Anak muda berfoto dan berfoto dengan bangunan kuno Prancis yang seindah Eropa di Hanoi
Báo Dân trí•12/11/2024
(Dan Tri) - Membuka pintunya bagi pengunjung untuk pertama kalinya, gedung Universitas Ilmu Pengetahuan Alam (sebelumnya Universitas Ilmu Pengetahuan Umum) mengesankan dengan arsitektur Prancisnya yang unik.
Terletak di 19 Le Thanh Tong ( Hanoi ), gedung Universitas Ilmu Pengetahuan Alam, sebelumnya Universitas Indochina, adalah salah satu ruang kreatif dan instalasi seni unik di Festival Desain Kreatif Hanoi 2024. Dirancang oleh arsitek Prancis Ernest Hébrad pada tahun 1926 dan didirikan pada tahun 1956, bangunan ini masih mempertahankan tampilan kunonya setelah hampir 100 tahun dibangun. Dalam rangka Festival Desain Kreatif Hanoi 2024, gedung Universitas menjadi tempat berbagai kegiatan, seminar, diskusi, dan pameran. Khususnya, kompleks pameran seni interaktif Indochina Senses, yang menampilkan 22 karya, membangkitkan kembali nuansa lama pengunjung terhadap arsitektur dan seni rupa Indochina. Memanfaatkan waktu pembukaan, banyak anak muda yang hadir lebih awal untuk mengagumi arsitektur dan berinteraksi dengan karya seni yang dipamerkan. Di sebelah kiri aula utama, terdapat lukisan karya Victor Tardieu dan rekan-rekannya antara tahun 1921 dan 1927, yang dilukis di ruang kuliah Universitas Indochina, yang sekarang menjadi Aula Nguy Nhu Kon Tum di Universitas Ilmu Pengetahuan Alam. Lukisan ini mencakup area seluas 77 meter persegi, menggambarkan kembali kehidupan sosial Vietnam di awal abad ke-20 dengan 200 karakter yang muncul dalam lukisan. Pengunjung area dari lantai 2 ke atas akan dibariskan oleh relawan. Karena ruangannya terbatas, setiap putaran hanya dapat diikuti oleh 20 orang dalam 10 menit.
Museum Biologi menyimpan dan melestarikan ratusan ribu spesimen hewan dan tumbuhan yang dikumpulkan oleh Vietnam dari akhir abad ke-19 hingga saat ini, termasuk spesimen dari berbagai wilayah geografis di seluruh dunia yang disumbangkan oleh kepala negara, ilmuwan, dan museum asing. Mengunjungi Universitas untuk pertama kalinya, Phuong Nhai dan Mai Anh (lahir tahun 2006, mahasiswa Akademi Wanita Vietnam) mengungkapkan kegembiraan dan keterkejutan mereka terhadap karya-karya yang sarat akan budaya dan seni. Mai Anh sangat terkesan dengan instalasi "Time Specimens", spesimen-spesimen yang direstorasi secara realistis, kaya, dan beragam spesiesnya. Memasuki area museum biologi membantu kaum muda mendapatkan perspektif baru tentang dunia biologi.
Setelah menaiki tangga kayu yang sempit, pengunjung akan mengagumi keindahan khas arsitektur Indochina. Teknologi pencahayaan semakin mempercantik keindahan klasik bangunan ini. Di langit-langit bangunan terdapat gambar dua burung phoenix, simbol otoritas dalam budaya Asia Timur. "Dengan arsitektur neoklasik, motif-motif unik yang dipadukan dengan efek pencahayaan yang cerah menciptakan pertunjukan menarik yang membuat saya tak bisa mengalihkan pandangan. Mengambil foto di ruangan ini seindah berada di Eropa," ujar Phuong Nhai. Banyak pola bangunan bergaya arsitektur Indochina yang dipadukan dengan arsitektur Eropa, dibangun dari bahan dan keahlian Vietnam pada masa itu. Garis arsitektur kuno di lantai loteng membuat kaum muda tak kuasa mengalihkan pandangan. Setelah berkarier di bidang seni rupa industri, fotografer Minh Anh (lahir tahun 1997) menemukan inspirasi baru dengan mengagumi karya-karya yang dipamerkan. Penataan karya seni yang selaras dengan garis-garis kuno pada arsitektur bangunan inilah yang paling ia sukai dari kunjungan pagi ini. "Untuk menemukan lebih banyak pemicu kreativitas, saya mengunjungi karya arsitektur berusia lebih dari 100 tahun ini. Mengagumi karya-karya di sini memberi saya banyak emosi dan ide untuk berkreasi artistik," ujarnya. Anh Thu (1998, distrik Hoan Kiem) mengungkapkan kekagumannya: "Biasanya ketika melewati gedung ini, saya sangat terkesan dengan arsitektur Prancis kunonya. Kini, ketika melangkah masuk, karya seni ditata dengan sangat menarik, menyatu dengan ruang arsitekturnya. Jika tidak ada papan nama, saya tidak akan menemukannya." Kompleks pameran seni interaktif Indochina Senses akan berlangsung dari 9 hingga 17 November di gedung Universitas Sains. Selain gedung ini, Festival Desain Kreatif Hanoi 2024 juga akan memiliki ruang pameran di Istana Anak Hanoi, Bank Negara Vietnam , Istana Bac Bo, dan Gedung Opera, yang menjanjikan pengalaman menarik bagi pengunjung.
Komentar (0)