Daftar tersebut baru saja diumumkan secara luas oleh Kementerian Informasi dan Komunikasi kepada kementerian, cabang, dan daerah, termasuk platform digital, sistem informasi, dan aplikasi (secara kolektif disebut sebagai platform digital) yang diinvestasikan oleh kementerian dan cabang untuk penyebaran secara nasional dari tingkat pusat hingga daerah.

Saat ini, daftar tersebut mencakup 103 platform digital yang telah dan sedang diterapkan oleh kementerian dan lembaga di seluruh negeri. Di antara mereka, kementerian yang bertanggung jawab untuk berinvestasi dalam penerapan berbagai platform digital antara lain Kementerian Keuangan dengan 31 platform; Kementerian Keamanan Publik dengan 11 platform; Kementerian Konstruksi dengan 10 platform; Kementerian Dalam Negeri dan Kementerian Kehakiman masing-masing menerapkan 9 platform; Kementerian Perhubungan dengan 8 platform; dua Kementerian Perencanaan dan Investasi serta Kementerian Pendidikan dan Pelatihan, masing-masing menerapkan 7 platform.

W-elektronik-rental-1-322-3.jpg
Kementerian Keuangan saat ini menjadi lembaga yang paling banyak mengumumkan penerapan platform digital, sistem informasi, dan aplikasi untuk penggunaan nasional. Foto ilustrasi: Duy Vu

Bersamaan dengan pengumuman daftar platform digital yang telah diterapkan oleh kementerian dan cabang di seluruh negeri, dalam surat resmi yang dikirimkan kepada kementerian, cabang, dan daerah pada 15 Juli, Kementerian Komunikasi dan Informatika juga menyatakan bahwa daftar tersebut disusun oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika berdasarkan usulan dari kementerian dan cabang. Sekaligus, Kementerian Komunikasi dan Informatika menegaskan bahwa pengumuman daftar ini bertujuan untuk mendorong penerapan dan pemanfaatan platform digital secara nasional, menghindari tumpang tindih penerapan antar kementerian, cabang, dan daerah, serta meningkatkan inisiatif daerah.

Di waktu mendatang, Kementerian Informasi dan Komunikasi akan secara berkala memperbarui daftar platform digital nasional di situs web ndp.dx.gov.vn.

Berdasarkan data statistik Kementerian Komunikasi dan Informatika, dari 29 kementerian, lembaga setingkat kementerian, dan lembaga pemerintah, saat ini sudah ada 18 kementerian dan lembaga yang mengumumkan platform digital yang telah terpasang di seluruh Indonesia.

Kementerian Komunikasi dan Informatika meminta kepada Kementerian/Lembaga yang belum mengumumkan platform digital untuk diterapkan secara nasional, untuk segera melakukan peninjauan dan mengirimkannya kepada Kementerian Komunikasi dan Informatika untuk diumumkan.

"Jika tidak ada pengumuman dan daerah menerapkan rencana yang tumpang tindih atau duplikat, mereka harus bertanggung jawab kepada Perdana Menteri," dokumen Kementerian Informasi dan Komunikasi yang dikirimkan ke kementerian, cabang, dan daerah dinyatakan dengan jelas.

Kementerian dan lembaga juga diminta untuk segera melakukan pemutakhiran daftar platform digital yang telah tersebar di seluruh Indonesia apabila terjadi perubahan; mengkaji ulang dan menghubungkan platform digital yang ada dalam daftar tersebut dengan Platform Integrasi dan Berbagi Data Nasional untuk saling berbagi dan bertukar data dengan platform di daerah.

Untuk daerah, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menganjurkan agar pemerintah daerah secara aktif memanfaatkan dan menggunakan platform digital yang disediakan oleh kementerian dan lembaga. Jika mengalami kesulitan atau masalah, pemerintah daerah dapat menghubungi operator platform digital yang tercantum dalam daftar untuk mendapatkan bantuan.

Pada saat yang sama, daerah juga perlu secara proaktif menerapkan solusi transformasi digital mereka sendiri; menghindari tumpang tindih dan duplikasi implementasi dengan platform digital yang diumumkan oleh kementerian dan cabang.

Program transformasi digital nasional, strategi nasional untuk mengembangkan pemerintahan digital, ekonomi digital, dan masyarakat digital semuanya mengidentifikasi pengembangan platform digital bersama sebagai solusi terobosan untuk mendorong transformasi digital yang lebih cepat, membantu mengurangi biaya, dan meningkatkan efisiensi operasional.

Transformasi digital Vietnam harus berbasis pada platform digital Vietnam . Menteri Informasi dan Komunikasi Nguyen Manh Hung menekankan bahwa jika transformasi digital Vietnam tidak berbasis pada platform digital Vietnam, penerima manfaat dari proses ini bukanlah masyarakat Vietnam.