Universitas Van Lang, Vo Truong Toan dan Tan Tao menggunakan empat kombinasi untuk mendaftar di jurusan Kedokteran, salah satunya berisi Sastra.
Tahun ini adalah pertama kalinya Universitas Van Lang (HCMC) merekrut mahasiswa untuk jurusan Kedokteran menggunakan metode berikut: penerimaan langsung, nilai ujian kelulusan, catatan akademis, dan nilai penilaian kompetensi Universitas Nasional Kota Ho Chi Minh.
Dalam hal nilai ujian kelulusan dan prestasi akademik, sekolah menggunakan empat kombinasi, termasuk D12 (Sastra, Kimia, Bahasa Inggris). Selain itu, sekolah juga mempertimbangkan kombinasi tradisional, termasuk A00 (Matematika, Fisika, Kimia), B00 (Matematika, Kimia, Biologi), dan D08 (Matematika, Biologi, Bahasa Inggris).
Universitas Vo Truong Toan (Hau Giang) dan Universitas Tan Tao ( Long An ) sama-sama menggunakan kombinasi blok B03 (Matematika, Sastra, Biologi) untuk merekrut mahasiswa kedokteran, yang diterapkan kepada kandidat yang diterima berdasarkan nilai ujian kelulusan mereka. Kombinasi lainnya adalah B00, D08, dan A02 (Matematika, Fisika, Biologi).
Dari 26 universitas yang menawarkan pelatihan medis secara nasional, hanya tiga sekolah ini yang menggunakan kombinasi mata pelajaran Sastra untuk penerimaan.
Dr. Nguyen Hung Vi, Dekan Fakultas Kedokteran, Universitas Van Lang, mengatakan bahwa hal ini dilakukan untuk memenuhi kebutuhan praktis profesi medis dan masyarakat, sekaligus menciptakan kondisi bagi mahasiswa berprestasi akademis yang ingin menjadi dokter.
Menurutnya, permintaan layanan kesehatan saat ini sangat beragam. Selain pemeriksaan dan perawatan medis, terdapat spesialisasi lain seperti konsultasi, komunikasi dan edukasi kesehatan, psikoterapi, pengobatan preventif, dan manajemen kesehatan keluarga. Masyarakat juga semakin menuntut dokter. Selain keahlian yang baik, mereka juga perlu memiliki sikap yang baik, kemampuan untuk mendengarkan, berbagi, dan memberikan nasihat yang masuk akal. Dokter perlu memiliki keterampilan komunikasi, persuasi, dan membangun kepercayaan pasien.
“Kualitas seorang mahasiswa Sastra yang baik sangat penting untuk pekerjaan ini,” kata Bapak Vi.
Mahasiswa bidang kesehatan Universitas Van Lang. Foto: Situs web universitas
Peraturan penerimaan program kedokteran Universitas Van Lang mewajibkan mahasiswa memiliki prestasi akademik yang sangat baik di kelas 12, dengan skor rata-rata 8 atau lebih tinggi untuk setiap mata pelajaran dalam kelompok penerimaan. Menurut Bapak Vi, mahasiswa dengan prestasi akademik yang baik seringkali unggul dalam semua mata pelajaran. Mahasiswa yang unggul dalam Sastra, Kimia, dan Bahasa Inggris juga akan memiliki dasar yang baik dalam Matematika, Biologi, dan Fisika, sehingga tidak perlu terlalu khawatir tentang kemampuan mereka dalam belajar dan menyerap ilmu kedokteran.
"Kami memutuskan untuk memasukkan kelompok ini dalam penerimaan sekolah kedokteran berdasarkan pengalaman kerja dan pelatihan kami di bidang medis, serta survei pribadi terhadap beberapa dokter," kata Bapak Vi.
Keputusan ini menimbulkan beragam pendapat. Seorang dokter di Hanoi mengatakan bahwa Kedokteran adalah ilmu yang membutuhkan ketelitian. Syarat pertama untuk menjadi dokter adalah memiliki pengetahuan dasar ilmu pengetahuan alam (Matematika, Fisika, Kimia, Biologi).
"Pengetahuan Sastra itu penting, tetapi tidak berpengaruh dalam menentukan apakah seseorang akan menjadi dokter," ujarnya. Menurutnya, komunikasi adalah keterampilan lunak dan setiap profesi membutuhkannya. Bukan karena kami ingin dokter pandai berkomunikasi, maka kami merekrut mahasiswa berdasarkan Sastra.
Pada tahun 2014, Menteri Kesehatan menanggapi usulan beberapa pimpinan Fakultas Kedokteran dan Farmasi untuk memasukkan mata kuliah Sastra dalam tes masuk profesi kedokteran. Para pimpinan sektor kesehatan saat itu meyakini bahwa Sastra sangat penting bagi tenaga medis, membantu mereka berbicara dengan lancar, serta menuangkan tulisan mereka dengan jelas dan gramatikal. Pada saat itu, banyak orang juga menganggap usulan ini tidak masuk akal.
Duong Tam - Le Nguyen
[iklan_2]
Tautan sumber
Komentar (0)