Yang menjadi pimpinan bersama konferensi tersebut adalah anggota Politbiro : Perdana Menteri Pham Minh Chinh; Tran Cam Tu, Anggota Tetap Sekretariat; Nguyen Trong Nghia, Sekretaris Komite Sentral Partai, Kepala Komisi Propaganda dan Pendidikan Sentral; Do Van Chien, Sekretaris Komite Sentral Partai, Ketua Komite Sentral Front Tanah Air Vietnam.

Yang hadir dalam konferensi tersebut adalah anggota Politbiro, Sekretaris Partai Pusat: Le Minh Hung, Kepala Komite Organisasi Pusat; Nguyen Duy Ngoc, Kepala Komite Inspeksi Pusat ; Nguyen Xuan Thang, anggota Politbiro, Direktur Akademi Politik Nasional Ho Chi Minh, Ketua Dewan Teoritis Pusat; Le Hoai Trung, Sekretaris Partai Pusat, Kepala Kantor Partai Pusat; anggota Komite Partai Pusat, mantan anggota Komite Partai Pusat, pemimpin, mantan pemimpin Partai dan Negara, delegasi intelektual, ilmuwan, seniman dari seluruh negeri.

Konferensi ini diselenggarakan oleh Komisi Propaganda dan Mobilisasi Massa Pusat bekerja sama dengan Komite Partai Front Tanah Air, organisasi-organisasi massa Pusat, Komite Partai Kementerian Sains dan Teknologi, Komite Partai Kementerian Kebudayaan, Olahraga dan Pariwisata, Kantor Partai Pusat dan unit-unit terkait untuk mengakui dan menghormati kontribusi dan dedikasi para intelektual, ilmuwan, seniman dan penulis dalam rangka membangun dan membela Tanah Air.
Para delegasi yang hadir dalam konferensi tersebut mengungkapkan rasa haru mereka bahwa Partai dan Negara menghargai kerja keras, kreativitas, dan dedikasi para intelektual, ilmuwan, dan seniman dalam beberapa tahun terakhir, serta terus memperhatikan dan mendorong karya seni, penelitian, dan kreativitas mereka, serta berupaya menghasilkan banyak karya dan proyek yang hebat dan bernilai, yang berkontribusi pada pembangunan dan pembangunan nasional di era baru. Para delegasi juga berbagi pandangan mereka yang berdedikasi di bidang profesi masing-masing dan menegaskan kepercayaan mereka terhadap kebijakan inovatif Partai dan Negara untuk membawa negara kita menuju pembangunan yang pesat dan berkelanjutan di era baru bangsa ini.

Atas nama Partai, Negara, dan rakyat, Sekretaris Jenderal To Lam memuji, mengakui, dan menyampaikan rasa terima kasih atas kontribusi besar para intelektual, ilmuwan, seniman, dan pelopor dalam mencerahkan rakyat, membangun teori-teori revolusioner, dan menerapkan ilmu pengetahuan, teknologi, dan rekayasa dalam praktik. Sekretaris Jenderal menegaskan bahwa selama 80 tahun terakhir, setiap tahapan revolusi Vietnam telah ditandai oleh kontribusi besar para intelektual, seniman, dan ilmuwan, yang telah berani berjuang, gigih dalam kreativitas, pelopor dalam inovasi, dan berdedikasi untuk membangun negara.
Memahami secara mendalam beberapa orientasi pembangunan nasional di masa mendatang, Sekretaris Jenderal menekankan bahwa dalam dunia yang penuh fluktuasi dan saling ketergantungan seperti saat ini, tugas menjaga keutuhan kedaulatan wilayah, mempertahankan kemerdekaan nasional, menjaga perdamaian dan stabilitas; membangun dengan cepat dan berkelanjutan; serta lebih lanjut meningkatkan kehidupan material dan spiritual rakyat merupakan tuntutan yang sangat tinggi dan mendesak. Seluruh sistem politik harus mengambil tindakan drastis, seluruh rakyat perlu merespons dengan tegas, yang membutuhkan upaya bersama dari para intelektual, ilmuwan, dan seniman.

Kaum intelektual dan ilmuwan perlu memaksimalkan kecerdasan, kualitas revolusioner, dan patriotisme mereka untuk meneliti, berinovasi, dan berkontribusi pada pembangunan nasional yang cepat dan berkelanjutan; fokus pada bidang-bidang utama seperti sains, teknologi, pendidikan dan pelatihan, perawatan kesehatan, pertanian berteknologi tinggi, ekonomi digital, masyarakat digital, konversi energi hijau, ekonomi sirkular, dll. Para seniman dan penulis terus melestarikan, memelihara, dan mengembangkan budaya Vietnam yang maju yang dijiwai dengan identitas nasional; terus-menerus menciptakan karya-karya yang bernilai ideologis dan estetika yang dapat menyebarkan, menginspirasi, dan mengangkat jiwa orang-orang Vietnam dalam konteks globalisasi dan integrasi.
Sekretaris Jenderal menyatakan bahwa kita hidup di era di mana pengetahuan merupakan sumber daya terpenting bagi pembangunan, "energi baru" abad ke-21. Revolusi industri keempat, transformasi digital, kecerdasan buatan, bioteknologi, energi terbarukan, dan sebagainya, sedang mengubah secara mendalam semua aspek kehidupan sosial. Jika kita tidak segera beradaptasi, menerima, dan menguasainya, kita akan tertinggal. Oleh karena itu, para intelektual, ilmuwan, dan seniman perlu menunjukkan semangat dedikasi terhadap pekerjaan mereka, berpartisipasi secara proaktif dalam proses membangun dan mengkritisi kebijakan dengan semangat ilmu pengetahuan, kemanusiaan, dan kebangsaan.
Kaum intelektual bukan hanya peneliti dan pengajar, tetapi juga penjaga gerbang, pencipta, dan penyumbang ilmu pengetahuan dan moralitas, yang berkontribusi dalam membentuk arah pembangunan bangsa dalam semangat mengabdi kepada negara, rakyat, dan keberlangsungan bangsa. Pada saat yang sama, penting untuk secara aktif menghubungkan dan menyebarkan ilmu pengetahuan, pengalaman, dan nilai-nilai kepada generasi muda; tidak hanya menanamkan ilmu pengetahuan tetapi juga semangat kebangsaan, cita-cita revolusioner, patriotisme, dan welas asih. Inilah cara paling praktis agar nilai-nilai luhur dapat digalakkan dan diabadikan dalam perjuangan bangsa.
Menurut HANH NGUYEN (nhandan.vn)
Sumber: https://baogialai.com.vn/doi-ngu-tri-thuc-nha-khoa-hoc-van-nghe-si-tiep-tuc-khang-dinh-vai-tro-khat-vong-cong-hien-post562825.html
Komentar (0)