
Prangko berlatar 70 tahun Kemenangan Dien Bien Phu.
Pada tanggal 5 Mei, Kementerian Informasi dan Komunikasi , Departemen Propaganda Pusat berkoordinasi dengan Komite Rakyat Provinsi Dien Bien dan Perusahaan Pos Vietnam untuk menyelenggarakan penerbitan khusus perangko "Memperingati 70 tahun kemenangan Dien Bien Phu (1954-2024)" di Provinsi Dien Bien.
Dengan gaya desain grafis, konten ringkas dan inovatif, tanpa mengulang gambar yang ditampilkan pada set prangko yang diterbitkan, 4 desain prangko disusun secara berkesinambungan menciptakan cerita dengan gambar, konteks yang konsisten adalah cekungan Dien Bien dari masa lalu yang gemilang hingga masa depan provinsi Dien Bien yang cerah dan berkembang khususnya dan negara secara umum.
Model 1: “BERMAIN HANYA JIKA ANDA TAHU ANDA AKAN MENANG”

Pada tanggal 6 Desember 1953, Politbiro mengadakan rapat yang dipimpin oleh Presiden Ho Chi Minh untuk mendengarkan laporan Komisi Militer Umum dan persetujuan akhir atas rencana kampanye Musim Dingin-Musim Semi 1953-1954, dan sekaligus memutuskan untuk melancarkan Kampanye Dien Bien Phu dengan tekad menghancurkan benteng Prancis. Berkat komando yang tepat, perubahan semboyan "Berjuang cepat, menang cepat" menjadi "Berjuang mantap, maju terus", dan konsensus tentara dan rakyat, kita menang.
Gambar utama pada prangko adalah pasukan yang menarik artileri ke medan perang. Gambar latar belakang Markas Komando di Muong Phang ditempatkan di sebelah kiri untuk mengilustrasikan prangko (ini adalah pertama kalinya gambar ini disebutkan dan ditampilkan pada prangko).
Di sebelahnya terdapat gambar pesawat musuh yang mendaratkan pasukan di Dien Bien Phu dengan tujuan membangun benteng terkuat saat itu untuk menguasai medan pertempuran Indochina. Itulah sebabnya suasana yang tadinya damai berubah menjadi suram.
Model 2: "SELURUH NEGARA BERPERANG"
Untuk memobilisasi seluruh sumber daya, baik manusia maupun material, di garda terdepan, demi perjuangan melawan penjajah asing, setiap kelompok buruh garda terdepan, rakyat di seluruh negeri, bersama suku-suku Dien Bien dan wilayah Barat Laut, menciptakan kekuatan gabungan blok persatuan nasional yang agung, yang memberikan kontribusi signifikan terhadap kemenangan Dien Bien Phu yang "terkenal di lima benua, mengguncang dunia".

Gambar utama pada prangko adalah sekelompok milisi yang membawa amunisi , makanan, dll. untuk bertugas di medan perang. Latar belakang prangko adalah gambar pasukan kita yang merebut dan mengibarkan bendera di atap bunker Komando Prancis, yang melambangkan akhir kemenangan Kampanye Dien Bien Phu. Warna pada latar belakang prangko gelap, pepohonan dihujani gelombang peluru, dll., tetapi hal itu tidak dapat menghentikan tekad rakyat kita untuk berjuang dan menang.
Gambar pos komando kedua belah pihak ditunjukkan pada model 1 dan 2 untuk menggambarkan pertentangan, pertarungan kecerdasan yang sengit... dan hasil kemenangan adalah milik keadilan, milik keberanian dan ketahanan tentara dan rakyat Vietnam.
Contoh 3: “LAGU YANG TAK TERLUPAKAN”
Ukir dan ucapkan rasa syukur kepada para leluhur yang telah mengorbankan darah dan nyawa demi menjaga setiap jengkal tanah suci Tanah Air, yang tercermin dalam moralitas tradisional "Saat minum air, ingatlah sumbernya" yang senantiasa dijaga oleh Partai dan Negara dalam merawat prajurit, prajurit, dan rezim politik yang terluka...

Rasa syukur itu diungkapkan melalui gambar rombongan veteran yang mengunjungi bekas medan perang, mengunjungi Museum Sejarah Kemenangan Dien Bien Phu, dan monumen kemenangan; menjadikannya sebagai motivasi dan contoh bagi generasi muda untuk diikuti, bertekad melestarikan prestasi yang ditinggalkan para leluhur, menjaga perdamaian dan kebebasan, serta mengikuti jejak para leluhur dalam membangun tanah air Vietnam.
Latar belakang perangko tersebut merupakan gambar upacara penandatanganan Perjanjian Jenewa yang menandai kemenangan besar perang perlawanan terhadap Prancis, di mana yang terpenting adalah kemerdekaan, persatuan, kedaulatan, dan keutuhan wilayah Vietnam, yang harus dihormati oleh semua negara, termasuk Prancis.
Model 4: “KEMAKMURAN, KEBAHAGIAAN”
Pengorbanan generasi terdahulu demi menghadirkan kemerdekaan dan perdamaian bagi anak-anak masa kini dan masa depan. Gagasan ini diungkapkan melalui gambar seorang gadis etnis Thailand yang menyambut anak-anak dari berbagai kelompok etnis ke sekolah dengan sukacita dan kebahagiaan.

Latar belakang perangko tersebut adalah bunga Ban yang sedang mekar menutupi langit di medan perang kuno Dien Bien, yang kini telah berdiri bangunan-bangunan yang melayani rakyat, melayani pembangunan ekonomi dan pariwisata seperti sekolah-sekolah, sawah-sawah yang hijau, kendaraan-kendaraan bertenaga listrik, bandara-bandara modern, pesawat-pesawat yang lepas landas... Semua ini bertujuan untuk menyampaikan pesan tentang inovasi Dien Bien khususnya dan negara ini secara umum dalam proses integrasi dan pembangunan yang setara dengan negara-negara lain di dunia.
Khususnya, keempat prangko tersebut memiliki motif etnik Thailand yang disusun di bawah sebagai latar belakang, dengan demikian menghormati keberagaman budaya etnis minoritas.
Sumber
Komentar (0)