh lebih dari 10%, proporsi jabatan profesi golongan II dan sederajat paling banyak tidak boleh lebih dari 50%.
Oleh karena itu, standar klasifikasi mutu dalam Surat Edaran tersebut telah sesuai dengan persyaratan struktur gelar profesi sesuai dengan arahan Kementerian Dalam Negeri, sehingga dapat menghasilkan guru yang berprestasi, diakui jasanya, dan telah berupaya mengembangkan kariernya selama memangku jabatan tersebut.
Surat Edaran baru ini juga secara khusus mengatur mengenai penentuan waktu untuk menduduki jabatan setingkat profesi, sehingga memberikan kondisi yang menguntungkan bagi daerah dalam menghitung waktu untuk menduduki jabatan setingkat lebih rendah saat guru mendaftar untuk mengikuti ujian kenaikan pangkat jabatan.
[iklan_2]
Source: https://tienphong.vn/bo-gddt-quy-dinh-dieu-kien-xet-thang-hang-chuc-danh-nghe-nghiep-giao-vien-post1687669.tpo
Komentar (0)