Tembaga tiga bulan di London Metal Exchange (LME) CMCU3 turun 0,4 persen menjadi $9.533 per ton.
Dolar stabil pada hari Rabu dan diperdagangkan di atas batasan 160 yen karena investor bersikap hati-hati dan menunggu rilis data harga AS akhir minggu ini.
Kontrak tembaga Juli yang paling banyak diperdagangkan di Shanghai Futures Exchange SCFcv1 turun 1,5% menjadi 77.630 yuan ($10.684,60) per ton.
"Logam merah telah tertekan dalam beberapa hari terakhir menyusul data ekonomi yang lemah. Prospek global untuk manufaktur tetap lemah menyusul PMI kilat di Eropa dan AS, yang diperparah oleh tingginya persediaan logam seperti aluminium, tembaga, dan nikel," tulis ANZ Research dalam sebuah catatan.
Aluminium LME CMAL3 turun 0,2% menjadi $2.490 per ton, nikel CMNI3 naik 0,3% menjadi $17.210, seng CMZN3 turun 0,1% menjadi $2.868, timbal CMPB3 turun 0,1% menjadi $2.207, dan timah CMSN3 turun 1,4% menjadi $31.805.
Aluminium SHFE SAFcv1 turun 0,8% menjadi 20.195 yuan, nikel SNIcv1 turun 0,5% menjadi 134.220 yuan, timbal SPBcv1 naik 1,4% menjadi 19.125 yuan sementara seng SZNcv1 turun 0,04% menjadi 23.690 yuan dan timah SSNcv1 turun 3,5% menjadi 263.320 yuan.
[iklan_2]
Sumber: https://kinhtedothi.vn/gia-kim-loai-dong-ngay-28-6-tiep-tuc-giam-do-dong-usd-manh-hon.html
Komentar (0)