Hingga kini, Ibu Nguyen Khanh Chi, seorang guru di Sekolah Menengah Atas Huynh Thuc Khang ( Hanoi ) masih belum bisa menerima kenyataan bahwa muridnya yang kecil dan penurut, Pham Hoang Gia Linh (lahir 2005) meninggal dunia dalam kebakaran di sebuah gedung apartemen mini di Jalan Khuong Ha, Distrik Thanh Xuan.
Gia Linh adalah mantan siswa kelas 12A8, baru saja mendaftar di Universitas Pendidikan , Universitas Nasional Hanoi selama 2 hari.
Di halaman Facebook pribadinya, Ibu Nguyen Khanh Chi menulis surat emosional untuk mengucapkan selamat tinggal kepada murid-murid kesayangannya.
Menunggu selama 5 jam untuk mengetahui di mana kamu berada, rumah sakit mana, atau di mana kamu berada di rumah dingin itu, aku hanya bisa memegang wajahku dan menangis. Pasti sangat sulit bagimu, kan, Linh? Anakku, meskipun kebakaran tadi malam merenggutmu, aku dan semua orang akan selalu menyayangimu dan menyayangimu! Saat kamu pergi ke dunia mimpi itu, ingatlah untuk menjaga kesehatanmu dan berbahagialah, anakku!
Ibu Chi mengatakan bahwa karena kedua guru dan murid saling menyayangi dan dekat, mereka sering memanggil satu sama lain dengan sebutan ibu dan anak. Ia berkomentar bahwa Gia Linh "lembut seperti adonan, pandai bernyanyi, dan belajar dengan baik".
Guru tersebut menulis surat perpisahan kepada muridnya yang meninggal dalam kebakaran apartemen mini yang membuat siapa pun yang membacanya terisak karena sedih. (Tangkapan layar)
Pagi-pagi sekali tanggal 13 September, Ibu Chi menerima informasi bahwa apartemen kecil tempat Gia Linh tinggal terbakar. Ia segera mengangkat telepon dan menghubungi Linh. Di ujung telepon, hanya terdengar dering panjang, tidak ada yang menjawab. Hati sang guru membara, ia hanya bisa berdoa untuk keselamatan muridnya.
Setelah tugas paginya di sekolah, dia dan teman-temannya di klub seni (di mana Linh menjadi anggota selama sekolah menengah) bergegas ke Rumah Sakit Militer 103 untuk menunggu.
" Saat itu, saya hanya berdoa semoga orang yang terbaring di sana bukanlah anak saya, tetapi kenyataan pahitnya adalah anak saya telah meninggalkan kami untuk selamanya, " ujar Ibu Chi dengan penuh emosi.
Gedung apartemen mini 10 lantai itu luluh lantak setelah kebakaran semalam. (Foto: Vien Minh)
Sebelumnya, pada hari pertama sekolah, guru dan murid berpelukan erat. Linh juga berjanji untuk kembali ke sekolah setiap tahun pada hari itu. Namun, kebakaran pada malam 12 September menghanguskan janji ini, dan ia tidak akan pernah bisa kembali ke sekolah lagi.
"Anak saya baru saja masuk sekolah dan baru sehari masuk sekolah. Mimpinya untuk menjadi siswa yang baik telah pupus. Saya bahkan belum sempat memberinya hadiah untuk mengucapkan selamat atas kepindahannya menjadi siswa baru," ungkap Ibu Chi.
Ia menambahkan bahwa sekolah telah mengambil sebagian dana untuk mengunjungi, menyemangati, dan mendukung kerabat Gia Linh. Bersamaan dengan itu, perkumpulan orang tua, siswa kelas 12A8, dan klub seni SMA Huynh Thuc Khang mengadakan penggalangan dana untuk mendukung kerabatnya.
Dr. Nguyen Quy Thanh, Rektor Universitas Pendidikan (Universitas Nasional Vietnam, Hanoi) juga menyampaikan belasungkawa kepada mahasiswa baru Pham Hoang Gia Linh.
" Ini merupakan kehilangan besar bagi keluarga dan sekolah," ujar kepala sekolah, seraya menambahkan bahwa Persatuan Pemuda sekolah saat ini sedang memobilisasi orang-orang baik hati untuk bergandengan tangan mendukung dan membantu keluarga siswi tersebut. Pihak sekolah juga mengunjungi, menyemangati, dan berbagi duka dengan kerabatnya.
Video: Lokasi kebakaran apartemen mini di distrik Thanh Xuan pada malam 12 September
Pada pukul 23.00 tanggal 12 September, kebakaran dahsyat terjadi di sebuah apartemen mini di No. 37, Gang 29/70, Jalan Khuong Ha (Distrik Thanh Xuan, Hanoi), menewaskan 56 orang dan melukai 37 lainnya. Di antara korban terdapat 29 siswa dan 1 guru.
Pada 13 September, Kepolisian Kota Hanoi mengeluarkan keputusan untuk menindaklanjuti kasus ini dan mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk menahan sementara Nghiem Quang Minh (lahir tahun 1979; saat ini berdomisili di Yen Hoa, Cau Giay, Hanoi) selama 4 bulan karena melanggar peraturan pencegahan dan penanggulangan kebakaran berdasarkan Pasal 313 KUHP. Minh adalah pemilik apartemen mini tempat kebakaran terjadi.
Menurut pihak berwenang, rumah tersebut memiliki luas sekitar 200 meter persegi, terletak di gang kecil yang dalam, 400 meter dari Jalan Khuong Ha. Rumah ini dibangun dengan gaya tabung dengan 1 fasad, 3 sisi berbatasan dengan rumah, 1 ruang bawah tanah untuk parkir, 8 lantai apartemen, dan 1 loteng. Sekitar 150 orang tinggal di sini. Menariknya, rumah tersebut memiliki izin untuk 6 lantai, tetapi investor secara sewenang-wenang membangun 9 lantai.
Setelah kebakaran, Kementerian Keamanan Publik meminta polisi setempat untuk memberi saran kepada pihak berwenang di tingkat yang sama untuk mengarahkan pemeriksaan umum dan peninjauan persyaratan keselamatan kebakaran untuk apartemen mini dan rumah kos dengan kepadatan penduduk tinggi, segera mendeteksi dan menangani pelanggaran secara tegas.
UJIAN UJIAN
[iklan_2]
Sumber
Komentar (0)