Laporan yang disampaikan Menteri Keuangan Ho Duc Phoc menyatakan bahwa Pemerintah mengajukan perkiraan anggaran tambahan untuk belanja kesehatan, kependudukan, dan keluarga tahun 2024 kepada Kementerian Kesehatan sebesar lebih dari 424 miliar VND untuk melaksanakan perluasan kegiatan vaksinasi pada tahun 2024.
Secara spesifik, anggaran pembelian vaksin tahun 2024 dan cadangan 6 bulan pertama tahun 2025 lebih dari Rp423 miliar, meliputi 11 jenis vaksin, yaitu vaksin hepatitis B neonatal, TBC, polio oral, campak, campak-rubella, ensefalitis Jepang, difteri-pertusis-tetanus, tetanus-difteri dosis rendah, tetanus, Rota, dan DPT-VGB-Hib.
Termasuk lebih dari VND 110 miliar untuk membayar kontrak pembelian 2,8 juta dosis vaksin DPT-VGB-Hib pada tanggal 5 Februari 2024 antara Badan Pusat Statistik dan Badan Epidemiologi Nasional dengan Perusahaan Produk Vaksin dan Biologi No. 1.
Di samping itu, anggaran kompensasi kejadian tidak diinginkan (KTD) akibat vaksinasi tahun 2024 lebih dari 1,49 miliar VND, terdiri dari 118 juta VND untuk kompensasi 1 KTD berat tahun 2023 dan lebih dari 1,37 miliar VND yang diharapkan untuk kompensasi 12 KTD berat yang mungkin terjadi tahun 2024.
Dalam peninjauan tersebut, Ketua Komite Keuangan dan Anggaran Le Quang Manh mengatakan bahwa Komite Tetap Komite menemukan bahwa tugas vaksinasi yang diperluas telah dilaksanakan dan diatur secara berkala setiap tahun. Namun, tugas ini belum dianggarkan untuk awal tahun 2024.
Menurutnya, usulan Pemerintah untuk menambah dana tugas tersebut hingga Agustus 2024 terbilang cukup lambat. Oleh karena itu, ia menyarankan agar Pemerintah belajar dari pengalaman dan melaporkan untuk mengklarifikasi alasan keterlambatan alokasi anggaran tersebut.
Komite Tetap Komite Keuangan dan Anggaran ingin mengusulkan kepada Komite Tetap Majelis Nasional untuk mengizinkan Kementerian Kesehatan menambah perkiraan pengeluaran kesehatan, kependudukan, dan keluarga tahun 2024 sebesar lebih dari VND 424 miliar untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi yang diperluas sesuai dengan usulan Pemerintah.
Menteri Ho Duc Phoc kemudian menjelaskan bahwa ketika Kementerian Kesehatan mengajukan anggaran pembelian vaksin untuk pelaksanaan perluasan imunisasi, Kementerian Keuangan saat itu tidak memiliki dasar yang cukup untuk mengalokasikannya, karena tidak dapat membedakan apakah anggaran tersebut berasal dari anggaran daerah atau pusat. Kemudian, ketika ada peraturan baru, diputuskan untuk menggunakan anggaran pusat untuk alokasi.
Menutup sesi diskusi, Wakil Ketua Majelis Nasional Nguyen Duc Hai menyatakan bahwa Komite Tetap Majelis Nasional sepakat untuk menambah perkiraan pengeluaran kesehatan, kependudukan, dan keluarga tahun 2024 untuk Kementerian Kesehatan sebesar VND 424,514 juta untuk melaksanakan kegiatan vaksinasi yang diperluas sesuai dengan Pengajuan Pemerintah No. 369 tanggal 24 Juli 2024.
Wakil Ketua Majelis Nasional menekankan bahwa Pemerintah bertanggung jawab atas dasar hukum isi yang diusulkan, keakuratan data, kelengkapan, keabsahan, kepatuhan terhadap standar, norma, rezim pengeluaran dan kondisi tambahan, dan alokasi perkiraan anggaran sesuai dengan ketentuan hukum; mengelola dan menggunakan penyelesaian dana yang dialokasikan, dan menambah anggaran sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Anggaran Negara dan peraturan perundang-undangan yang relevan, memastikan ketepatan waktu, efisiensi, dan tujuan yang tepat, dan mencegah kerugian, pemborosan, dan hal-hal negatif.
Wakil Ketua Majelis Nasional mengusulkan agar Pemerintah segera meninjau dan menyelesaikan rancangan Resolusi Komite Tetap Majelis Nasional untuk melengkapi perkiraan anggaran tahun 2024 untuk Kementerian Kesehatan, mengirimkannya ke Komite Keuangan dan Anggaran, dan melaporkannya kepada Majelis Nasional pada sidang berikutnya.
Setelah pemungutan suara, 100% anggota Komite Tetap Majelis Nasional yang hadir menyetujui penambahan anggaran lebih dari 424 miliar VND untuk melaksanakan perluasan kegiatan vaksinasi.
[iklan_2]
Sumber: https://baotainguyenmoitruong.vn/bo-sung-du-toan-hon-424-ty-dong-thuc-hien-tiem-chung-mo-rong-378603.html
Komentar (0)