Vietnam.vn - Nền tảng quảng bá Việt Nam

Penampilan luar biasa di El Clasico.

Báo Thanh niênBáo Thanh niên27/10/2024


TAK BISA MENGHENTIKAN L EWANDOWSKI DAN Y AMAL

Dengan dua gol melawan Real Madrid, Lewandowski telah meningkatkan total golnya di semua kompetisi menjadi 17 gol musim ini. Pemain berusia 36 tahun ini terus memimpin persaingan untuk gelar pencetak gol terbanyak dengan 14 gol dalam 11 putaran La Liga. Secara garis besar, jumlah golnya sama dengan total gabungan gol trio penyerang Real Madrid, Mbappe, Vinicius, dan Rodrygo.

Adapun Lamine Yamal (17 tahun), pemain muda Spanyol ini mencetak gol El Clásico pertamanya dengan cara yang sangat alami. Ia bergerak dengan nyaman di sayap kanan dan melepaskan tembakan keras yang menembus gawang melewati kiper Lunin. Gol ini menjadikannya pemain termuda yang mencetak gol di El Clásico, dan juga merupakan kontribusi gol ke-32-nya untuk Barcelona pada tahun 2024.

La Liga: Màn trình diễn siêu hạng ở El Clasico- Ảnh 1.

Lamine Yamal (kanan) mencetak gol spektakuler dalam debutnya di El Clásico.

Sementara itu, bintang Kylian Mbappe mengalami awal yang kurang beruntung dalam debutnya di El Clásico untuk Real Madrid. Ia gagal mencetak gol di babak pertama dan menyia-nyiakan banyak peluang di babak kedua. FootballCritic hanya memberi Mbappe rating 5,1, terendah di skuad Real Madrid. Statistik yang mencolok adalah 8 kali ia dinyatakan offside, jumlah tertinggi yang tercatat oleh Opta untuk seorang pemain di salah satu dari 5 liga top Eropa. Di babak pertama saja, pemain Prancis itu dinyatakan offside sebanyak 7 kali. Ini adalah jumlah offside terbanyak yang pernah dilakukan Real Madrid di babak pertama musim La Liga sejak Opta mulai mengumpulkan data pada 2003-2004. Meskipun performa Mbappe mengecewakan, Vinicius (yang dikabarkan akan memenangkan Ballon d'Or) bahkan lebih mengecewakan. Ia praktis "tidak terlihat" di lapangan, gagal mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran dan hanya berhasil melakukan delapan operan.

Keyakinan Pelatih Ancelotti

"Hingga Barcelona mencetak gol pembuka, pertandingan berjalan seimbang. Kami memiliki peluang dan bisa saja mencetak gol, tetapi kami tidak efektif," kata pelatih Carlo Ancelotti setelah rekor tak terkalahkan Real Madrid dalam 42 pertandingan La Liga terputus di stadion kandang mereka, Bernabeu.

Terakhir kali Real Madrid kalah 0-4 dari Barcelona adalah lebih dari dua tahun lalu (21 Maret 2022) di pertandingan El Clásico kedua. Saat itu juga pelatih Ancelotti baru saja kembali untuk periode keduanya. Setelah pertandingan, pelatih asal Italia itu mengingat bahwa Real Madrid sebelumnya pernah kalah 0-4 dari Barcelona di kandang sendiri di La Liga dengan gol dari Ferran Torres, Ronald Araujo, dan dua gol dari Pierre-Emerick Aubameyang. Namun tim kerajaan Spanyol itu tetap berhasil memenangkan La Liga dengan 86 poin, unggul 13 poin dari Barcelona. Dalam perjalanan mereka meraih Piala Super Spanyol, mereka juga mengalahkan Barcelona 3-2 di perempat final. Di akhir musim itu, tim Ancelotti melengkapi treble dengan mengalahkan Liverpool 1-0 di final Liga Champions berkat gol dari Vinicius.

"Kami terluka, ini adalah masa yang sulit. Real Madrid bermain sangat kompetitif dalam 60 menit pertama, dan kita perlu melupakan 30 menit terakhir. Kritik diri itu penting, tetapi kami belum membuang apa pun. Musim masih panjang dan kami tidak akan menyerah. Saya tidak salah, saya telah terlibat dalam sepak bola selama 48 tahun. Terakhir kali kami kalah 0-4 dari Barcelona di kandang, kami sudah memenangkan La Liga dan Liga Champions," tegas pelatih Ancelotti.

Setelah Raphinha mencetak gol yang memastikan kemenangan 4-0, seorang anggota staf pelatih Barcelona merayakan gol tersebut secara provokatif, yang menyebabkan perkelahian antara kedua tim. "Apa yang terjadi antara saya dan Flick? Saya tidak punya masalah dengannya, tetapi salah satu asisten Flick merayakan gol Barcelona secara berlebihan. Flick setuju dengan saya tentang hal ini," jelas Ancelotti.

Kekalahan ini membuat Real Madrid tertinggal enam poin dari Barcelona di puncak klasemen La Liga. Di bawah asuhan pelatih Hansi Flick, Barcelona meraih 12 kemenangan dari 14 pertandingan di semua kompetisi.



Sumber: https://thanhnien.vn/la-liga-man-trinh-dien-sieu-hang-o-el-clasico-185241027155113018.htm

Komentar (0)

Silakan tinggalkan komentar untuk berbagi perasaan Anda!

Dalam topik yang sama

Dalam kategori yang sama

Dari penulis yang sama

Warisan

Angka

Bisnis

Berita Terkini

Sistem Politik

Lokal

Produk

Happy Vietnam
Bertemu di tempat tujuan.

Bertemu di tempat tujuan.

Seorang wanita muda yang memegang bendera Vietnam berdiri di depan gedung Majelis Nasional Vietnam.

Seorang wanita muda yang memegang bendera Vietnam berdiri di depan gedung Majelis Nasional Vietnam.

Susu Beras

Susu Beras