Pertandingan Man United - Arsenal 2025 - 2026 pada pukul 22.30 tanggal 17 Agustus merupakan kesempatan bagi para penggemar untuk menyaksikan persaingan antara lini serang baru kedua tim.
Memimpin "Setan Merah" sejak paruh kedua musim lalu, pelatih Ruben Amorim dan anak-anak asuhnya menyelesaikan Liga Primer dengan hasil terburuk sejak tim terdegradasi pada tahun 1974: 42 poin dan peringkat ke-15. Dengan kekalahan tambahan melawan Tottenham di final Liga Europa, Man United absen dari kompetisi Eropa untuk pertama kalinya dalam 10 tahun.
Arsenal berharap striker baru Viktor Gyökeres akan membantu mereka menjaga asa meraih gelar Liga Primer setelah tiga kali berturut-turut menjadi runner-up (Foto: AP)
Namun, tidak kehilangan kekuatan di kancah Eropa dapat membantu Tuan Amorim dan timnya fokus untuk memulihkan reputasi mereka di Liga Primer. Menyadari kelemahan lini serang musim lalu (hanya mencetak 42 gol), pelatih asal Portugal ini mendatangkan tiga striker berbakat dan potensial sekaligus, termasuk Bryan Mbuemo, Matheus Cunha, dan Benjamin Sesko.
Mbuemo dan Cunha tampil gemilang untuk Brentford dan Wolverhampton, sementara Sesko sangat dihargai di Leipzig. Masih harus dilihat apakah Amorim akan menjadi starter untuk ketiga pemain tersebut ketika tim membutuhkan tiga poin melawan Arsenal untuk membangun momentum di musim baru.
Arsenal telah finis di posisi kedua dalam tiga musim terakhir, sehingga pelatih M. Arteta harus memperkuat lini serangnya dengan striker Viktor Gyökeres dan pemain sayap Noni Madueke untuk menembus persaingan juara. Pelatih asal Spanyol itu juga memperkuat lini tengah dengan gelandang senegaranya M. Zubimendi.
Gyökeres sangat akrab dengan pelatih Amorim, karena pernah bermain bersama di Sporting Lisbon. Bintang Swedia ini telah mencetak 68 gol di Liga Portugal dalam dua musim terakhir, dengan rata-rata 1,07 gol per pertandingan. Meskipun fisiknya prima—tinggi 1,89 m dan berat 94 kg—penyerang berusia 27 tahun ini hanya mencetak 2 dari 68 gol tersebut dengan sundulan, sementara jumlah gol dengan kaki kanannya mencapai 57.
Oleh karena itu, lini pertahanan Man United dan kiper Onana harus mewaspadai pemain muda Arsenal yang paling menarik. Pertahanan tim Old Trafford belum memberikan ketenangan pikiran, sementara pertahanan tim tamu cukup solid. Stabilitas kiper D. Raya dan para pemain bertahan telah membantu "The Gunners" tetap tak terkalahkan di laga tandang dalam 14 putaran terakhir Liga Premier, dengan 7 kemenangan dan 7 hasil imbang.
Man United hanya kalah 2 kali dari 18 pertandingan Liga Primer terakhir mereka melawan Arsenal, tetapi kedua kekalahan tersebut terjadi saat Arteta masih menangani The Gunners - pada November 2020 dan Mei 2024. Dalam 11 kunjungan terakhir mereka ke Old Trafford di Liga Primer, Arsenal telah mencetak 14 gol. Dengan Gyökeres di bangku cadangan, para penggemar The Gunners yakin tim favorit mereka akan terus mencetak gol melawan Onana, bahkan mungkin membawa pulang 3 poin.
Keyakinan penggemar Arsenal makin kuat ketika superkomputer Opta memperkirakan rasio kemenangan tim tandang pada malam 17 Agustus sebesar 45,1% dibandingkan dengan Man United yang sebesar 29,5%!
Pertandingan Chelsea - Crystal Palace pada pukul 8 malam juga patut diperhatikan karena para ahli memperkirakan tim Stamford Bridge akan membuktikan kekuatan mereka sebagai salah satu kandidat juara musim ini.
Sumber: https://nld.com.vn/hap-dan-man-so-tai-giua-man-united-va-arsenal-196250816192004662.htm
Komentar (0)