Untuk melaksanakan secara efektif kegiatan komunikasi dan edukasi guna mencegah dan memberantas perdagangan manusia, maka di tingkat kementerian, lembaga, dan organisasi di tingkat pusat dan daerah, khususnya perkumpulan seperti Persatuan Perempuan, difokuskan pada upaya penyebarluasan kegiatan pencegahan dan pemberantasan perdagangan manusia melalui media massa dan langsung kepada masyarakat.
[keterangan id="attachment_605479" align="aligncenter" width="700"]Serikat Perempuan Vietnam secara efektif melaksanakan pekerjaan komunikasi
Komite Sentral Serikat Perempuan Vietnam telah menyelenggarakan kegiatan dan menerapkan "Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku Masyarakat", dengan fokus pada:
Pertama, berkoordinasi dengan Kementerian Keamanan Publik dan Komite Rakyat Provinsi Lang Son untuk menyelenggarakan unjuk rasa dalam rangka "Hari Nasional Pencegahan dan Pemberantasan Perdagangan Manusia - 30 Juli" beserta berbagai kegiatan lainnya.
Kedua, berkoordinasi dengan Komando Penjaga Perbatasan untuk menyelenggarakan pelatihan dengan tema "Situasi Kejahatan Perdagangan Manusia dan Hal-hal yang Dapat Dilakukan untuk Berkontribusi dalam Pemberantasan Perdagangan Manusia" bagi hampir 300 pengurus Serikat Perempuan di wilayah perbatasan, kecamatan, dan kota.
Ketiga, terus mengorganisasikan dan melaksanakan program "Pendampingan Perempuan di Daerah Perbatasan", dengan fokus pada dukungan metode propaganda dan pendidikan untuk meningkatkan pengetahuan perempuan dari kelompok minoritas, serta berkontribusi dalam menyelesaikan berbagai permasalahan perempuan yang mendesak dan kerap terjadi di daerah perbatasan, seperti perdagangan manusia, pelecehan seksual terhadap perempuan, kekerasan dalam rumah tangga, imigran ilegal, dan sebagainya.
Berikutnya adalah menyelenggarakan lokakarya, dialog, dan diskusi untuk jaringan reporter, kolaborator, dan propagandis yang memiliki pengetahuan dan keterampilan dalam pencegahan dan pengendalian kejahatan; pencegahan dan pengendalian narkoba; dan pencegahan dan pengendalian perdagangan manusia.
Propaganda proteksionis di luar negeri
Selain itu, Kementerian Luar Negeri juga menggalakkan propaganda dan meningkatkan efektivitas hotline perlindungan warga negara Vietnam di luar negeri (0981848484) untuk segera memberikan dukungan kepada warga negara Vietnam di luar negeri dan korban perdagangan manusia. Bersamaan dengan itu, Kementerian Luar Negeri juga menyelenggarakan pelatihan pencegahan dan penanggulangan perdagangan manusia, termasuk memperbarui tren terbaru dalam kejahatan perdagangan manusia bagi pejabat perwakilan Vietnam di luar negeri.
Kementerian Tenaga Kerja, Penyandang Disabilitas Perang, dan Urusan Sosial telah meningkatkan propaganda di hotline anti-perdagangan manusia melalui hotline perlindungan anak nasional, dan melakukan survei tentang kesadaran masyarakat terhadap hotline 111 tentang aktivitas migrasi dan perdagangan manusia.
Berdasarkan laporan dari satuan dan daerah, modus operandi yang berkembang adalah dengan memanfaatkan momentum menjelang dan sesudah Tahun Baru Imlek, saat jumlah orang yang bepergian dan berdagang barang di daerah perbatasan, khususnya perbatasan Vietnam-Tiongkok, meningkat tajam, dengan cara mengorganisir keluarnya orang secara ilegal, migrasi, buruh musiman, lalu menipu dan menjual mereka untuk kerja paksa, prostitusi paksa, dan kawin paksa... serta terus menerus mengungkap warga negara Vietnam, termasuk mereka yang pernah menjadi korban di masa lalu, yang berkolusi dengan warga negara asing yang mengetahui daerah perbatasan untuk menipu dan mengiming-imingi korban, termasuk keluarga mereka, agar menjual mereka.
[keterangan id="attachment_605483" align="aligncenter" width="800"]Para pelaku, melalui jejaring sosial, menyamar sebagai polisi dan penjaga perbatasan, menelepon untuk menggoda dan berkenalan dengan para korban, yang sebagian besar adalah perempuan etnis Mong berusia antara 16 dan 23 tahun. Mereka berpura-pura jatuh cinta, menjanjikan pernikahan, berkencan, mengajak mereka jalan-jalan, atau mengendalikan dan mengancam para korban, lalu menjual mereka ke luar negeri. Pihak berwenang menemukan insiden-insiden tersebut terjadi di provinsi-provinsi perbatasan utara seperti Dien Bien, Lao Cai, Son La, dan Yen Bai.
Situasi jual beli organ tubuh manusia untuk disewakan sangatlah rumit. Selama masa operasionalnya, jalur ilegal ini meraup keuntungan puluhan miliar dong.
Secara umum, kementerian, lembaga, dan daerah telah memberikan perhatian dalam pengarahan dan penyusunan program serta rencana spesifik, serta secara proaktif dan cepat memberikan nasihat dan mengusulkan penerbitan dokumen pengarahan, pengoperasian, dan koordinasi pelaksanaan tugas pokok.
Upaya pencegahan perdagangan manusia telah mengalami perubahan yang nyata, terutama dalam hal komunikasi pencegahan dan pemberantasan perdagangan manusia di media massa. Sektor peradilan telah berkoordinasi secara erat, mempercepat proses penyidikan, penuntutan, dan persidangan kasus perdagangan manusia sesuai dengan instruksi. Penerimaan dan pendampingan korban untuk berintegrasi kembali ke masyarakat telah dilaksanakan sesuai dengan peraturan. Kementerian dan sektor terkait telah segera meneliti, mengembangkan, dan mengusulkan kepada otoritas terkait untuk mengimplementasikan dokumen hukum yang baru diterbitkan. Kerja sama internasional terus diperkuat dan diperluas.
Phuong Anh
Komentar (0)