Teh herbal adalah minuman populer yang memiliki banyak manfaat kesehatan karena tingginya kadar antioksidan dan senyawa anti-inflamasi. Teh herbal bermanfaat bagi penderita gula darah tinggi. Namun, tidak semua orang dianjurkan untuk meminumnya.
Teh herbal yang populer antara lain kamomil, pepermin, adas, lavendel, dan lainnya. Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa teh herbal memberikan manfaat kesehatan seperti melancarkan pencernaan, mengurangi stres dan kecemasan, meningkatkan kekebalan tubuh, mendukung penurunan berat badan, dan meningkatkan kualitas tidur, menurut situs web kesehatan Medical News Today (UK).
Teh kamomil baik untuk kesehatan, tetapi bahan-bahan dalam teh dapat berinteraksi dengan beberapa obat diabetes.
Meskipun teh herbal dapat bermanfaat bagi penderita gula darah tinggi, seperti pradiabetes atau diabetes, tidak semua orang dianjurkan minum teh herbal. Banyak penderita diabetes tipe 2 perlu minum obat setiap hari untuk mengontrol gula darah mereka.
Namun, nutrisi dalam beberapa teh herbal berinteraksi dengan obat-obatan, menyebabkan gula darah turun terlalu rendah, sehingga mengakibatkan hipoglikemia dan masalah kesehatan lainnya.
Teh herbal yang harus dihindari oleh orang yang mengonsumsi obat diabetes meliputi:
Teh Lidah Buaya
Lidah buaya, juga dikenal sebagai lidah buaya, mengandung banyak nutrisi yang bermanfaat bagi kulit dan rambut. Tanaman ini juga diolah menjadi teh herbal. Teh lidah buaya sangat efektif dalam menurunkan gula darah, tekanan darah, dan kolesterol dalam darah.
Oleh karena itu, mengonsumsi teh lidah buaya dan obat pengontrol gula darah secara bersamaan dapat menyebabkan gula darah penderita diabetes turun hingga sangat rendah. Hipoglikemia berat bahkan bisa berbahaya.
Teh kamomil
Teh kamomil adalah teh herbal bebas kafein yang membantu melancarkan pencernaan, meredakan stres, dan meningkatkan kualitas tidur. Meskipun memiliki banyak manfaat kesehatan, teh kamomil tidak disarankan bagi penderita diabetes tipe 2.
Beberapa obat diabetes, seperti warfarin, dapat berinteraksi dengan kandungan kamomil dan menyebabkan darah mengencer. Hal ini dapat meningkatkan risiko pendarahan jika Anda terluka. Namun, para ahli mengatakan bahwa orang dengan gula darah tinggi yang tidak sedang mengonsumsi obat untuk mengontrol gula darahnya dapat mengonsumsi teh ini.
Teh fenugreek
Teh fenugreek, meskipun tidak setenar teh lidah buaya dan kamomil, sangat efektif dalam mengontrol gula darah dan kolesterol. Namun, teh ini dapat berinteraksi dengan obat diabetes, menyebabkan hipoglikemia dan pengenceran darah, sehingga menimbulkan beberapa risiko pada jantung, menurut Medical News Today .
[iklan_2]
Sumber: https://thanhnien.vn/loai-thuc-uong-du-tot-nhung-nguoi-dang-tri-tieu-duong-can-tranh-185241218185855885.htm
Komentar (0)