Bank Negara Vietnam (SBV) baru saja menerbitkan Surat Edaran No. 11 tanggal 28 Juni 2024 yang mengubah dan melengkapi sejumlah pasal dalam Surat Edaran Gubernur No. 16/2021 yang mengatur pembelian dan penjualan obligasi korporasi oleh lembaga kredit (CI).
Khusus mengenai ketentuan mengenai jual beli obligasi korporasi antara lembaga perkreditan khusus dengan lembaga perkreditan pendukung, pihak penerima pengalihan wajib mematuhi rencana restrukturisasi lembaga perkreditan khusus yang telah disetujui oleh instansi yang berwenang.
Perusahaan penerbit wajib mengirimkan informasi mengenai pihak terkait kepada lembaga kredit sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Lembaga Perkreditan sebelum membeli obligasi korporasi. Pihak terkait dari perusahaan penerbit adalah organisasi dan individu yang memiliki hubungan dengan perusahaan penerbit sebagaimana diatur dalam Pasal 24, Pasal 4 Undang-Undang Lembaga Perkreditan.
Informasi tentang individu yang bersangkutan, termasuk: nama lengkap; nomor identifikasi pribadi; kewarganegaraan, nomor paspor, tanggal penerbitan, tempat penerbitan untuk orang asing; hubungan dengan perusahaan penerbit.
Informasi tentang orang terkait adalah suatu organisasi, termasuk: nama, nomor pendaftaran bisnis, alamat kantor pusat perusahaan, nomor sertifikat pendaftaran bisnis atau dokumen hukum yang setara; perwakilan hukum, hubungan dengan perusahaan penerbit.
Lembaga perkreditan wajib menggunakan jasa pembayaran nontunai dalam melakukan pembayaran atas pembelian dan penjualan obligasi korporasi sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan mengenai pembayaran nontunai.
Surat Edaran 11 mewajibkan lembaga perkreditan untuk melakukan pemantauan dan pengawasan terhadap penggunaan dana hasil penerbitan obligasi oleh perusahaan penerbit; apabila perusahaan penerbit diketahui menggunakan dana hasil penerbitan obligasi untuk tujuan lain di luar rencana atau komitmen, lembaga perkreditan wajib meminta perusahaan penerbit obligasi untuk melakukan pembelian kembali obligasi tersebut sebelum jatuh tempo.
Apabila perusahaan penerbit tidak membeli kembali obligasi tersebut sebelum jatuh tempo sebagaimana dijanjikan, lembaga kredit harus menangani dan menagih pokok dan bunga obligasi tersebut sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.
Saldo total pembelian obligasi korporasi (termasuk obligasi yang diterbitkan oleh perusahaan dan pihak terkait perusahaan tersebut) dimasukkan dalam total saldo kredit yang belum dilunasi untuk nasabah, untuk nasabah dan pihak terkait sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Lembaga Perkreditan dan peraturan Bank Negara tentang batasan dan rasio keamanan dalam kegiatan usaha lembaga perkreditan.
Surat Edaran tersebut mulai berlaku pada tanggal 12 Agustus.
Tuan Nguyen
[iklan_2]
Sumber: https://vietnamnet.vn/dn-phat-hanh-trai-phieu-phai-gui-ngan-hang-thong-tin-ve-nguoi-lien-quan-2297242.html
Komentar (0)