Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Banyak penyakit dapat disembuhkan dengan cabai.

VnExpressVnExpress24/02/2024


Cabai memiliki rasa pedas dan menghangatkan, serta banyak kegunaan seperti antiseptik, perangsang pencernaan, dan pengobatan malaria, tetapi mengonsumsi terlalu banyak dapat membahayakan perut.

Menurut Dr. Huynh Tan Vu, dari Rumah Sakit Universitas Kedokteran dan Farmasi di Kota Ho Chi Minh - Cabang 3, bagian-bagian tanaman cabai seperti buah, akar, dan daun telah digunakan sebagai obat selama beberapa generasi.

Menurut pengobatan tradisional, cabai memiliki rasa pedas dan panas. Khasiatnya meliputi menghangatkan perut, menghilangkan hawa dingin, memperkuat limpa, membantu pencernaan, meredakan nyeri, dan melawan kanker. Banyak orang menggunakan cabai untuk mengobati sakit perut yang disebabkan oleh hawa dingin, gangguan pencernaan, nyeri sendi, dan secara eksternal untuk mengobati gigitan ular dan serangga.

Penelitian medis modern konsisten dengan pengobatan tradisional mengenai khasiat obat dari cabai. Cabai mengandung beberapa senyawa aktif, termasuk kapsikain, suatu alkaloid yang terdapat sekitar 0,05-2% dari komposisinya. Struktur kimianya telah diidentifikasi sebagai asam isodeksenat vanililamida, yang menguap pada suhu tinggi dan menyebabkan bersin hebat.

Selain itu, terdapat kapsaisin, bahan aktif yang menyebabkan warna merah dan rasa panas, yang hanya muncul ketika cabai matang, dengan kandungan 0,01-0,1%. Kapsaisin merangsang otak untuk memproduksi endorfin, zat mirip morfin endogen dengan sifat analgesik, yang sangat bermanfaat bagi pasien dengan radang sendi kronis dan kanker.

Cabai membantu mencegah penyakit jantung karena mengandung senyawa tertentu yang meningkatkan sirkulasi darah, mencegah penggumpalan trombosit yang dapat dengan mudah menyebabkan kejadian kardiovaskular. Buah ini juga membantu mencegah tekanan darah tinggi.

Cabai memiliki beberapa manfaat lain, termasuk mengendalikan penyakit kardiovaskular, mencegah kanker, mencegah stroke, meningkatkan kekebalan tubuh, melawan flu, mengobati sakit kepala, menurunkan kolesterol darah, dan membantu penurunan berat badan.

Saat ini, banyak tempat menggunakan kapsikain, zat yang ditemukan dalam cabai, untuk membuat plester atau krim topikal yang efektif meredakan nyeri akibat efek samping herpes zoster.

Beberapa pengobatan tradisional menggunakan cabai.

Mengatasi kerontokan rambut yang disebabkan oleh kemoterapi.

Rendam 100g cabai dalam anggur putih selama 10-20 hari. Oleskan anggur ini ke kulit kepala untuk merangsang pertumbuhan rambut.

Mengatasi nafsu makan dan gangguan pencernaan yang disebabkan oleh kanker.

Konsumsilah 100 gram cabai dan 100 gram kacang hitam yang sudah dihaluskan menjadi bubuk setiap hari.

Mengatasi pencernaan lambat

Cabai digunakan sebagai bumbu dan dikonsumsi setiap hari.

Mengatasi sakit perut yang disebabkan oleh flu

Haluskan 1-2 buah cabai dan 20g kunyit hingga menjadi bubuk, lalu minum 2-3 kali sehari.

Mengobati radang sendi kronis

1-2 buah cabai; masing-masing 30g *Dendrobium nobile* (sejenis tanaman merambat) dan *Smilax glabra* (sejenis akar). Rebus bahan-bahan ini bersama-sama dan minum satu dosis per hari.

Mengobati eksim

Ambil segenggam daun cabai segar dan satu sendok makan pasta beras fermentasi. Giling keduanya bersama-sama, bungkus dengan kain bersih, dan oleskan pada area yang terkena eksim setelah dicuci dengan air garam.

Pengobatan untuk stroke

Hancurkan daun cabai (jenis cabai rawit yang berbuah kecil), tambahkan air dan sedikit garam, saring cairannya lalu berikan kepada pasien untuk diminum. Oleskan sisa bubuk cabai ke gigi untuk membantu pasien sadar kembali.

Pengobatan untuk gigitan ular dan kalajengking

Hancurkan daun cabai dan oleskan pada luka, lalu balut. Lakukan ini 1-2 kali sehari sampai rasa sakit mereda; penyembuhan biasanya memakan waktu 2-3 jam.

Mengobati psoriasis

Ambil segenggam besar daun cabai (segenggam penuh, sangrai hingga matang tetapi jangan sampai gosong), semangkuk getah bambu yang sudah dikerok, 7-9 lembar daun Kalanchoe pinnata (sejenis tanaman obat), dan sekitar 300 g Centella asiatica. Masukkan semua bahan ke dalam panci berisi 2 liter air, rebus hingga matang, dan minum secara bertahap sebagai pengganti teh. Minum sekitar 3 teko campuran ini seharusnya dapat menyembuhkan penyakit tersebut.

Nyeri perut kronis

Akar cabai, akar lemon, dan akar Huang Li, masing-masing sekitar 10g. Sangrai hingga berwarna cokelat keemasan, lalu rebus dan minum satu dosis per hari.

Mengatasi nyeri punggung dan nyeri sendi.

Lima belas buah cabai matang, tiga lembar daun pepaya, dan 80g akar *Cynanchum stauntonii* dihancurkan dan direndam dalam alkohol dengan perbandingan 1:2. Campuran ini kemudian digunakan untuk pijat dan akan membantu mempercepat pemulihan.

Mengobati bisul

Hancurkan daun cabai dengan sedikit garam dan oleskan pada bisul yang bernanah; ini akan mengurangi rasa sakit, membantu bisul pecah, dan mempercepat penyembuhan.

Mengatasi suara serak

Gunakan cabai sebagai obat kumur (dalam bentuk tingtur).

Amerika dan Italia



Tautan sumber

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Oh, tanah kelahiranku!

Oh, tanah kelahiranku!

Damai itu indah.

Damai itu indah.

SELAMAT NATAL

SELAMAT NATAL