Tim Vietnam (berbaju biru) menderita kekalahan cepat melawan lawan yang peringkatnya 10 tempat di bawah peringkat FIVB - Foto: QUANG MINH
Sebagai bagian dari serangkaian pertandingan persahabatan antara tiga tim Vietnam, Spanyol, dan Kenya menuju Piala Dunia 2025, tim tuan rumah Vietnam akan memainkan pertandingan pembuka melawan Spanyol, lawan yang menduduki peringkat ke-32 dunia, 10 peringkat di bawah Vietnam.
Namun, Spanyol adalah tim yang memulai lebih baik dengan serangkaian servis yang menyebabkan Vietnam kesulitan pada langkah pertama.
Setelah menjuarai SEA V.League 2025, kapten Thanh Thuy dan rekan-rekannya kehilangan performa karena terus-menerus melakukan kesalahan. Mulai dari mengoper, mengoper bola, hingga melancarkan serangan, tim Vietnam tidak tampil maksimal.
Setelah membiarkan Kieu Trinh bermain di menit-menit awal, pelatih Nguyen Tuan Kiet memutuskan untuk memasukkan Bich Tuyen ke lapangan di akhir set 1. Namun, langkah pertama Lam Oanh yang buruk membuatnya tidak dapat memberikan umpan yang baik kepada pemain nomor 10-nya.
Beberapa kali serangan tajam yang dilancarkan gadis-gadis berbaju merah tak mampu meruntuhkan pertahanan tinggi Spanyol.
Perwakilan Eropa ini terbukti menjadi tamu yang berkualitas dengan menunjukkan gaya bermain yang modern dan komprehensif. Tak hanya servisnya yang baik dan pertahanannya yang efektif di net, para flanker Spanyol juga mencetak beragam poin serangan. De Paula, Varela, dan Escamila tampil impresif, membantu tim putri dari negeri banteng menang 3-0 (25-22, 25-18, dan 25-20).
Ini adalah hasil yang cukup mengejutkan karena tim Vietnam berada 10 peringkat lebih tinggi dari Spanyol dan diharapkan memiliki kegembiraan tertentu saat mengalahkan Thailand untuk pertama kalinya dan memenangkan kejuaraan SEA V.League 2025.
Besok malam pukul 7 malam, 18 Agustus, tim voli wanita Vietnam akan melanjutkan pertandingan persahabatan melawan Kenya.
Source: https://tuoitre.vn/doi-tuyen-bong-chuyen-nu-viet-nam-that-bai-cach-biet-truoc-tay-ban-nha-20250817202630671.htm
Komentar (0)