Klub Kepolisian Kota Ho Chi Minh tampil mengesankan dengan kemenangan meyakinkan atas Hanoi FC di Stadion Thong Nhat pada hari pembukaan V-League 2025-2026. Dengan awal yang gemilang, tim asuhan Pelatih Le Huynh Duc dengan cepat dianggap sebagai kandidat juara musim ini.
Hapus "kutukan" tidak menang di Hanoi?
Pertandingan pertama musim baru selalu diwarnai banyak faktor tak terduga, dan hasilnya tidak dapat secara akurat menilai kekuatan masing-masing tim. Oleh karena itu, Klub Kepolisian Kota Ho Chi Minh membutuhkan hasil positif lainnya saat menghadapi lawan tangguh, The Cong Viettel, untuk membuktikan posisinya sebagai kandidat juara V-League.
Saat masih bernama Stadion Thong Nhat, tim di Stadion Thong Nhat sering kesulitan meraih poin saat bermain di Hanoi. Statistik V-League musim lalu menunjukkan bahwa Ho Chi Minh City FC hanya meraih 1 poin dalam 3 pertandingan di ibu kota, termasuk hasil imbang melawan Cong An Ha Noi dan kekalahan dari Ha Noi FC serta The Cong Viettel.
Meskipun telah banyak mengalami peningkatan belakangan ini, tim Kota Ho Chi Minh belum mampu menghapus "kutukan" kegagalan meraih kemenangan di Hanoi sejak 2017. Baru-baru ini, para penggemar disuguhi penampilan gemilang Kepolisian Kota Ho Chi Minh melawan Hanoi FC. Mereka berharap pelatih Le Huynh Duc dan timnya dapat terus mempertahankan performa tinggi mereka untuk meraih 3 poin saat bertanding di Stadion Hang Day, melawan tim tuan rumah The Cong Viettel.
Akankah Klub Kepolisian Kota Ho Chi Minh (tengah) membuktikan kekuatannya melalui hasil putaran kedua V-League 2025-2026? (Foto: HOANG TRIEU)
Dalam sejarah 5 pertandingan terakhir kedua tim, Cong Viettel menang 2 kali dan seri 2 kali melawan Cong An TP HCM. Cong Viettel juga tidak pernah kalah saat menjamu Cong An TP HCM di kandang sejak 2007.
Musim ini, "tim prajurit" juga menjadi kandidat juara domestik karena merekrut banyak pemain muda dengan ambisi besar, pengalaman, dan tingkat profesional yang tinggi. Pada laga pembuka V-League 2025-2026, Cong Viettel hampir menang melawan Cong An Ha Noi dan hasil imbang 1-1 antara kedua tim ibu kota tersebut juga dinilai memiliki kualitas profesional yang tinggi.
Di bawah bimbingan ahli strategi veteran Bulgaria, Velizar Popov, gaya bermain The Cong Viettel perlahan menjadi lebih kohesif dan halus. Lini-lini pertahanan terkoordinasi dengan mulus, harmonis, dan mencapai efisiensi tinggi saat menerapkan taktik serangan balik defensif.
Sementara itu, meskipun tidak banyak bintang dalam skuad, Kepolisian Kota Ho Chi Minh adalah tim yang solid. Para pemain dengan cepat menyerap filosofi permainan staf pelatih dan tahu cara mengubah taktik dengan tepat, sesuai dengan setiap tahap dan perkembangan pertandingan.
Mengalahkan lawan terkenal, Hanoi Club, juga menciptakan kegembiraan bagi Tuan Le Huynh Duc dan timnya sebelum perjalanan tandang ke ibu kota untuk menghadapi tim tuan rumah The Cong Viettel.
Kekuatan dari pertahanan
Kemenangan Kepolisian Kota Ho Chi Minh di laga pembuka V-League 2025-2026 sebagian besar berkat lini pertahanan mereka. Trio bek tengah Matheus Felipe, Khong Minh Gia Bao, Tran Hoang Phuc, dan kiper Patrik Le Giang saling melindungi dengan sangat baik. Kemampuan membaca situasi secara sensitif, serta menyusun strategi pertahanan yang tepat dan tepat waktu, membantu Kepolisian Kota Ho Chi Minh menetralisir sebagian besar "gelombang" serangan dari Hanoi Club.
Selain itu, mobilitas kedua pemain sayap, Vo Huy Toan dan Le Quang Hung, tak hanya membantu tim asuhan pelatih Le Huynh Duc meredakan tekanan lawan, tetapi juga meningkatkan kemampuan mereka dalam mendukung serangan sayap. Quang Hung berperan penting dalam menciptakan peluang bagi Tien Linh untuk mencetak gol pembuka, sementara Huy Toan dengan leluasa mengoper bola kepada rekan-rekannya di sayap kiri sebelum menyelesaikannya dengan tendangan keras yang menambah skor bagi Klub Polisi Kota Ho Chi Minh.
Pertahanan yang solid menjadi modal bagi lini depan untuk bermain dengan tenang dan percaya diri dalam menyelesaikan tugas yang diberikan. Perubahan susunan pemain inti Kepolisian Kota Ho Chi Minh di bawah pelatih Le Huynh Duc membantu lini tengah menguasai bola lebih baik dan secara proaktif melancarkan serangan dari kandang sendiri. Khususnya, para gelandang Duc Phu, Endrick, dan Quoc Cuong berperan sebagai "satelit" yang menyediakan bola untuk serangan, sekaligus mendukung pertahanan dan melakukan intersepsi dari jarak jauh.
Pelatih Le Huynh Duc berkomentar: "Tim menambah pemain baru sebelum musim dimulai, tetapi tidak punya cukup waktu untuk berkenalan dan berlatih bersama. Jika lini pertahanan lebih terkoordinasi dengan baik di masa mendatang, Klub Kepolisian Kota Ho Chi Minh akan menjadi tim yang sulit dikalahkan."
Sumber: https://nld.com.vn/cho-clb-cong-an-tp-hcm-chung-to-thuc-luc-196250821211251908.htm
Komentar (0)