The Straits Times melaporkan pada tanggal 4 September bahwa Whiteline Group akan menerapkan kebijakan ini hingga akhir tahun ini, yang mana karyawan akan diberikan cuti berbayar untuk mencari pasangan di aplikasi kencan Tinder.
“Karyawan kami dapat menggunakan cuti Tinder untuk berkencan dengan orang lain,” tulis Whiteline Group di LinkedIn.
Perusahaan tidak merinci berapa hari cuti yang ditanggung dalam kebijakan ini. Selain itu, perusahaan juga menanggung biaya peningkatan Tinder Gold dan Tinder Platinum untuk semua karyawan. Keuntungan dari peningkatan ini adalah pemegang akun dapat melihat siapa yang telah "menyukai" mereka, beserta insentif untuk meningkatkan peluang menemukan pasangan yang cocok.
Sebuah perusahaan di Thailand baru saja menerapkan kebijakan "cuti Tinder" bagi karyawannya.
Inisiatif ini dirancang untuk meningkatkan kesejahteraan karyawan. Perusahaan percaya bahwa jatuh cinta meningkatkan kebahagiaan, yang pada gilirannya meningkatkan produktivitas. Para eksekutif Whiteline Group juga merujuk pada penelitian yang menunjukkan bahwa cinta meningkatkan kebahagiaan dan membuat pekerjaan lebih menyenangkan.
Menurut New York Post , inisiatif ini diluncurkan oleh Whiteline Group, sebuah perusahaan dengan sekitar 200 karyawan, setelah mendengar seorang karyawan mengeluh bahwa ia terlalu sibuk untuk berkencan. Karyawan yang ingin menggunakan Tinder untuk cuti perlu memberikan pemberitahuan seminggu sebelumnya.
Ketika pengumuman itu dibuat, sebagian besar karyawan terkejut dan gembira. Seorang karyawan perempuan memanfaatkan kesempatan untuk berkencan ketika peraturan itu dikeluarkan.
[iklan_2]
Source: https://thanhnien.vn/cong-ty-cho-nhan-vien-nghi-phep-de-tim-nua-kia-tren-tinder-185240906092137602.htm
Komentar (0)