Kembalinya "Weekend Meeting" telah menimbulkan beragam pendapat, sebagian orang memujinya namun sebagian lainnya menganggap beberapa bagian dari program tersebut masih kurang menarik.
Setelah hampir 20 tahun absen, pada malam tanggal 1 Maret, Sampai jumpa akhir pekan ini Ditayangkan di tengah antisipasi penonton yang besar. Pada episode pertama tahun 2025, acara ini menampilkan artis-artis seperti: Trung Ruoi, Do Duy Nam, Dung Hon, Artis Berjasa Thai Son, Artis Berjasa Phu Don... bersama editor-editor favorit VTV seperti Quoc Khanh, Viet Hoang, dan Son Lam.
Kesan pertama itu Sampai jumpa akhir pekan ini menghadirkan inovasi dalam format. Berbeda dengan sebelumnya yang hanya berupa sandiwara panggung, program tahun ini menggabungkan berbagai genre seperti berita, laporan, dan sandiwara.
Program ini juga menghadirkan interaksi langsung dengan penonton di studio. Mereka dapat naik ke panggung, berpartisipasi dalam pengalaman berdoa untuk disewa, meramal nasib, dan festival prosesi emas untuk mendoakan keberuntungan dan cinta...
Konten utama dari Sampai jumpa akhir pekan ini Nomor 1 berkisar pada cerita tentang budaya festival di desa-desa, terutama fenomena takhayul dan trik menghasilkan uang yang tersembunyi di balik kedok kegiatan keagamaan.
Tim produksi acara juga tidak ketinggalan menampilkan fenomena-fenomena terkini yang sedang hangat seperti: blind bag tearing, pickleball, baby three, frase-frase Hong Hai Nhi, Nguu Ma Vuong... Musik parodi merupakan spesialisasi yang tak terpisahkan dalam acara-acara komedi VTV dan terus muncul di atas panggung. Sampai jumpa akhir pekan ini dan diterima dengan baik oleh penonton.
Kembalinya Sampai jumpa akhir pekan ini Acara ini diterima dengan baik oleh penonton. Mereka menunjukkan kegembiraan mereka saat menonton sandiwara humor yang diperbarui dengan tren sosial. Namun, ada juga yang berkomentar bahwa programnya kurang menarik, kurang menarik, dan potongan-potongannya kurang mampu menghadirkan tawa yang menyegarkan bagi penonton. Hubungan antarbagian program masih kurang terjalin.
Khususnya, bagian tentang pembelajaran budaya Desa Duoi menerima reaksi paling negatif dari penonton. Mereka mengatakan bahwa pada bagian ini, para aktor secara tidak sengaja mengubah sebuah fitur budaya menjadi lelucon, mencoba memancing tawa yang tidak pantas.
Penonton berharap bahwa, setelah episode pertama, kru Sampai jumpa akhir pekan ini Akan ada beberapa perubahan untuk menyempurnakan program, menghadirkan tawa yang menyegarkan namun tidak mengurangi unsur satirnya.
Sebelumnya, saat menjawab pertanyaan wartawan dari VTC News, Do Duy Nam, salah satu artis yang berpartisipasi dalam program tersebut, mengatakan ia senang menjadi bagian dari program ini karena merupakan impian masa kecilnya : "Seluruh masa kecil dan remaja saya terhubung dengan Meet at the Weekend. Impian saya adalah berakting di Meet at the Weekend, tetapi sebelum saya bisa melakukannya, program tersebut berhenti, yang sangat saya sesalkan. Kemudian, saya beruntung bisa berakting di Meet at the End of the Year, dan saya tidak menyangka Meet at the Weekend akan kembali. Ini sungguh membahagiakan, impian masa kecil saya telah terwujud."
Artis berprestasi Thai Son mengaku sempat grogi menjadi bagian program yang sudah menjadi brand tersebut, namun ia tidak merasa tertekan malah merasa lebih bertanggung jawab.
"Berdiri di panggung Meet at the Weekend, meskipun agak gugup, saya tidak merasa tertekan, malah merasa lebih bertanggung jawab, fokus tampil bersama para artis, dan membawa tawa penonton. Di episode pertama festival, peran saya tidak panjang, tetapi bernuansa humor, membawakan melodi lagu-lagu daerah Bac Ninh ." dia berkata
Sumber
Komentar (0)