Hutan Melaleuca – titik awal perjalanan koneksi
Hutan Melaleuca Tan Lap tak hanya menjadi destinasi indah dengan kanal-kanal hijau yang rimbun, tetapi juga simbol kehidupan dan kemampuan adaptasi yang luar biasa. Di tengah kondisi tanah sulfat masam yang keras di wilayah Dong Thap Muoi, pohon Melaleuca tumbuh subur, memurnikan tanah, mencegah erosi, dan melindungi lingkungan. Dari pohon sederhana ini, sektor ekonomi baru—produksi minyak Melaleuca—lahir dan berkembang pesat. Masyarakat setempat telah mengolah setiap helai daun Melaleuca menjadi setetes minyak esensial yang berharga, yang berkhasiat menghangatkan tubuh, mengobati pilek, mengusir serangga, membantu menyembuhkan penyakit, dan merupakan produk khas yang menarik wisatawan. Mereka tak hanya hidup berdampingan dengan hutan, tetapi juga melestarikan dan memanfaatkannya dengan cara yang cerdas dan manusiawi.
Wisata penyembuhan – ketika alam adalah dokternya
Berbeda dengan kawasan wisata yang ramai, desa terapung Tan Lap menawarkan pengalaman yang sepenuhnya alami. Tanpa konkretisasi atau gangguan ekosistem, masyarakat merancang aktivitas seperti: naik sampan, bersepeda melintasi hutan, memancing tradisional, memanggang ikan dengan daun teratai, menyuling minyak esensial... Pengunjung yang datang ke sini tidak hanya "bersantai" tetapi juga bersantai, bernapas dalam-dalam, menyerap esensi hutan kayu putih, membantu meningkatkan daya tahan tubuh, memurnikan tubuh, dan meningkatkan kesehatan mental. Ini adalah perjalanan untuk terhubung dengan alam, sungguh menyembuhkan dari hati.
Menghubungkan Pengetahuan Masyarakat Adat dengan Pembangunan Berkelanjutan
Ciri khas model perjalanan koneksi hijau di Tan Lap adalah perpaduan harmonis antara kearifan rakyat dan ilmu pengetahuan modern. Dari rumah panggung di atas air hingga proses penyulingan minyak atsiri tertutup, dari pemanfaatan kembali air hingga pembangunan produk wisata dengan konten budaya asli, semuanya menunjukkan pemikiran berkelanjutan. Masyarakat di sini bukan hanya "pendongeng hutan" tetapi juga pencipta nilai-nilai hijau bagi masyarakat. Mereka mengubah hal-hal biasa—seperti sebungkus daun kayu putih, sebotol minyak atsiri, dan sampan—menjadi simbol interaksi antara manusia dan alam.
Bawa kembali kehijauan ke kota
Di akhir perjalanan ini, pengunjung tak hanya membawa pulang beberapa suvenir, tetapi yang lebih penting, semangat hidup hijau: hidup dekat dengan alam, menghargai ekosistem, dan belajar terhubung dengan lingkungan sekitar. "Green Connection Journey" bukan sekadar acara TV. Ini adalah perjalanan yang membuka perspektif baru, menjembatani manusia dan alam, serta menjadi sumber inspirasi untuk hidup lebih hijau, lebih bersih, dan lebih mendalam.
Perjalanan menjelajahi lahan hijau Vietnam bersama PetroVietnam Gas Joint Stock Corporation (PV GAS) masih berlanjut, dengan banyak kisah yang menunggu untuk diceritakan, banyak orang yang menunggu untuk ditemui, dan banyak nilai-nilai adat yang menunggu untuk disebarkan. Jangan lewatkan episode berikutnya, di mana setiap perjalanan adalah kesempatan untuk bersantai, memahami lebih dalam, dan lebih mencintai alam pada pukul 15.45 setiap Sabtu dan Minggu di saluran VTV3 Vietnam Television.
PADA
Sumber: https://baolongan.vn/hanh-trinh-ket-noi-xanh-gioo-mam-suc-song-giua-rung-tram-dong-nam-bo-a198145.html
Komentar (0)