Pada tanggal 8 Maret, di provinsi Binh Dinh, Kementerian Informasi dan Komunikasi mengadakan konferensi untuk melaksanakan rencana kerja 2024 dan merangkum gerakan penghargaan dan motivasi pada tahun 2023 di bidang penyiaran radio dan televisi.

Distribusi konten radio dan televisi di platform digital.

Distribusi konten digital merupakan salah satu topik yang dibahas oleh unit penyiaran dalam konferensi tersebut. Bapak Do Le Thang, kepala Pusat Produksi dan Pengembangan Konten Digital Televisi Majelis Nasional Vietnam, menyatakan bahwa unit tersebut sedang menyelesaikan versi terakhir dari "Strategi Pengembangan Televisi Majelis Nasional Vietnam hingga tahun 2030," yang menyoroti dua pilar: produksi dan distribusi. Menurut Bapak Thang, banyak unit secara tradisional memproduksi konten karena kebiasaan dan mencurahkan sumber daya yang signifikan untuk meningkatkan kualitas produk. Pada kenyataannya, ini adalah tugas yang sulit, memakan waktu, dan tentu saja tidak cukup. Program yang bagus yang tidak dapat didistribusikan kepada penonton tidak akan mencapai dampak yang diharapkan.

Bapak Do Le Thang percaya bahwa syarat-syarat yang diperlukan dan memadai untuk berkembangnya televisi internet adalah harga smart TV dan biaya koneksi internet yang wajar, serta kecepatan akses yang tinggi dan stabil. Aplikasi penayangan televisi over-the-air (OTT) merupakan strategi distribusi konten yang sangat penting bagi Televisi Majelis Nasional Vietnam. Selain kehadiran Saluran 7 di lokasi yang mudah diakses di sebagian besar aplikasi penayangan televisi seperti TV360, VTVGo, MyTV,FPT Play, VieON, ClipTV, dll., unit ini juga memperluas kerja samanya dalam mendistribusikan konten VOD (video on demand) di aplikasi penayangan televisi paling populer di Vietnam.

"Mendistribusikan konten jurnalistik arus utama di internet mengharuskan reporter dan editor untuk 'menciptakan kembali' konten agar sesuai dengan karakteristik setiap platform dan kebiasaan pengguna di platform tersebut," kata Bapak Thang.

Televisi Majelis Nasional Vietnam juga memandang platform media sosial sebagai lingkungan komunikasi yang efektif untuk kegiatan Majelis Nasional serta untuk citra mereknya sendiri. Meskipun baru diluncurkan pada awal tahun 2022, saluran TikTok, Facebook, YouTube, dan Zalo yang dikelola oleh Televisi Majelis Nasional Vietnam telah mencapai 800 juta penayangan konten.