Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Minyak goreng atau lemak babi, mana yang lebih baik?

VTC NewsVTC News28/10/2024


Profesor Madya Dr. Nguyen Duy Thinh, mantan staf Universitas Sains dan Teknologi Hanoi , mengatakan bahwa minyak dan lemak babi adalah bahan-bahan yang sudah umum digunakan dan membuat masakan lebih menarik dan lezat. Minyak mengandung banyak asam lemak, bebas kolesterol, dan kaya akan vitamin E dan K, sehingga lebih mudah diserap. Lemak babi kaya akan vitamin B dan D serta mineral, membantu tubuh menyerap lebih banyak kalsium.

Keduanya merupakan lemak sehat dan sumber energi utama, terutama bagi anak kecil. Pola makan yang kekurangan lemak membuat anak-anak berisiko mengalami pertumbuhan terhambat, nafsu makan buruk, rakhitis, dan sering sakit.

Saat ini, orang-orang sebagian besar mengonsumsi minyak, tetapi produk ini mudah teroksidasi. Di sisi lain, di bawah pengaruh suhu tinggi, minyak dapat terbakar, mengubah sifat-sifatnya. Oleh karena itu, Anda harus mengurangi jumlah minyak yang digunakan untuk menggoreng dan menggantinya dengan lemak babi.

Menurut Profesor Madya Dr. Nguyen Duy Thinh, Anda perlu menyeimbangkan jumlah minyak dan lemak yang Anda konsumsi; jika menggoreng tidak dapat dihindari, gunakan lemak babi. Batasi makanan cepat saji seperti daging olahan, sosis, bacon, dan ayam goreng.

Banyak orang bertanya-tanya mana yang lebih baik, minyak goreng atau lemak babi.

Banyak orang bertanya-tanya mana yang lebih baik, minyak goreng atau lemak babi.

Namun, lemak babi memiliki kandungan asam lemak jenuh yang tinggi, dan mengonsumsi terlalu banyak dapat menyebabkan kelebihan nutrisi dan tidak baik untuk anak-anak. Penderita penyakit kardiovaskular atau stroke juga sebaiknya menghindarinya. Pendekatan terbaik adalah diet seimbang, yang menggabungkan minyak dan lemak, protein, serat, vitamin, dan asupan air yang cukup.

Profesor Madya Dr. Nguyen Duy Thinh menyatakan bahwa menghilangkan lemak babi dari diet adalah kesalahan umum yang banyak dilakukan orang dalam beberapa tahun terakhir. Dibandingkan dengan minyak nabati, lemak babi berperan dalam produksi membran sel saraf, dan mengonsumsi lemak babi dalam jumlah sedang efektif membantu melindungi pembuluh darah, mengurangi risiko penyakit kardiovaskular dan infark miokard.

Lemak babi juga membantu tubuh menyerap vitamin A dengan lebih efektif. Makanan ini juga berkontribusi pada perkembangan sel-sel otak pada anak kecil. Sebuah penelitian menunjukkan bahwa memasukkan lemak babi dalam diet anak-anak dapat meningkatkan nafsu makan, mencegah dan mengobati anoreksia pada anak-anak.

Saat dimasak, lemak babi yang digoreng pada suhu tinggi tidak berubah menjadi zat berbahaya seperti minyak goreng. Lemak dalam lemak babi adalah asam lemak tak jenuh, yang mengalami transformasi lebih sedikit dan karenanya membentuk lebih sedikit zat karsinogenik dibandingkan dengan minyak goreng. Oleh karena itu, ahli ini merekomendasikan penggunaan lemak babi untuk masakan yang dimasak pada suhu tinggi.

Menurut Institut Gizi Nasional, setiap gram minyak dan lemak mengandung kalori yang sama, yaitu 9 kalori. Menggabungkan lemak nabati (minyak, biji wijen, kacang tanah) dengan lemak hewani (lemak babi, mentega) menciptakan makanan yang seimbang dan menyehatkan. Anda tidak boleh hanya mengandalkan satu jenis lemak saja.

Perlu diingat bahwa lemak bekas, seperti lemak dari menggoreng, harus dibuang dan tidak boleh digunakan kembali.

Informasi di atas menjawab pertanyaan "Mana yang lebih baik, minyak goreng atau lemak babi?". Semoga informasi ini bermanfaat bagi Anda.

Ha An


Sumber: https://vtcnews.vn/dau-an-va-mo-lon-loai-nao-tot-hon-ar904320.html

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Sudut jalan

Sudut jalan

Vietnam

Vietnam

Mari kita menonton parade bersama.

Mari kita menonton parade bersama.