Apel bintang Lo Ren merupakan buah terkenal yang berasal dari kecamatan Vinh Kim, provinsi Dong Thap (distrik Chau Thanh, provinsi Tien Giang lama), pernah masuk dalam 100 Hadiah Spesial Vietnam Teratas 2021-2022 yang diumumkan oleh Organisasi Rekor Vietnam (Vietkings) dan Organisasi Top Vietnam (VietTop).
Menurut penduduk setempat, nama "Lo Ren" berasal dari seorang pandai besi yang berhasil mengembangbiakkan varietas apel bintang ini, dan menghasilkan buah yang lezat.
Apel bintang di sini berukuran besar dan bulat, dengan kulit mengkilap. Daging buahnya berwarna putih buram, berbiji sedikit, dan rasanya manis serta menyegarkan.
Tak hanya digemari penduduk setempat, apel bintang Lo Ren juga menjadi "merek" khusus dari tanah Vinh Kim, yang menarik pengunjung dari dekat maupun jauh untuk membeli dan menikmatinya.

Ibu Kim Tuyen (seorang pedagang di Kelurahan Vinh Kim) mengatakan bahwa apel bintang Lo Ren memiliki dua jenis: putih dan ungu. Di antara keduanya, apel bintang putih memiliki daging buah yang tebal, rasa manis, sedikit lateks, aroma ringan, dan tekstur yang lembut.
Apel bintang ungu memiliki daging yang lembut, rasa manis yang kaya, dan aroma yang lebih khas. Namun, jika Anda tidak tahu cara memakan atau menangani lateksnya, ia dapat dengan mudah menempel di tangan dan terasa sedikit pahit.
“Setiap jenis apel bintang memiliki rasa dan keunggulannya sendiri, cocok untuk selera setiap orang.
Namun, apel bintang putih Lo Ren lebih bernilai tinggi, banyak orang memujinya sebagai apel bintang terbaik di Vietnam, sering dipilih sebagai hadiah atau untuk diekspor," kata Ibu Tuyen.


Menurut perempuan ini, musim apel bintang Lo Ren dimulai sekitar bulan Oktober dan berlangsung hingga Maret atau April tahun berikutnya. Waktu panen bisa lebih awal atau lebih lambat, tergantung tahun dan kondisi cuaca.
Namun, sekitar bulan November dan Desember dianggap sebagai waktu ketika varietas apel bintang ini paling matang, dengan buah beri seperti susu dan ukuran besar dan seragam.
“Jika dirawat dengan baik, pohon buah susu akan menghasilkan banyak buah, dengan berat rata-rata 4-5 buah/kg, dan harga per kilo berkisar antara 50.000 - 70.000 VND.
Dengan buah VIP, 3 buah/kg, harganya lebih tinggi, di awal musim bisa mencapai 100.000 VND/kg," tambahnya.
Meskipun harganya cukup tinggi dibanding banyak buah tradisional lainnya, apel bintang Lo Ren tetap digemari para penikmat kuliner, tak sedikit yang rela merogoh kocek dalam-dalam untuk membelinya karena rasanya yang manis dan harum, mudah dimakan, serta dapat dinikmati baik oleh anak-anak maupun orang tua.
Tak hanya dikonsumsi secara lokal, selama bertahun-tahun buah ini juga diangkut dan dijual ke seluruh provinsi dan kota di tanah air, bahkan diekspor ke luar negeri.


Ibu Phuong Nga ( Hanoi ) mengatakan bahwa ia telah mencoba beberapa varietas apel bintang di Vietnam, tetapi ia tetap terkesan dan paling menyukai varietas apel bintang Lo Ren ungu asli yang tumbuh di distrik Vinh Kim, provinsi Tien Giang lama.
Ia mengomentari bahwa buah ini memiliki rasio daging buah yang tinggi, biji sedikit dan kecil, aroma khas yang lembut, serta rasa manis dan sejuk.
Setiap tahun, ketika apel bintang di sini sedang musim, dia menghubungi tukang kebun dan memesan beberapa lusin kilogram langsung dari sumbernya untuk dimakan dan diberikan sebagai hadiah, meskipun biaya pengiriman lebih dari 1.700 km ke Hanoi cukup mahal.
"Membeli apel bintang langsung dari sumbernya akan lebih murah, tergantung berat buahnya. Saya biasanya memesan beberapa lusin kilogram sekaligus agar sepadan dengan biaya pengirimannya, meskipun harganya jutaan dong. Kedengarannya banyak, tapi cepat habis. Saya bisa menghabiskan 2-3 buah sekaligus," ujar Ibu Nga sambil bercanda.

Menurut pelanggan ini, apel bintang dipanen, dibungkus, dan dikemas dengan cermat, sehingga meskipun diangkut ratusan kilometer jauhnya, kualitasnya tetap terjamin. Buahnya tetap mempertahankan kulitnya yang mengkilap, tidak tergores atau rusak, serta tetap utuh, baik rasa maupun penampilannya.
"Jika Anda merasakan kulit apel bintang tipis dan lembut, artinya buahnya sudah matang. Sebelum dimakan, Anda harus meremasnya perlahan agar 'susu' di dalamnya menyatu, sehingga rasa manis dan aromanya lebih kuat."
Jika buahnya sudah matang, daging buahnya yang dekat dengan kulit juga bisa dimakan, tanpa lengket atau berasa sepat," imbuhnya.

Sumber: https://vietnamnet.vn/dac-san-dong-thap-ngot-thom-nhu-sua-khach-ha-noi-dat-ship-ca-nghin-km-ve-an-2467372.html






Komentar (0)