Sudut pandang berbeda dari Sungai Saigon.
Berangkat dari Dermaga Bach Dang yang ramai, perjalanan dengan kano membuka perspektif baru tentang Kota Ho Chi Minh dan sekitarnya. Alih-alih menghadapi asap dan kemacetan lalu lintas, pengunjung dapat meluncur di atas air, merasakan ketenangan sungai, dan menemukan nilai-nilai sejarah dan budaya yang unik dalam satu hari.

Perjalanan dari Dermaga Bach Dang
Perjalanan berangkat pukul 08.00 pagi. Penumpang diharapkan tiba 15-20 menit lebih awal untuk menyelesaikan prosedur check-in dan membawa dokumen identitas. Setiap perahu memiliki kapasitas maksimal 24 orang, dan semua penumpang wajib mengenakan jaket pelampung untuk keselamatan. Selama perjalanan, penumpang akan disajikan sarapan ringan yang terdiri dari roti, buah segar, kopi, dan jus tebu, untuk memberikan energi selama seharian menjelajah.
Ibu Mi Ni, seorang turis Tiongkok, berbagi: "Tidak ada kabut asap atau kemacetan seperti saat bepergian melalui jalan darat, dan saya dapat dengan nyaman mengagumi pemandangan sungai yang tenang di kedua tepiannya." Ini adalah cara yang santai untuk melarikan diri dari hiruk pikuk kota.
Mengenai Cu Chi, "negeri baja"
Sekitar pukul 09.30, perahu kano berlabuh di Dinh, membawa pengunjung ke Situs Sejarah Terowongan Cu Chi. Dari sini, perjalanan kembali ke masa lalu dimulai dengan kunjungan ke situs-situs bersejarah seperti bangkai tank M41, kawah bom B52, dan pameran yang merekonstruksi medan perang lama. Pengalaman favorit di kalangan wisatawan internasional adalah menjelajahi sistem terowongan rahasia, yang disamarkan dengan cerdik di bawah dedaunan.

Sistem terowongan ini merupakan struktur yang kompleks, termasuk tempat tinggal, terowongan kerja, terowongan medis , penyimpanan senjata, dapur Hoang Cam, dan bahkan bengkel teknik. Setiap area memiliki pemandu yang memberikan penjelasan rinci, membantu pengunjung lebih memahami kreativitas dan tekad kuat rakyat dan tentara Cu Chi selama perang.

Cita rasa Binh Duong dan desa-desa kerajinan tradisionalnya.
Setelah menyelesaikan tur Cu Chi pada pukul 11 pagi, perahu kano melanjutkan perjalanan membawa rombongan ke kawasan ekowisata di Binh Duong untuk makan siang. Menu yang disajikan meliputi hidangan khas lokal seperti salad eceng gondok dengan udang dan daging babi, banh beo (kue beras kukus), sup ayam dengan daun kemangi, dan ikan rebus, menawarkan pengalaman kuliner yang unik.

Sore hari dikhususkan untuk menjelajahi desa-desa kerajinan tradisional, sebuah kegiatan menarik yang sangat dihargai oleh banyak wisatawan.
Desa Bakung Kayu Enam Deao
Perhentian pertama adalah bengkel pembuatan bakiak Six Deao milik keluarga Bapak Nguyen Minh Trung di dusun Guoc, desa Phu Van, yang dulunya dikenal sebagai "ibu kota" bakiak kayu dengan sejarah lebih dari 100 tahun. Pengunjung dapat menyaksikan langsung prosesnya, mulai dari memotong kayu dan membuat bahan dasar hingga menyelesaikan sepasang bakiak. Yang istimewa, Anda dapat memilih desain dan mengukur ukuran kaki Anda sehingga pengrajin dapat membuat sepasang bakiak buatan tangan yang unik hanya dalam 5-10 menit, dengan harga 120.000-150.000 VND.

Desa Celengan Lai Thieu
Melanjutkan perjalanan, pengunjung akan mengunjungi desa celengan di lingkungan Lai Thieu dan mampir ke bengkel Ibu Duong Thi Nguyet Thu, seorang pengrajin berusia 80 tahun. Desa kerajinan ini telah ada selama lebih dari 50 tahun, dan pengunjung dapat mempelajari proses pembuatan celengan, mulai dari mencampur tanah liat, membentuk, mengeringkan, membakar, hingga tahap dekorasi. Menjelang akhir tahun, bengkel ini ramai dengan aktivitas karena orang-orang bersiap untuk Tết (Tahun Baru Imlek). Pengunjung dapat membeli celengan yang sudah dihias atau memesan celengan sesuai pesanan langsung di bengkel.

Informasi pengecekan fakta
Setelah tur ke desa-desa kerajinan, wisatawan menaiki perahu untuk kembali ke Dermaga Bach Dang. Menurut Ibu Nguyen Xuan Bich Chi, Direktur Bisnis Saigon River Star, tur sungai Kota Ho Chi Minh - Cu Chi - Binh Duong berharga sekitar 1,8 juta VND per orang. Tur ini sangat menarik bagi wisatawan Eropa yang tertarik pada budaya, sejarah, dan mencari pengalaman baru di dekat kota.
Ibu Chi menyatakan bahwa menggabungkan layanan kelas atas dengan pengalaman unik seperti mengunjungi desa kerajinan tradisional merupakan faktor kunci dalam menarik wisatawan berpenghasilan tinggi dan membantu mereka tinggal lebih lama di kota tersebut.
Sumber: https://baolamdong.vn/du-thuyen-song-sai-gon-kham-pha-cu-chi-and-village-of-crafts-binh-duong-408474.html









Komentar (0)