Pada tanggal 21 dan 22 November, delegasi dari Kementerian Perhubungan, yang dipimpin oleh Wakil Menteri Nguyen Duy Lam, menghadiri Pertemuan Menteri Perhubungan ASEAN ke-30 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Konferensi tersebut dihadiri oleh perwakilan dari 10 negara ASEAN, dengan Menteri Perhubungan Malaysia sebagai Ketua dan delegasi Myanmar sebagai Wakil Ketua.
Selain 10 negara anggota ASEAN, konferensi tersebut juga dihadiri oleh Menteri Perhubungan Timor Timur sebagai pengamat.
Para menteri dan kepala delegasi yang menghadiri Pertemuan Menteri Transportasi ASEAN ke-30 di Kuala Lumpur, Malaysia.
Pada konferensi tersebut, para menteri dan kepala delegasi bertukar pandangan, berdiskusi, dan menyepakati beberapa isu penting untuk memandu kegiatan kerja sama transportasi ASEAN dalam periode mendatang.
Terkait pengembangan Rencana Sektor Transportasi ASEAN (ATSP) 2026-2030, para menteri sepakat untuk fokus pada pemenuhan kebutuhan yang terus meningkat akan konektivitas tanpa hambatan, perdagangan global, komitmen iklim, dan pertumbuhan ekonomi , memastikan bahwa ASEAN tetap kompetitif dan terhubung dalam konteks global, serta mendukung dan selaras dengan Rencana Strategis Komunitas Ekonomi ASEAN 2026-2030. Rencana tersebut diharapkan akan diadopsi pada Pertemuan ATM tahun 2025.
Para menteri mengadopsi Pedoman ASEAN tentang Kendaraan Listrik Ringan untuk mempromosikan transportasi pribadi rendah karbon dan pilihan logistik perkotaan. Pedoman tentang Transportasi Barang Perkotaan juga diadopsi, dengan tujuan mengembangkan sistem logistik yang berkelanjutan dan efisien di kota-kota ASEAN.
Kerangka Kerja ASEAN untuk Keselamatan Jalan Kuala Lumpur 2024 telah diadopsi, yang menekankan pentingnya peningkatan keselamatan kendaraan, peraturan keselamatan jalan, dan standardisasi rambu-rambu serta aturan lalu lintas di kawasan ini.
Terkait urusan maritim, para menteri mengadopsi Pedoman Kemitraan Publik-Swasta di Pelabuhan dan Pedoman Digitalisasi dan Otomatisasi Pelabuhan, yang mempromosikan praktik terbaik dan operasi pelabuhan berkelanjutan di ASEAN.
Wakil Menteri Perhubungan Nguyen Duy Lam memimpin delegasi Kementerian Perhubungan untuk menghadiri konferensi tersebut.
Dalam sesi pleno konferensi, Wakil Menteri Nguyen Duy Lam menyampaikan persetujuan Vietnam terhadap usulan-usulan Pertemuan Pejabat Senior (STOM). Pedoman mengenai kendaraan listrik, digitalisasi dan otomatisasi pelabuhan, kemitraan publik-swasta dalam pengembangan infrastruktur, dan transportasi barang perkotaan semuanya merupakan isu yang tepat waktu dan mendesak.
Wakil Menteri juga memperkenalkan rencana dan program yang ditargetkan untuk implementasi transformasi hijau dan komitmen untuk mengurangi emisi karbon di sektor transportasi Vietnam, dengan tujuan memenuhi komitmen Pemerintah Vietnam di COP 26, untuk membawa emisi bersih Vietnam menjadi "nol" pada tahun 2050.
Selain itu, Wakil Menteri sangat mengapresiasi pedoman ASEAN tentang digitalisasi dan otomatisasi pelabuhan, dan menganggapnya sangat bermanfaat bagi otoritas Vietnam maupun negara-negara ASEAN untuk diterapkan dalam pengoperasian dan pemanfaatan infrastruktur.
Wakil Menteri Nguyen Duy Lam menandatangani Protokol 5.
Pada konferensi yang diotorisasi oleh Pemerintah, Wakil Menteri Nguyen Duy Lam, bersama dengan para Menteri/Kepala delegasi Transportasi dari negara-negara anggota ASEAN lainnya, menandatangani Protokol No. 5 tentang Hak Singgah Sementara antara titik-titik di wilayah negara-negara anggota ASEAN lainnya berdasarkan Perjanjian Multilateral ASEAN tentang Liberalisasi Penuh Layanan Penumpang Udara (MAFLPAS) untuk mempromosikan proses liberalisasi di industri penerbangan, memungkinkan negara-negara ASEAN untuk memperluas layanan transportasi penumpang secara lebih fleksibel dan nyaman di kawasan ini.
Wakil Menteri Perhubungan Nguyen Duy Lam menandatangani Protokol No. 5 tentang Hak Transit Sementara antara Titik-titik di Wilayah Negara Anggota ASEAN Lainnya berdasarkan Perjanjian Multilateral ASEAN tentang Liberalisasi Penuh Layanan Transportasi Penumpang Udara.
Selain program utama, Wakil Menteri juga menghadiri Pertemuan Menteri Transportasi ASEAN-China ke-23, Pertemuan Menteri Transportasi ASEAN-Jepang ke-22, Pertemuan Menteri Transportasi ASEAN-Korea ke-15, dan Pertemuan Khusus antara Menteri Transportasi ASEAN dan Mitra Pembangunan (ADB, AIIB, ITF, UNESCAP, dan WB).
Di sela-sela konferensi ATM 30, Wakil Menteri Nguyen Duy Lam mengadakan pertemuan bilateral dengan Bapak Park Sang Woo, Menteri Pertanahan, Infrastruktur, dan Transportasi Korea Selatan, untuk meningkatkan kerja sama di bidang transportasi.
Sumber: https://www.baogiaothong.vn/hoi-nghi-bo-truong-giao-thong-van-tai-asean-ket-noi-thong-suot-chuyen-doi-xanh-192241122150134545.htm







Komentar (0)