Pada tanggal 27 Desember, Rumah Sakit Ba Ria (Ba Ria-Vung Tau) mengumumkan bahwa mereka telah menyelamatkan nyawa seorang pasien dengan arteri kaki putus dan kehilangan banyak darah akibat kecelakaan lalu lintas.
Dokter Le Duc Anh memeriksa kesehatan Tuan T.
Oleh karena itu, pada malam hari tanggal 22 Desember, Tn. TQT (26 tahun, tinggal di kelurahan Lang Lon, kecamatan Chau Duc) sedang mengendarai sepeda motor di jalan raya, ia menghindari mobil pemadam kebakaran yang sedang melaju untuk memadamkan api, terjatuh di jalan, dan mengalami luka parah.
Pukul 20.00 WIB di hari yang sama, Tn. T. dibawa ke RSUD Ba Ria oleh warga dalam keadaan sakit keras, iritasi, kulit dan selaput lendir pucat, berkeringat, paha kanan dan pangkal paha bengkak dan memar, kaki kanan pucat, jari-jari kaki kanan tidak dapat digerakkan.
Dokter Le Duc Anh (Departemen Trauma Ortopedi, Rumah Sakit Ba Ria) mengatakan bahwa segera setelah menerima korban, rumah sakit berkonsultasi dengan spesialis dan segera melakukan operasi darurat.
"Dokter menemukan bahwa pasien mengalami putusnya arteri dan vena di area selangkangan, serta sejumlah besar gumpalan darah di paha bawah. Dokter segera menyambungkan kembali pembuluh darah besar di area selangkangan kanan untuk menyelamatkan pasien dari kehilangan darah kritis dan memulihkan pembuluh darah utama yang memasok darah ke tungkai bawah kanan," ujar Dr. Le Duc Anh.
Operasi berlangsung lebih dari 3 jam. Dokter melakukan operasi untuk menghubungkan arteri, vena, tendon, dan otot guna membantu menstabilkan hemodinamik pasien. Kaki kanan berwarna merah muda, dan denyut nadi punggung kaki serta tibialis posterior kaki kanan terlihat jelas. Dokter Le Duc Anh mengatakan bahwa pembuluh darah di selangkangan dan paha kanan merupakan pembuluh darah yang besar dan kompleks. Ketika rusak, sejumlah besar darah akan hilang, membahayakan nyawa pasien. Oleh karena itu, operasi harus dilakukan dengan cepat namun sangat teliti.
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)