Tak lagi berupa petak beton abu-abu biasa, lahan kosong di sebelah pintu keluar 3 stasiun metro Ba Son telah berubah tampilan dengan halaman rumput hijau subur yang ditanam dalam garis lurus, membuat anak muda di Kota Ho Chi Minh "gelisah".
Tempat check-in yang akrab bagi kaum muda, tempat ini memiliki pemandangan langsung Jembatan Ba Son, Sungai Saigon, dan simbol kota - gedung Landmark 81.
Mengetahui tempat ini melalui TikTok, Thuy Linh (yang tinggal di Bien Hoa) dan teman-temannya menempuh jarak lebih dari 30 km untuk berfoto. "Ada banyak hunian virtual di sini dengan gedung-gedung ikonis baru kota ini. Udaranya juga sangat sejuk, setelah berfoto, kita bisa duduk dan menikmati semilir angin," ujar Linh. Ia memilih gaun putih agar terlihat mencolok di antara rerumputan hijau.
Setiap kali ia menjelajahi media sosial dan menemukan tempat dengan banyak sudut foto yang indah, Minh Thu (yang tinggal di distrik Phu Nhuan) dan teman-temannya selalu mampir. Ia berbagi: "Tempat ini memiliki banyak sudut yang sesuai dengan konsep yang kami usung. Tempatnya lapang, sejuk, dan agak sepi," kata Thu.
Bangunan terbengkalai di kaki Jembatan Ba Son dengan dinding-dindingnya yang dipenuhi grafiti merupakan salah satu titik check-in yang menonjol di sini. Jendela-jendelanya membentuk bingkai alami, menghadap langsung ke Landmark 81—gedung tertinggi di Vietnam.
Sudut berfoto dengan bangunan yang ditumbuhi pepohonan atau pemandangan matahari terbenam di samping Jembatan Ba Son juga populer di kalangan anak muda. Perpaduan antara unsur-unsur lama dan modern menciptakan Kota Ho Chi Minh yang penuh warna, terasa familier sekaligus asing.
Secara kebetulan, saat menjelajahi TikTok dan melihat foto check-in yang indah, Thuy Van (Go Vap) mengajak kedua teman sekamarnya untuk mencobanya. "Kami bersiap sejak pukul 12 siang, tetapi baru tiba pukul 16.15 karena tersesat dan kesulitan menemukan tempat parkir. Tak disangka, lokasinya cukup sepi, lapang, dan memiliki banyak ruang virtual yang keren, sangat cocok untuk berkencan dengan kekasih," ujar Van.
Sore harinya, beberapa rombongan sahabat membawa makanan dan minuman untuk duduk menikmati semilir angin, menyaksikan terbenamnya matahari yang mewarnai gedung-gedung tinggi di seberang sungai menjadi kuning.
Pojok check-in di Jembatan Ba Son masih belum mendingin. Meskipun sudah sering berfoto di sini, Huyen Tran (Binh Tan) tetap kembali. "Ini mungkin tempat favorit saya di Kota Ho Chi Minh. Saya kembali kali ini karena ada halaman baru," ujar Tran.
Untuk mengambil foto yang indah, beberapa anak muda membawa kamera profesional, tripod, reflektor, dan lampu kilat...
Menjelang sore, semakin banyak orang berbondong-bondong ke halaman untuk menikmati semilir angin, makan, dan mengobrol. Sepulang kerja, beberapa pekerja kantoran juga mampir ke sini untuk duduk-duduk sebelum naik metro pulang.
Area tepi sungai juga menarik minat anak muda berkat pemandangannya yang luas, memungkinkan mereka mengamati kehidupan kota sungai yang ramai. Sejak Jembatan Ba Son diterangi, semakin banyak orang dan wisatawan yang berlama-lama di kedua sisi Sungai Saigon untuk mengagumi simbol baru Kota Ho Chi Minh.
Tak jauh dari sana terdapat Stasiun Metro Ba Son. Begitu Anda turun dari eskalator, gedung Landmark 81 yang ikonis langsung terpampang di depan mata.
znews.vn
Sumber: https://lifestyle.znews.vn/dien-mao-moi-cua-goc-song-ao-canh-cau-ba-son-ga-metro-so-1-post1573462.html
Komentar (0)