Harga emas dunia naik, harga emas domestik meroket - Foto: TT
Harga emas batangan SJC naik pesat
Pada pukul 11.30 pagi hari ini, 8 Juli, harga emas dunia meningkat tajam menjadi 3.331 USD/ons, naik sekitar 30 USD/ons (951.000 VND/tael) dibandingkan level terendah kemarin.
Jika dikonversi dengan nilai tukar yang tercantum di bank, setara dengan 105,64 juta VND/tael.
Hari ini, Saigon Jewelry Company (SJC) menaikkan harga jual emas batangan SJC sebesar setengah juta VND/tael, menjadi 121 juta VND/tael (jual) dan 119 juta VND/tael (beli).
Harga jual 9999 cincin emas di Perusahaan SJC juga mengalami kenaikan, menjadi 116,9 juta VND/tael, dibeli pada harga 114,4 juta VND/tael.
Senada dengan itu, perusahaan PNJ dan Bao Tin Minh Chau juga menaikkan harga jual emas batangan ke level yang sama dengan harga jual emas batangan SJC di Perusahaan SJC.
Di toko emas Mi Hong, harga jual emas batangan SJC naik menjadi 121 juta VND/tael, sama dengan harga jual di Perusahaan SJC. Sementara itu, harga belinya naik menjadi 120 juta VND/tael, hanya separuh dari selisih harga di perusahaan emas besar.
Saat ini, selisih harga beli dan jual emas batangan SJC di perusahaan besar umumnya mencapai 2 juta VND/tael.
Dibandingkan dengan harga emas dunia yang dikonversi, harga emas batangan SJC lebih tinggi 15,36 juta VND/tael, sedangkan harga cincin emas 9999 lebih tinggi 11,26 juta VND/tael.
Harga emas dunia pulih setelah Presiden AS Donald Trump mengunggah surat ke 14 negara, mengumumkan tarif yang akan dikenakan pada barang-barang dari negara-negara tersebut mulai 1 Agustus.
Menurut para analis, perkembangan baru dalam perang dagang Presiden AS Donald Trump telah merangsang permintaan investor untuk pencegahan risiko, sehingga mendorong harga emas dunia naik lagi.
Selain itu, informasi bahwa Bank Sentral Tiongkok terus melakukan pembelian bersih cadangan emas juga turut mendorong kenaikan harga emas.
Pekan lalu, harga emas dunia naik 1,7% akibat rancangan undang-undang pemotongan pajak besar-besaran yang disahkan oleh Kongres AS oleh Presiden AS Donald Trump, yang meningkatkan kekhawatiran tentang utang dan defisit anggaran negara dalam jangka panjang. Tren penurunan dolar AS yang berkelanjutan juga turut menopang harga emas.
Namun, reli di pasar saham AS telah mengurangi daya tarik emas. Selain itu, data pasar tenaga kerja AS yang lebih baik dari perkiraan juga telah mengurangi ekspektasi bahwa Federal Reserve akan segera memangkas suku bunga.
Karena dampak faktor-faktor yang saling bertentangan, harga emas berfluktuasi dalam kisaran 3.260-3.450 USD/ons selama sebulan terakhir.
Harga USD Bank anjlok tajam
Harga USD di bank anjlok tajam setelah mengalami kenaikan selama beberapa hari berturut-turut - Foto: QUANG DINH
Hari ini, harga USD di bank terus melemah meskipun Bank Negara menaikkan nilai tukar sentral sebesar 8 VND/USD, menjadi 25.121 VND/USD.
Dengan margin +/-5%, bank umum diizinkan membeli dan menjual USD dalam kisaran 23.865 - 26.377 VND/USD.
Vietcombank mencatat harga jual USD pada 26.305 VND/USD, turun 25 VND/USD dibandingkan kemarin. Harga beli berada di 25.915 VND/USD.
BIDV juga menurunkan harga jual USD menjadi 26.302 VND/USD, turun 28 VND/USD dibandingkan kemarin, harga beli juga menurun menjadi 25.942 VND/USD.
Eximbank mencatat harga beli USD sebesar 25.900 VND/USD, turun 60 VND/USD dibandingkan kemarin, dan harga jual juga turun 60 VND/USD, menjadi 26.280 VND/USD.
Di pasar bebas, harga beli dan jual USD tetap pada 26.441 - 26.541 VND/USD (beli - jual).
Kembali ke topik
CAHAYA MERAH MUDA
Source: https://tuoitre.vn/gia-vang-mieng-sjc-vot-len-121-trieu-dong-luong-usd-ngan-hang-giam-manh-20250708122724003.htm
Komentar (0)