Tuan Esteban Lazo Hernández mengunjungi Vietnam tidak hanya sebagai Presiden Majelis Nasional , tetapi juga atas nama Partai dan Negara Kuba.
Kunjungan ini dilakukan bertepatan dengan peringatan kunjungan Pemimpin Fidel Castro, Perdana Menteri Republik Kuba saat itu, ke tanah yang baru dibebaskan di Quang Tri 50 tahun yang lalu (September 1973). Oleh karena itu, kunjungan ini memiliki makna penting, berkontribusi dalam mempererat persahabatan dan solidaritas istimewa antara Vietnam dan Kuba.
Wakil Ketua Majelis Nasional Nguyen Duc Hai menyambut Ketua Majelis Nasional Kuba di Bandara Noi Bai (Hanoi), pada pagi hari tanggal 24 September. (Sumber: Dan Tri) |
Menurut jadwal, Presiden Majelis Nasional Kuba Esteban Lazo Hernandez akan menyambut Sekretaris Jenderal Nguyen Phu Trong, bertemu dengan Presiden Vo Van Thuong dan Ketua Majelis Nasional Vuong Dinh Hue.
Delegasi juga pindah ke Quang Tri untuk berpartisipasi dalam serangkaian kegiatan seperti memberikan bunga kepada patung Pemimpin Fidel Castro, mengunjungi Jembatan Hien Luong... Pada tanggal 26 September, Presiden Majelis Nasional Kuba akan bergabung dengan Sekretaris Tetap Sekretariat dan Kepala Komite Organisasi Pusat Truong Thi Mai untuk menghadiri upacara memperingati ulang tahun ke-50 kunjungan Pemimpin Fidel Castro ke Zona Pembebasan Vietnam Selatan.
Tahun ini, Vietnam dan Kuba telah menyelenggarakan banyak kegiatan untuk merayakan peristiwa penting: 60 tahun sejak Kuba membentuk Komite Solidaritas dengan Vietnam Selatan (25 September 1963 - 25 September 2023), pendahulu Asosiasi Persahabatan Kuba-Vietnam saat ini; 50 tahun sejak pemimpin Fidel Castro pertama kali mengunjungi Vietnam dan pergi ke Zona Pembebasan Vietnam Selatan (September 1973 - 2023)...
Kegiatan peringatan penting di Vietnam termasuk peringatan 50 tahun kunjungan pertama Panglima Tertinggi Fidel Castro ke Vietnam, ke Zona Pembebasan Vietnam Selatan (12 September 1973 - 12 September 2023) dan pembukaan pameran foto "Kemenangan Besar Kuba dan Vietnam", pada 12 September, yang diselenggarakan oleh Kedutaan Besar Kuba di Hanoi.
Juga pada tanggal 12 September, di Kuba, Sekretaris Pertama Komite Sentral Partai Komunis Kuba dan Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel memimpin peringatan 50 tahun kunjungan pertama Panglima Tertinggi Fidel Castro ke Vietnam dan zona Vietnam Selatan yang baru dibebaskan (September 1973 - September 2023).
Pada upacara tersebut, Duta Besar Vietnam untuk Kuba, Le Thanh Tung, menegaskan bahwa kunjungan Presiden Fidel Castro ke Vietnam pada tahun 1973 merupakan tonggak penting dalam hubungan bilateral. Tindakan Pemimpin Fidel Castro tersebut merupakan sumber dorongan yang besar bagi kekuatan revolusioner, dan sekaligus berkontribusi dalam menyebarkan gerakan solidaritas dengan Vietnam ke seluruh dunia. Duta Besar Vietnam tersebut menyatakan keyakinannya bahwa Kuba akan mengatasi semua kesulitan dan rintangan serta meraih banyak kemenangan dalam upaya membangun sosialisme.
Baru-baru ini, dalam pertemuan antara Perdana Menteri Pham Minh Chinh dan Sekretaris Pertama sekaligus Presiden Kuba Miguel Díaz-Canel pada kesempatan menghadiri Debat Umum Tingkat Tinggi Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York (AS) pada tanggal 20 September, para pemimpin kedua negara menegaskan upaya mereka untuk berkoordinasi dengan baik dalam menyelenggarakan kegiatan untuk merayakan ulang tahun ke-50 kunjungan Presiden Fidel ke Zona Pembebasan Vietnam Selatan, khususnya pada kesempatan kunjungan ke Vietnam oleh Presiden Majelis Nasional Kuba Esteban Lazo Hernández (dari tanggal 24-28 September).
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)