Segera setelah Pemerintah mengeluarkan Keputusan No. 132/2025/ND-CP dan Keputusan No. 133/2025/ND-CP terkait dengan pembagian kewenangan di bidang sains dan teknologi, Komite Rakyat Hanoi secara proaktif dan sinkron menggelar tugas-tugas utama.
Wakil Menteri Sains dan Teknologi Bui Hoang Phuong meninjau titik layanan administrasi publik di Komune Dong Anh. Menurut Surat Kabar Pemerintah
Pertama, pelatihan dan pembinaan. Komite Rakyat Hanoi menyelenggarakan pelatihan keterampilan digital dan pengoperasian sistem informasi bagi ribuan pejabat dan pegawai negeri sipil. Selain itu, lebih dari 240 pegawai negeri sipil di sektor sains dan teknologi berpartisipasi dalam pelatihan transformasi digital dan penerapan kecerdasan buatan (AI).
Kedua, terkait penempatan kerja, Komite Rakyat Kota telah memastikan bahwa 100% pegawai negeri sipil dan pegawai negeri sipil di Komite Rakyat komune dan kelurahan memiliki sertifikat teknologi informasi (TI), dan bekerja di posisi yang berspesialisasi dalam TI dan transformasi digital. Hal ini merupakan langkah penting untuk memastikan implementasi transformasi digital yang efektif di wilayah ini.
Ketiga, gerakan "Pendidikan Digital untuk Semua" dan kampanye "45 Hari dan Malam Mendukung Transformasi Digital" diselenggarakan, yang menarik partisipasi mahasiswa, anggota serikat pemuda, dan pelaku usaha dari 126 komune dan distrik. Berkat partisipasi aktif mereka, tingkat pendaftaran daring di Hanoi telah meningkat secara signifikan, dari kurang dari 1% pada tahap awal menjadi lebih dari 25% hanya dalam satu bulan.
Terkait infrastruktur teknis, Hanoi telah meninjau dan memaksimalkan peralatan yang tersedia serta menerapkan investasi sinkron dalam sistem TI, yang membantu menghubungkan data untuk melayani operasional, sekaligus memastikan keamanan informasi dan pencadangan data. Seluruh 126 komune dan distrik telah menyelesaikan 16 kriteria pemantauan sebagaimana disyaratkan oleh Komite Pengarah 57, mencapai tingkat 100%, yang menegaskan tekad kota dalam menerapkan pemerintahan dua tingkat.
Kota ini juga aktif menerapkan Pusat Operasi Cerdas (IOC), menguji penerapan AI dan data penginderaan jauh dalam manajemen dan operasi, membuka arah baru dalam membangun kota pintar dan pemerintahan digital.
Di bidang sains dan teknologi, Departemen Sains dan Teknologi Hanoi secara proaktif telah memberi saran dan menyerahkan 119 prosedur administratif kepada Pusat Layanan Administrasi Publik, dan membangun proses internal dan proses elektronik untuk menangani 181 prosedur administratif.
Namun, Hanoi masih menghadapi beberapa kesulitan dalam proses implementasinya, terutama karena volume prosedur administratif yang didesentralisasikan ke daerah sangat besar dan banyak prosedur baru memerlukan keahlian khusus, sementara kapasitas pejabat tingkat komune terbatas. Di bidang transformasi digital, sumber daya manusia TI yang terspesialisasi masih kurang, dan beberapa sistem serta basis data tidak dapat terhubung dan dibagikan dengan Pemerintah Kota, sehingga memengaruhi kemajuan implementasi layanan publik daring.
Selama survei, Pusat memberikan delapan rekomendasi untuk meningkatkan mekanisme, proses, dan infrastruktur penegakan hukum. Usulan tersebut meliputi promosi penghapusan persyaratan sertifikasi yang tidak perlu, penerapan model "Stasiun Digital" di semua tingkatan layanan terpadu, uji coba desentralisasi bagi Komite Rakyat Hanoi untuk menentukan daftar prosedur penerbitan salinan elektronik, integrasi sistem VNeID dengan Portal Layanan Publik, dan uji coba mekanisme otorisasi digital dalam prosedur administratif.
Wakil Menteri Sains dan Teknologi Bui Hoang Phuong mengatakan bahwa Kementerian Sains dan Teknologi telah membentuk 12 kelompok kerja untuk bekerja sama dengan 34 provinsi dan kota. Melalui survei tersebut, Kementerian menemukan bahwa daerah-daerah telah secara proaktif menata aparaturnya, mempersingkat waktu pemrosesan, dan mendorong penerapan TI.
Kementerian Sains dan Teknologi juga telah membentuk Tim Tetap dan grup interaktif daring 24/7 untuk segera menanggapi rekomendasi dan meninjau dokumen hukum yang tidak sesuai, guna memastikan koridor hukum yang terpadu.
Kementerian akan berkoordinasi dengan Hanoi untuk mendorong penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi dalam penyediaan layanan publik daring, mempersingkat waktu pemrosesan prosedur, mengurangi biaya bagi masyarakat dan pelaku usaha, serta berfokus pada pelatihan pejabat, terutama dalam transformasi digital. Kementerian Sains dan Teknologi akan terus mendukung Hanoi khususnya dan daerah-daerah pada umumnya dalam menjalankan model pemerintahan daerah dua tingkat, terutama di bidang sains dan teknologi, inovasi, dan transformasi digital.
Sumber: https://doanhnghiepvn.vn/cong-nghe/bo-kh-cn-danh-gia-hoat-dong-cua-trung-tam-phuc-vu-hanh-chinh-cong-ha-noi/20250822083719500
Komentar (0)