Pada pagi hari tanggal 28 Agustus, Man Utd menderita salah satu kekalahan paling pahit dalam sejarah ketika mereka tersingkir dari Piala Liga Inggris oleh tim divisi empat Inggris, Grimsby Town, melalui adu penalti yang menegangkan dengan skor 12-11. Kekalahan ini menempatkan pelatih Ruben Amorim dalam situasi sulit, kursi panas di Old Trafford berguncang hebat.

Pelatih Ruben Amorim memiliki masa depan yang tidak pasti di Man Utd (Foto: Getty).
Namun, menurut pers Inggris, dewan direksi Man Utd, termasuk wakil ketua Jim Ratcliffe dan CEO Omar Berrada, masih mendukung Amorim. Pria berusia 40 tahun itu dianggap sebagai "arsitek proyek jangka panjang" setelah menghabiskan lebih dari £200 juta di bursa transfer musim panas. Ia akan terus memimpin tim dalam pertandingan melawan Burnley akhir pekan ini.
Namun, tidak ada kemungkinan yang dikesampingkan bagi masa depan pelatih asal Portugal tersebut jika Man Utd kalah dari Burnley. Menurut The Sun, pelatih Amorim akan bertemu dengan pimpinan Setan Merah minggu depan untuk membahas masa depan. Keputusan yang "buruk" bisa saja diambil untuk meredakan tekanan opini publik yang berat.
Pelatih Amorim menghadapi tekanan yang semakin besar. Selain performa buruk Man Utd, pelatih kelahiran 1985 ini juga memicu perselisihan dengan banyak bintang klub seperti Rashford, Antony, Sancho, Garnacho, dan Malacia. Sepanjang musim panas ini, Man Utd harus berjuang keras mencari solusi untuk masa depan para "pemain buangan" kelas atas ini.
Rashford telah dipinjamkan ke Barcelona, Garnacho akan bergabung dengan Chelsea, sementara Antony juga bisa meninggalkan Old Trafford ke Real Betis.
Selain itu, pelatih Amorim juga harus menghadapi masalah penjaga gawang. Kedua penjaga gawang, Andre Onana dan Altay Bayindir, belakangan ini melakukan kesalahan, mengingat kesepakatan senilai 17 juta pound untuk merekrut Senne Lammens dari Antwerp masih belum tuntas.

Sir Jim Ratcliffe masih memiliki kepercayaan pada pelatih Amorim tetapi keadaan bisa berubah minggu depan jika Man Utd kalah dari Burnley akhir pekan ini (Foto: Getty).
Berbicara setelah pertandingan melawan Grimsby, ahli strategi asal Portugal itu mengakui: "Sesuatu harus berubah. Tentu saja, kita tidak bisa mengganti semua 22 pemain. Kita perlu melihat langsung masalahnya, fokus pada pertandingan berikutnya, lalu kita punya waktu untuk memutuskan masa depan."
Dengan masa depannya di Old Trafford yang belum pasti, pers Portugal mengisyaratkan bahwa Amorim bisa menemukan jalan keluar dengan kembali ke Benfica, klub tempat ia menghabiskan sembilan tahun sebagai pemain dan memenangkan tiga kejuaraan nasional Portugal. Namun, fakta bahwa ia pernah melatih rivalnya, Sporting Lisbon, membuka kemungkinan untuk bereuni.
Saat ini, Man Utd dikabarkan telah mulai menyusun rencana untuk mengevaluasi kembali masa depan Amorim. Nama-nama seperti Michael Carrick, Sean Dyche, atau Oliver Glasner dipertimbangkan sebagai kandidat pengganti jika performa Setan Merah terus menurun.
Sumber: https://dantri.com.vn/the-thao/man-utd-sap-ra-quyet-dinh-ve-tuong-lai-hlv-ruben-amorim-20250829111447583.htm
Komentar (0)