Pendidikan khusus lebih sulit daripada mengajar di sekolah khusus, jadi guru selalu mengingatkan diri mereka sendiri untuk mencoba yang terbaik.
Guru harus memiliki rencana pelajaran terpisah untuk setiap anak.
Sejak 17 November 2016, Sekolah untuk Anak-Anak Disabilitas Quang Ngai resmi berubah menjadi Pusat Quang Ngai untuk Mendukung Pengembangan Pendidikan Inklusif. Mulai tahun ajaran 2017-2018, pusat ini mulai beroperasi dengan fungsi-fungsi baru.
Struktur Pusat Provinsi untuk Mendukung Pengembangan Pendidikan Inklusif saat ini mencakup 35 petugas, guru, staf, dan pekerja. Menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar dan pendidikan dasar di pusat dengan menggunakan metode pendidikan khusus bagi 118 siswa penyandang disabilitas dengan tipe semi asrama, yang mana 47 siswa diantaranya berdomisili dan berasrama di pusat.
Harus ada rencana pelajaran terpisah untuk setiap anak.
Mendidik anak-anak penyandang disabilitas adalah tugas yang sulit, membutuhkan ketekunan, kasih sayang kepada anak-anak, dan harapan untuk mencapai hasil yang memuaskan. Melalui setiap tahun pengajaran pengetahuan dan keterampilan kepada anak-anak, pusat ini memperoleh lebih banyak pengalaman dan pengetahuan. Anak-anak penyandang disabilitas yang belajar di pusat ini memiliki disabilitas mental dan fisik yang berbeda-beda, sehingga harus ada rencana pembelajaran terpisah untuk setiap jenis disabilitas.
Rencana pembelajaran dilengkapi dengan guru. Oleh karena itu, meskipun pusat ini hanya mendidik 118 anak, terdapat sekitar 30 guru yang harus dilibatkan. Para guru di pusat ini bekerja keras, karena ini bukan hanya mengajar, tetapi juga mendidik, dan mereka juga mencurahkan sebagian besar hati mereka untuk mengasuh anak-anak.
Pendidikan khusus di pusat, bagaimanapun juga, lebih sulit daripada mengajar di sekolah khusus, jadi guru-guru di pusat saling mengingatkan untuk berusaha sebaik-baiknya.
Membawa kegembiraan dan kebahagiaan bagi banyak keluarga dengan anak-anak cacat
Sistem pengajaran di pusat ini telah berjalan dengan sangat baik selama bertahun-tahun. Pusat ini telah mendeteksi, mengklasifikasikan, berkonsultasi, dan mengorganisir intervensi dini bagi anak-anak penyandang disabilitas di masyarakat dengan 15 anak usia prasekolah. Mengorganisir bimbingan karier (menjahit industri, pengolahan minuman) dan mendukung lapangan kerja (penjualan kopi, pencucian motor) bagi penyandang disabilitas. Melakukan statistik jumlah siswa penyandang disabilitas yang belajar di lembaga pendidikan di seluruh provinsi. Mendukung pendidikan inklusif bagi siswa penyandang disabilitas yang belajar di lembaga pendidikan di kabupaten, kota, dan kota besar. Siswa penyandang disabilitas seperti tuna rungu... di pusat ini memiliki kemampuan untuk mendapatkan pekerjaan yang baik, menjadi seorang profesional, dan bekerja untuk mendapatkan penghasilan.
Anak-anak di kelas bahasa Vietnam
Kepala sekolah dan guru-guru di pusat ini bekerja dengan tenang. Setiap tahun, setelah siswa lama lulus, mereka menyambut siswa baru. Dengan cara ini, pusat ini membawa sukacita dan kebahagiaan bagi banyak keluarga dengan anak-anak disabilitas.
Jumlah total siswa penyandang disabilitas di provinsi ini pada awal tahun 2024 di jenjang prasekolah, sekolah dasar, dan sekolah menengah adalah 1.927. Dari jumlah tersebut, 1.501 siswa belajar di fasilitas pendidikan terpadu. Jumlah siswa yang belajar di Pusat Dukungan Pengembangan Pendidikan Terpadu, Pusat Vo Hong Son, Pusat Tam Viet, dan Pusat Green Dream adalah 426.
Upaya mengintegrasikan anak-anak disabilitas ke dalam masyarakat masih terus berlangsung. Karier pendidikan pusat ini merupakan tujuan kemanusiaan yang luar biasa. Tanggal 20 November setiap tahun merupakan tonggak sejarah bagi para guru di pusat ini untuk merenungkan apa yang telah mereka lakukan dan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk apa yang akan mereka lakukan.
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/co-mot-noi-doi-hoi-su-kien-tri-tinh-yeu-thuong-ben-bi-cua-giao-vien-18524111919503635.htm
Komentar (0)