Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Apakah Kaka ditinggalkan istrinya karena dia terlalu sempurna?

Fakta bahwa Kaka dicampakkan oleh mantan istrinya, Caroline Celico, hanya karena Caroline menganggap Kaka "terlalu sempurna" sempat menjadi sorotan media.

ZNewsZNews28/03/2025

Kegagalan pernikahan Ricardo Kaka dan Caroline Celico pernah menjadi sumber penyesalan bagi para penggemar.

Pasangan ini pernah dianggap sebagai contoh ideal keluarga bahagia, tetapi mereka bercerai pada tahun 2015 setelah 10 tahun menikah. Oleh karena itu, ketika informasi tentang wawancara Caroline Celico dirilis, kegagalan pernikahan Kaka menjadi fokus perhatian.

Mungkinkah putus hubungan karena alasan yang begitu aneh benar-benar ada, atau ini hanya produk dari pemberitaan dan dilebih-lebihkan oleh media?

Pernikahan yang hampir sempurna

Kaka dan Caroline bertemu ketika mereka masih sangat muda. Saat itu, Kaka adalah talenta sepak bola yang sedang naik daun, dan Caroline adalah putri dari keluarga kaya di Brasil. Mereka menikah pada tahun 2005, ketika Kaka berusia 23 tahun dan berada di puncak kariernya di AC Milan.

Selama satu dekade, pasangan ini menampilkan citra ideal: Kaka sebagai pemain berbakat dan teladan yang bebas dari skandal, sementara Caroline adalah istri yang berbudi luhur yang selalu mendukung suaminya.

Mereka memiliki dua anak bersama, Luca (lahir tahun 2008) dan Isabella (2011). Kaka dan Caroline juga sering berbagi momen bahagia di media sosial dan dalam wawancara. Namun, pada tahun 2015, semuanya tiba-tiba berantakan.

Caroline mengumumkan berakhirnya pernikahan tersebut, dan seketika itu juga, desas-desus mulai menyebar. Salah satu alasan yang paling banyak diperbincangkan adalah bahwa Kaka atau istrinya telah berselingkuh.

Namun, mantan bintang Real Madrid itu kemudian membantah hal ini. Alasan yang paling mengejutkan, yang disebutkan sendiri oleh Caroline dalam sebuah wawancara pada tahun 2023, yang kemudian dikutip oleh Goal dan Globo , adalah bahwa Kaka "terlalu sempurna".

Suatu ketika ia berkata, "Ia tidak pernah mengkhianati saya, selalu memperlakukan saya dengan baik, tetapi saya tidak bahagia. Semuanya terlalu sempurna, dan saya merasa sesak." Pernyataan ini dengan cepat diangkat oleh media, dan menjadi judul berita sensasional di berbagai surat kabar: "Kaka ditinggalkan oleh istrinya karena ia terlalu baik."

Namun, apakah kebenaran sesederhana itu? Sebuah sumber yang dekat dengan Kaka dan Caroline mengungkapkan bahwa kehidupan mereka tidak sepenuhnya seindah yang dibayangkan publik.

Perselisihan

Kaka, sebagai salah satu pemain terbaik di dunia lebih dari satu dekade lalu, menghadapi tekanan yang sangat besar baik dari kariernya maupun dari media. Karier bermainnya mengharuskannya untuk terus berpindah-pindah negara, dari Milan ke Madrid, dan kemudian ke Amerika Serikat (MLS).

Ricardo Kaka anh 1

Kaka sedang menjalin hubungan asmara yang bahagia dengan model Carolina Dias.

Ia juga memiliki banyak komitmen pekerjaan di Brasil, yang berarti keluarga tersebut harus terus-menerus beradaptasi dengan perubahan besar. Caroline, meskipun selalu mendukung suaminya, pernah mengakui dalam sebuah unggahan blog pribadi bahwa ia terkadang merasa kesepian dan kehilangan arah dalam perannya sebagai istri seorang superstar.

Selain itu, keyakinan agama – faktor penting dalam kehidupan mereka berdua – mungkin juga berperan dalam keretakan tersebut. Kaka dan Caroline sama-sama sangat religius. Namun, seiring berjalannya waktu, Caroline berubah dan mencari jalan spiritualnya sendiri, sementara Kaka tetap teguh pada imannya.

Perbedaan dalam perspektif hidup dan nilai-nilai pribadi mungkin secara halus telah menciptakan jurang pemisah di antara mereka, jauh melampaui apa yang dapat dilihat oleh publik.

Setelah perceraiannya, Kaka terus mempertahankan citra sebagai pria teladan. Ia menikah lagi dengan model Carolina Dias pada tahun 2019 dan kini hidup bahagia dengan keluarga barunya.

Sementara itu, Caroline juga menemukan cinta dengan pengusaha Eduardo Scarpa Julião dan sering membagikan perjalanan penemuan jati dirinya di media sosial. Ia pernah menulis: "Perceraian bukanlah kegagalan, melainkan kesempatan untuk hidup secara otentik."

Sumber: https://znews.vn/kaka-bi-vo-bo-vi-qua-hoan-hao-post1541553.html


Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk