Pada tanggal 24 September, di Kota Da Nang, delegasi pejabat dari Kota Leipzig (Republik Federal Jerman) menandatangani perjanjian kerja sama antara Kota Leipzig, Sekolah Tinggi Teknologi Medis dan Farmasi Vietnam dan Rumah Sakit 199 - Kementerian Keamanan Publik .
Delegasi Kota Leipzig (Jerman) mengunjungi fasilitas Sekolah Tinggi Teknologi Medis dan Farmasi Vietnam
Secara khusus, Kota Leipzig akan mendukung Rumah Sakit 199 dalam mengembangkan area rehabilitasi, membentuk dan mengembangkan industri kedokteran olahraga, serta mengembangkan area spa dan perawatan kesehatan. Dengan partisipasi berbagai fasilitas dan organisasi seperti: Rumah Sakit St. Georg, Apelos, Eisenmoorbad Bad Schmiedeberg, Pusat Jantung Leipzig, Rumah Sakit Universitas Leipzig, ... Kota Leipzig membantu Rumah Sakit 199 membangun fondasi medis modern dan menyediakan layanan medis yang lebih baik.
Pada saat yang sama, Kota Leipzig akan bekerja sama dengan Sekolah Tinggi Teknologi Medis dan Farmasi Vietnam dalam memilih dan melatih staf medis, mengusulkan dan mengatur staf medis untuk fasilitas medis di Leipzig dan di seluruh Jerman.
Penandatanganan Nota Kesepahaman antara Kota Leipzig, Sekolah Tinggi Teknologi Kedokteran dan Farmasi Vietnam dan Rumah Sakit 199 - Kementerian Keamanan Publik
Selain itu, Sekolah Tinggi Teknologi Kedokteran dan Farmasi Vietnam akan mendukung pelatihan bagi para ahli Leipzig lainnya di berbagai bidang seperti: kuliner , perhotelan, konstruksi, industri, dll. melalui kunjungan dan pertukaran pakar, pelatihan pakar, transfer teknologi, kerja sama dalam kegiatan penyebaran informasi dan komunikasi, dll.
Bapak Nguyen Van Tuan - Ketua Dewan Direksi Sekolah Tinggi Teknologi Kedokteran dan Farmasi Vietnam mengatakan bahwa sekolah tersebut memiliki skala pelatihan 8.000 siswa, dengan fokus pada profesi kesehatan, terutama dokter umum, pengobatan tradisional, keperawatan, dan perawatan kecantikan.
Menurut Bapak Tuan, Jerman saat ini sedang kekurangan sumber daya manusia, sehingga ini merupakan kesempatan bagi sekolah untuk mengirimkan siswa Vietnam ke Jerman untuk belajar dan bekerja. "Kami berkomitmen untuk menyediakan sumber daya manusia berkualitas tinggi dengan semangat menghormati hukum Republik Federal Jerman," tegas Bapak Tuan.
Bapak Sebastian Kratsch – Kepala Departemen Pengembangan Ekonomi Kota Leipzig, mengatakan bahwa Kota Leipzig dan Jerman sangat membutuhkan tenaga kerja. Menurut Bapak Kratsch, Kota Leipzig sedang mengonseptualisasikan ekonomi kesehatan, dengan Kedokteran dan Farmasi dipilih sebagai ujung tombaknya.
"Kota Leipzig memiliki hubungan yang sangat baik dengan Vietnam. Leipzig merupakan pusat kerja sama Jerman dengan Vietnam, dan kerja sama ini dimulai di bidang medis," ujar Bapak Kratsch.
[iklan_2]
Sumber: https://nld.com.vn/co-hoi-viec-lam-cho-sinh-vien-tai-tp-leipzig-chlb-duc-196240924152438703.htm
Komentar (0)