TPO – Setelah dua malam pertunjukan "Anh trai say hi" pada 7 dan 9 Desember, rumput di Stadion My Dinh tampak rusak. Dewan Manajemen Kompleks sedang aktif memperbaiki dan merenovasi untuk persiapan jika tim Vietnam berhasil mencapai semifinal Piala ASEAN 2024.
Rencananya, VFF telah melaporkan kepada AFF untuk memilih Stadion My Dinh sebagai kandang tim Vietnam jika pelatih Kim Sang-sik dan timnya berhasil meraih tiket ke semifinal dan final Piala ASEAN 2024. Isu ini sempat meresahkan karena baru-baru ini My Dinh secara terus-menerus menggelar dua konser musik besar bertajuk "Anh Trai Say Hi" pada 7 dan 9 Desember. |
Pemasangan peralatan, papan plastik, dll. untuk acara musik memengaruhi kualitas lapangan. Karena alasan ini, pada babak penyisihan grup, tim Vietnam harus memilih Stadion Viet Tri ( Phu Tho ) untuk bertanding, meskipun rencana awalnya adalah Stadion My Dinh. |
Menurut catatan reporter, setelah acara musik tersebut berakhir, para pekerja mengumpulkan peralatan dan membersihkan Stadion My Dinh. Rumputnya masih hijau tetapi layu, permukaan lapangan cukup keras, banyak bekas dan gundukan, dan tidak mencapai kerataan yang disyaratkan, tidak memenuhi standar. |
Pekerja membersihkan benda-benda aneh yang tertinggal di rumput Stadion My Dinh setelah dua konser. |
Lapangan terbagi menjadi kotak-kotak catur, rumputnya tidak rata dan tidak lagi memenuhi standar. |
Beberapa area dekat perbatasan dibiarkan kosong. |
Rumputnya secara umum berwarna hijau tetapi ada beberapa bagian kecil yang menguning. |
Lapangan rusak parah setelah konser. |
Petugas kebersihan menggunakan blower industri untuk meniup glitter dan kertas bekas. |
Area tribun telah dibersihkan selama beberapa hari terakhir. |
Stadion Viet Tri berkapasitas 20.000 kursi, yang hanya separuh dari Stadion My Dinh, diperkirakan tidak akan mampu memenuhi permintaan penonton jika tim Vietnam mencapai semifinal. Pelatih Kim Sang-sik dan timnya akan kehilangan dukungan besar dari para penggemar. |
Ke depannya, manajemen Stadion My Dinh harus secara aktif merawat dan memelihara permukaan rumput agar kembali seperti semula. Setelah itu, panitia penyelenggara Piala AFF 2024 akan melakukan penilaian praktis untuk menentukan apakah Stadion My Dinh layak menjadi tuan rumah turnamen atau tidak. |
Komentar (0)