Menanggapi kebijakan pajak impor AS baru-baru ini, seorang perwakilan Kementerian Perindustrian dan Perdagangan mengatakan bahwa hal ini dapat mengubah dan menggeser arus perdagangan global. Untuk pelaku usaha, Kementerian telah secara proaktif berkoordinasi dengan berbagai industri untuk bersiap menghadapi berbagai skenario.
Seperti dilansir surat kabar PNVN, pada sore hari tanggal 5 Maret, Kantor Pemerintah mengadakan konferensi pers untuk pertemuan rutin Pemerintah pada bulan Februari 2025.
Menganalisis dampak kebijakan perdagangan yang baru-baru ini diajukan Presiden AS Donald Trump yang akan memengaruhi industri ekspor negara kita, Bapak Nguyen Sinh Nhat Tan, Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan, mengatakan, "Hingga saat ini, Presiden AS juga telah mengeluarkan sejumlah kebijakan, terutama terkait pengenaan pajak, pengenaan pajak atas semua barang di dunia . Namun, barang-barang tersebut memiliki tarif pajak yang berbeda, dan juga dikenakan di berbagai negara. Kita tidak berada di luar negeri dan terdampak oleh hal ini."
Kementerian Perindustrian dan Perdagangan telah berkoordinasi secara intensif dengan kementerian dan lembaga terkait, dan kementerian serta lembaga terkait sendiri telah sangat proaktif dalam menyampaikan laporan ringkasan maupun laporan individual kepada Pemerintah. Pemerintah diperkirakan akan mengadakan rapat pada bulan Maret untuk membahas topik-topik utama dan solusinya.
Dampak kebijakan ini dapat memengaruhi seluruh dunia dan dapat mengubah serta menggeser arus perdagangan. Oleh karena itu, kantor-kantor perdagangan Vietnam di semua negara perlu segera mempelajari dan mengirimkan informasi.
Bapak Nguyen Sinh Nhat Tan menambahkan: Melalui Kedutaan Besar AS di Vietnam, Kedutaan Besar Vietnam di Amerika Serikat, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan telah secara proaktif menyampaikan pesan kepada Amerika Serikat tentang keinginan untuk memelihara dan membangun hubungan ekonomi dan perdagangan yang harmonis, berkelanjutan, dan saling menguntungkan dengan Amerika Serikat; pada saat yang sama, menegaskan bahwa Vietnam tidak memiliki kebijakan apa pun yang dapat merugikan pekerja AS atau keamanan nasional.
Bapak Nguyen Sinh Nhat Tan, Wakil Menteri Perindustrian dan Perdagangan, menjawab pertanyaan pers
Menteri Perindustrian dan Perdagangan diperkirakan akan bertemu dengan Perwakilan Dagang AS pada 13 Maret untuk membahas dan melanjutkan hubungan baik antara Vietnam dan Amerika Serikat. Vietnam dan Amerika Serikat merupakan dua negara dengan perekonomian yang saling melengkapi. Ketidakseimbangan perdagangan antara kedua negara disebabkan oleh sifat saling melengkapi dari kedua perekonomian tersebut, yang disebabkan oleh struktur ekspor dan perdagangan luar negeri kedua negara. Barang-barang Vietnam yang diekspor ke Amerika Serikat sebagian besar bersaing dengan negara ketiga, bukan secara langsung dengan bisnis AS di pasar AS. Sebaliknya, hal ini juga menciptakan kondisi bagi konsumen AS untuk menggunakan barang-barang Vietnam yang murah.
Bagi dunia usaha, Kementerian Perindustrian dan Perdagangan juga telah proaktif berkoordinasi dengan pelaku industri untuk mempersiapkan diri menghadapi berbagai skenario. Untuk terus berkembang dalam konteks ekonomi dunia yang fluktuatif dan sulit, selain upaya Pemerintah, kementerian dan pelaku industri juga harus mengandalkan kepekaan, proaktif mengikuti pasar, serta kemampuan beradaptasi, mengeksplorasi, dan mengembangkan daya saing pelaku usaha itu sendiri. Pelaku usaha perlu terus proaktif membangun peta jalan dan solusi untuk mendiversifikasi pasar ekspor, meningkatkan kualitas produk, memastikan standar teknis, ketenagakerjaan, lingkungan, dan sebagainya. Secara khusus, perlu difokuskan pada pengendalian asal bahan baku produksi, serta mengevaluasi secara cermat kerja sama investasi dengan pelaku usaha dari negara-negara yang sedang mengalami ketegangan perdagangan dengan Amerika Serikat.
[iklan_2]
Source: https://phunuvietnam.vn/chinh-sach-thue-quan-cua-hoa-ky-co-the-thay-doi-dich-chuyen-dong-chay-thuong-mai-tren-toan-cau-20250305170902578.htm
Komentar (0)