Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Độc lập - Tự do - Hạnh phúc

Pria berusia 112 tahun dengan tongkat menerima ucapan selamat ulang tahun, anak muda berbondong-bondong 'meminta keberuntungan'

Báo Tuổi TrẻBáo Tuổi Trẻ01/02/2025

Seorang pria tua di Nghe An, yang tahun ini berusia 112 tahun, masih menggunakan tongkat untuk pergi ke rumah adat desa untuk menerima surat keterangan panjang umur. Di media sosial, banyak anak muda yang "memohon keberuntungan" agar bisa hidup seberuntung dia.


Cụ ông 112 tuổi chống gậy nhận bằng chúc thọ, bạn trẻ rần rần 'xin vía' - Ảnh 1.

Bapak Tran Van Coi bersama anak dan cucu beliau pergi ke rumah adat desa untuk menerima sertifikat umur panjang - Foto: TRAN THOA

Perayaan umur panjang dan upacara ucapan selamat tahun baru bagi para lansia berusia 70 tahun ke atas berlangsung di Rumah Budaya Desa Trung Tien, Kecamatan Nghi Quang, Distrik Nghi Loc (Nghe An) dalam suasana hangat dan penuh sukacita pada pagi hari tanggal 1 Februari (hari ke-4 Tet).

Di antara para lansia yang datang untuk menerima sertifikat panjang umur dari Ketua Komite Rakyat Provinsi Nghe An tahun ini adalah Tn. Tran Van Coi, yang baru saja berusia 112 tahun, mengenakan kemeja merah, bersandar pada dua tongkat dan berjalan bersama anak-anak dan cucu-cucunya.

"Bapak Coi saat ini adalah orang tertua di komune ini. Meskipun sudah tua dan bergerak lambat, beliau masih sangat waspada," kata Bapak Chu Van Du, ketua Asosiasi Lansia komune Nghi Quang.

Di bungalo yang dikelilingi kolam ikan dan kebun sayur keluarga putra bungsu, Bu Coi bertanya kepada cucunya tentang para tamu. Wajahnya bulat, kulitnya kemerahan, telinganya lebar, giginya sudah tanggal, tetapi matanya masih jernih.

Cụ ông 112 tuổi chống gậy nhận bằng chúc thọ, bạn trẻ rần rần 'xin vía' - Ảnh 2.

Tuan Coi berfoto dengan anak, cucu, dan cicitnya pada pagi hari tanggal 1 Februari - Foto: DOAN HOA

Nyonya Vo Thi Binh, 54 tahun, menantu perempuan termuda Tuan Coi, mengatakan bahwa Tuan Coi menjadi yatim piatu sejak usia muda. Tuan Coi dan istrinya memiliki 8 anak.

Istrinya, tiga putra, dan seorang putri telah meninggal dunia. Selama bertahun-tahun, ia tinggal bersama menantu perempuan dan cucu bungsunya. Hingga saat ini, Bapak Coi memiliki total 29 cucu, 73 cicit, dan 4 buyut.

Menurut Ibu Binh, ia hidup bahagia bersama anak-anak dan cucu-cucunya dan tidak membutuhkan makanan khusus. Ia suka makan nasi dengan ikan, yang pasti ikan laut rebus asin manis. Ia jarang makan daging, sup, atau sayuran. Meskipun giginya sudah tanggal, ia masih bisa mengunyah nasi dan makan makanan yang tepat setiap hari. Ia juga suka mendengarkan radio dan mengikuti berita.

Cụ ông 112 tuổi chống gậy nhận bằng chúc thọ, bạn trẻ rần rần 'xin vía' - Ảnh 4.

Tuan Coi suka mendengarkan radio - Foto: DOAN HOA

Pada tahun 2016, saat mengangkut sayuran ke pasar, ia mengalami kecelakaan dan kakinya patah, sehingga ia kesulitan berjalan sejak saat itu. Meskipun harus menggunakan tongkat, Pak Coi masih bisa berjalan sendiri, menjaga kebersihan pribadinya, dan jarang mengganggu anak-cucunya.

"Dia sangat bersemangat bekerja, anak-cucunya mencoba menghentikannya, tetapi dia tetap bersikeras bekerja. Dia berumur panjang bersama anak-cucunya, dan kami sangat bahagia dan gembira. Dia adalah contoh yang baik bagi anak-cucunya untuk menghargai hasil kerja keras dan tetap sehat. Kami selalu berusaha membantunya menjalani hidup sebahagia mungkin," ujar Ibu Binh.

Foto Ibu Coi yang menggunakan tongkat untuk menerima sertifikat ucapan selamat ulang tahun ke-112 dibagikan di media sosial dan menerima ribuan suka dan hati dari komunitas daring. Banyak orang mengungkapkan kekaguman mereka atas pencapaiannya mencapai tonggak sejarah "seratus tahun umur panjang" dan mendoakannya agar selalu sehat.


[iklan_2]
Sumber: https://tuoitre.vn/cu-ong-112-tuoi-chong-gay-nhan-chuc-tho-ban-tre-ran-ran-xin-via-20250201164738206.htm

Komentar (0)

No data
No data

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Jet tempur Su-30-MK2 jatuhkan peluru pengacau, helikopter mengibarkan bendera di langit ibu kota
Puaskan mata Anda dengan jet tempur Su-30MK2 yang menjatuhkan perangkap panas yang bersinar di langit ibu kota
(Langsung) Gladi bersih perayaan, pawai, dan pawai Hari Nasional 2 September
Duong Hoang Yen menyanyikan "Tanah Air di Bawah Sinar Matahari" secara a cappella yang menimbulkan emosi yang kuat

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

No videos available

Berita

Sistem Politik

Lokal

Produk