Jalan di sepanjang kanal Tham Luong sangat indah saat Tahun Baru Imlek
Báo Dân trí•04/02/2024
(Dan Tri) - Jalan di sepanjang tanggul kanal Tham Luong (bagian melalui distrik Go Vap) yang dulunya kumuh dan jarang penduduknya kini seperti "gaun berbunga-bunga", ramai dengan orang yang datang dan pergi pada kesempatan Tahun Baru Imlek 2024.
Pada hari-hari menjelang Tahun Baru Imlek 2024, jalan di sepanjang tanggul kanal Tham Luong (melalui distrik Go Vap) yang sebelumnya kotor, bau, dan jarang penduduk, kini menjadi lebih semarak dengan penjualan bunga Tet dan lalu lintas yang ramai. Puluhan kios yang menjual bunga Tet dari berbagai jenis dan ukuran berjajar di sepanjang jalan. Sebagian besar pedagang di sini berasal dari provinsi-provinsi di wilayah Barat, membawa bunga ke Kota Ho Chi Minh untuk dijual guna mendapatkan uang untuk dibawa pulang merayakan Tet.
Bapak Nguyen Van Tuan (44 tahun) membawa bunga dari Ben Tre ke Kota Ho Chi Minh untuk dijual selama Tahun Baru Imlek. Bapak Tuan mengatakan bahwa panen bunga tahun ini cukup baik, tetapi harganya rendah. Banyak jenis bunga yang harganya hanya setengah dari tahun lalu. "Di sini, mereka menjual eceran, tapi harganya semurah grosir. Saya membeli dua pot untuk dipajang di rumah saya sebagai dekorasi Tet agar suasananya lebih meriah," kata Ibu Do Thi Dung (48 tahun, tinggal di distrik Go Vap). Karena bunga-bunga diimpor langsung dari kebun-kebun di Barat, harganya pun terjangkau. Banyak pedagang grosir di Kota Ho Chi Minh juga datang ke sini untuk membeli bunga dan menjualnya kembali.
Ibu Dao Thi Hang (29 tahun), pemilik toko bunga di distrik Phu Nhuan, sedang memilih pohon kumquat mini untuk dijual. "Toko saya khusus menjual bunga segar. Karena di akhir tahun, banyak orang yang meminta pohon kumquat untuk meja makan, jadi saya mengimpor jenis ini untuk melayani pelanggan," ujar Ibu Hang. Pak Thang (45 tahun), seorang pekerja musiman, beristirahat sejenak saat mengantarkan bunga kepada pelanggan. "Akhir-akhir ini, banyak pelanggan yang menyewa saya untuk mengantar bunga. Terkadang saya harus bekerja sampai jam 2-3 pagi untuk pulang. Ini akhir tahun, jadi saya berusaha bekerja ekstra agar punya uang untuk dibelanjakan selama Tet," kata Pak Thang. Krisan adalah bunga yang populer selama Tet. Sebagian besar bunga di sini diambil dari Sa Dec ( Dong Thap ), beberapa orang bahkan menganggap tempat ini sebagai penjual bunga Sa Dec di Kota Ho Chi Minh. Selain pasar bunga Tet yang besar di pusat kota dengan area yang luas dan transportasi yang nyaman, banyak orang masih memilih untuk pergi ke pasar bunga ini di sepanjang tanggul untuk "membawa pulang musim semi". Selain krisan, bugenvil warna-warni juga dianggap sebagai "spesialisasi" di pasar bunga ini. Pot-pot bugenvil yang menarik dengan warna-warna cerah harganya mulai dari beberapa ratus ribu hingga jutaan VND, tergantung ukuran dan usia tanaman. Pot bunga tersebut dirawat dengan hati-hati oleh para pedagang untuk dipajang dan dijual kepada pelanggan dalam beberapa hari mendatang.
Komentar (0)